www.stsrdvisi.ac.id
Source: https://www.stsrdvisi.ac.id
Archived: 2026-04-23 15:36
www.stsrdvisi.ac.id
www.stsrdvisi.ac.id
Klik untuk >>
Download dokumen
|
Legalisir & SKP
|
MBKM
|
Sinkronisasi Data Mahasiswa
Creativity for Positive Changes
Pameran “Bhinnekarya”
“Bhinnekarya” berarti beraneka karya yang merepresentasikan keragaman gaya, corak, dan kreativitas mahasiswa DKV. Karya yang dipamerkan merupakan hasil seleksi dosen pengampu mata kuliah dan koordinator Galeri Visi. Pameran ini menampilkan berbagai luaran mata kuliah praktik dari program D3 dan S1 DKV di Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI).
Melalui pameran ini, perkembangan kreativitas mahasiswa pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026 dapat dilihat sekaligus menjadi evaluasi capaian pembelajaran setiap mata kuliah. Masyarakat dapat menyaksikan karya dari berbagai mata kuliah, seperti gambar, tipografi, ilustrasi, fotografi, desain grafis, animasi, video, hingga tugas akhir.
Karya yang dipamerkan terdiri dari tiga bentuk utama: karya dua dimensi (gambar manual maupun digital), karya objek seperti buku, kemasan, souvenir, dan merchandise, serta karya media bergerak berupa animasi dan produksi video.
Pameran ini juga menjadi ruang apresiasi publik terhadap proses belajar-mengajar di STSRD VISI, sekaligus membuka peluang kritik dan saran untuk pengembangan kualitas pembelajaran agar selaras dengan perkembangan teknologi dan industri kreatif.
Pameran “Bhinnekarya” berlangsung pada 9 Maret – 30 April 2026, disertai Workshop Digital Printing (6 April) dan Workshop Drawing (11 April). Pameran ini direncanakan menjadi agenda periodik dan menjadi pameran pembuka dari DKV STSRD VISI.
Selengkapnya:
Galeri Visi - Pameran “Bhinnekarya”
Studi Ekskursi Universitas Sahid Surakarta ke STSRD VISI: Berbagi Wawasan "Creativity For Positive Changes"
Yogyakarta
, 21 Januari 2026 – Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI) menerima kunjungan studi (Studi Ekskursi) dari Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Sahid Surakarta (USAHID). Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (21/01) ini diikuti oleh 58 mahasiswa dan didampingi oleh dua dosen pembimbing, Bapak Arif Yulianto, S.Sn., M.Sn., dan Ibu Angelia Panjaitan, S.Ds., M.Sn.
Eksplorasi Fasilitas dan Karya Rombongan disambut hangat oleh Senat Mahasiswa STSRD VISI yang memandu jalannya tur kampus. Kegiatan diawali dengan berkeliling melihat fasilitas penunjang akademik. Mahasiswa diajak mengunjungi Galeri Visi untuk melihat pameran karya fotografi dan video produk UMKM Yogyakarta, Ruang Grafika untuk berinteraksi dengan dosen pengampu, serta Perpustakaan STSRD VISI untuk melihat koleksi tugas akhir lintas angkatan sebagai referensi studi.
Pondasi Manual: Rupa Dasar 2 Dimensi dan 3 Dimensi Dalam sesi sambutan di Ruang 1.1, Ketua Jurusan DKV STSRD VISI, Bapak Dwisanto Sayogo, M.Ds., memaparkan filosofi pendidikan "Creativity For Positive Changes". Beliau menekankan bahwa karya desain harus berdampak positif bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Pak Dwisanto menjelaskan bahwa kurikulum STSRD VISI sangat menekankan penguatan skill manual di semester awal sebagai pembentuk mentalitas desainer. "Pondasi ini kami bangun secara serius melalui mata kuliah gambar bentuk, ilustrasi manual dan Rupa Dasar. Penguasaan manual ini menjadi dasar penting sebelum mahasiswa melangkah ke eksekusi digital," jelasnya.
Diskusi Seru Senat Mahasiswa Acara berlanjut dengan sesi diskusi interaktif. Suasana berlangsung seru dan cair saat teman-teman Senat Mahasiswa STSRD VISI berbagi cerita dengan mahasiswa USAHID. Topik utama yang dibahas adalah mengenai proses pembelajaran, di mana kedua belah pihak saling bertukar pandangan tentang metode perkuliahan, manajemen tugas, hingga budaya kreatif di kampus masing-masing.
Penutup Perwakilan dosen USAHID, Bapak Arif Yulianto, S.Sn., M.Sn., menyampaikan apresiasi atas keterbukaan STSRD VISI dalam berbagi ilmu. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh Wakil Ketua III Bidang Akademik STSRD VISI, Bapak Danu Widiantoro, M.Sn., dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan dosen di area kampus.
Pameran Fotografi Produk UKM Kota Yogyakarta 2025
Pameran Fotografi Produk UKM Kota Yogyakarta 2025 menampilkan 40 karya foto produk dari 40 UKM hasil kolaborasi STSRD VISI Indonesia dan Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta. Pameran ini merupakan luaran mata kuliah Fotografi Desain yang bertujuan mendorong UKM naik kelas melalui visual produk yang profesional.
Kegiatan diawali dengan Sarasehan Foto Produk pada 27 November 2025, dilanjutkan proses pemotretan oleh mahasiswa yang menerapkan teknik fotografi studio dan pencahayaan sesuai karakter produk. Pameran berlangsung 23 Desember 2025–6 Januari 2026 di Galeri Visi, sekaligus menjadi wujud sinergi dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Seluruh hasil foto diserahkan kepada UKM untuk mendukung promosi, khususnya di platform digital.
Selengkapnya:
Galeri Visi - Pameran Fotografi Produk UKM Kota Yogyakarta 2025
STSRD VISI Dukung Pemberdayaan Desa Wisata Bira Melalui Program KKN Tematik
Mahasiswa STSRD VISI Indonesia Yogyakarta melaksanakan KKN Tematik di Desa Bira pada 1–30 November 2025 dengan tema “Pemberdayaan Desa Wisata Bira Melalui Desain Komunikasi Visual dan Digital Branding.” Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan potensi desa wisata melalui penguatan identitas visual dan promosi digital berbasis kreativitas mahasiswa.
Program KKN difokuskan pada pembuatan media promosi wisata, pengembangan visual branding desa, serta pelatihan digital branding bagi masyarakat lokal guna meningkatkan daya tarik dan jangkauan promosi Desa Bira di era digital. Kegiatan ini mencerminkan komitmen STSRD VISI dalam mengaplikasikan keilmuan desain secara langsung untuk mendukung pembangunan masyarakat berbasis kreativitas.
Sumber berita:
DesaBira.com – “Mahasiswa STSRD Visi Indonesia Yogyakarta Laksanakan KKN Tematik di Desa Bira: Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Desain Komunikasi Visual dan Digital Branding”
STSRD VISI dan Disperinkop UKM Kota Yogyakarta Gelar Pelatihan Fotografi Produk untuk UMKM
STSRD VISI Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperinkop UKM) Kota Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan fotografi produk bagi 40 pelaku UMKM. Kolaborasi ini turut diberitakan oleh Harian Jogja (27 November 2025) sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kapasitas UMKM dalam menghadapi persaingan pemasaran digital.
Pelatihan ini menekankan pentingnya visual produk yang profesional untuk meningkatkan daya tarik konsumen di marketplace, e-katalog, maupun media sosial. Melalui materi yang mencakup pencahayaan, komposisi, hingga penggunaan properti sederhana, peserta dibimbing untuk menghasilkan foto produk yang lebih komunikatif dan kompetitif.
Dosen Fotografi STSRD VISI, Nofria Doni Fitri, turut memberikan pendampingan teknis dan artistik. Dalam kegiatan ini mahasiswa juga terlibat langsung, sehingga proses pembelajaran di kampus dapat memberikan dampak nyata bagi perkembangan industri kreatif dan UMKM lokal.
Inisiatif ini memperkuat komitmen STSRD VISI sebagai institusi pendidikan seni rupa dan desain yang proaktif menjembatani keilmuan akademik dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong UMKM Kota Yogyakarta untuk naik kelas melalui peningkatan kualitas visual produk.
Sumber berita:
Harian Jogja – “Disperinkop UKM Kota Jogja dan STSRD Latih UMKM Foto Produk” (27 November 2025)
Studi Literasi Visual ke Museum Sonobudoyo Yogyakarta
Sebagai bagian dari mata kuliah Kreativitas, mahasiswa Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain VISI Indonesia (STSRD VISI) melakukan kunjungan studi literasi visual ke Museum Sonobudoyo Yogyakarta pada Rabu 12 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami kekayaan visual dan simbolik warisan budaya Nusantara, sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap seni tradisi sebagai sumber inspirasi dalam proses kreatif.
Museum Sonobudoyo merupakan salah satu museum terlengkap di Yogyakarta yang menyimpan berbagai koleksi artefak budaya Jawa, Bali, Madura, hingga Lombok. Dalam kunjungan ini, mahasiswa berkesempatan mengamati langsung berbagai bentuk karya seni tradisional seperti keris, wayang, batik, arca, topeng, dan naskah kuno, serta memahami nilai-nilai estetika dan filosofis yang terkandung di dalamnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk melakukan observasi visual dan analisis makna simbolik dari objek-objek pameran. Pendekatan literasi visual digunakan untuk melatih kemampuan mereka membaca pesan dan narasi yang tersirat dalam karya seni, sekaligus menghubungkannya dengan praktik kreatif masa kini.
Selain sesi observasi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi reflektif di area museum. Mahasiswa berbagi pandangan tentang bagaimana unsur-unsur budaya tradisional dapat diolah kembali menjadi ide visual yang relevan dengan konteks modern dan media digital.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa dalam berkarya, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya lokal sebagai sumber inspirasi tak terbatas dalam dunia kreatif.
Pererat Silaturahmi dan Jajaki Kolaborasi, DKV Universitas Muhammadiyah Kendari Sambangi STSRD VISI
YOGYAKARTA
, 23 OKTOBER 2025 – Sekolah Tinggi Desain dan Seni Rupa (STSRD) VISI menerima kunjungan studi dari rombongan Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Muhammadiyah Kendari pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Program Studi DKV UM Kendari, Muh. Nato Alhaq, S.IP., M.Si., diterima secara hangat oleh Ketua Jurusan DKV STSRD VISI, Dwisanto Sayogo, M.Ds., dan Sekretaris Jurusan, Derena Martha Yohanda, M.Ds., beserta staf di lingkungan kampus. Agenda utama kunjungan ini adalah untuk berdiskusi dan melihat secara langsung praktik baik proses akademik di STSRD VISI, serta menjajaki berbagai peluang kerja sama yang dapat dijalin antara kedua institusi pendidikan desain tersebut.
...
Rangkaian acara dimulai dengan sesi diskusi hangat. Salah satu topik utama adalah pemaparan aktivitas mahasiswa STSRD VISI yang mengusung slogan "
Creativity for Positive Changes
". Program ini menunjukkan bagaimana mahasiswa menerapkan ilmu desain mereka secara nyata untuk memberikan dampak positif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor pariwisata lokal. Diskusi juga menyentuh materi fundamental dalam pendidikan DKV, seperti pentingnya penguasaan basic menggambar dan pemahaman rupa dasar sebagai landasan kreativitas mahasiswa.
Setelah sesi diskusi, rombongan DKV UM Kendari diajak untuk berkeliling kampus guna melihat berbagai fasilitas penunjang akademik. Kunjungan diantaranya adalah ke Galeri Visi, di mana para tamu dapat mengapresiasi pameran karya-karya terbaik per-semester hasil kreasi mahasiswa STSRD VISI.
Perjalanan dilanjutkan ke perpustakaan yang menjadi jantung referensi akademik, serta kunjungan ke laboratorium komputer. Di lab, rombongan menyaksikan secara langsung aktivitas praktik mahasiswa, salah satunya adalah proses teknis pemasangan kamera
mirrorless
ke gimbal yang merupakan salah satu keahlian dasar dalam produksi videografi modern.
Momen menarik lainnya adalah sesi interaksi antara Kaprodi DKV Universitas Muhammadiyah Kendari dengan mahasiswa STSRD VISI yang berasal dari Sulawesi. Selain itu, rombongan juga bertemu dengan personil di
Self Development Center
STSRD VISI untuk pengembangan non-akademik dan karakter mahasiswa.
Seluruh rangkaian kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama di Galeri STSRD VISI. Sebagai penutup, Ketua Program Studi DKV UM Kendari, Muh. Nato Alhaq, S.IP., M.Si., menyerahkan kenang-kenangan sebagai simbol apresiasi dan persahabatan kepada Ketua Jurusan DKV STSRD VISI, Dwisanto Sayogo, M.Ds. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang solid untuk kolaborasi yang produktif di masa depan.
STSRD Visi Lakukan
Benchmarking
ke Ultima Asia Network:
AI
Jadi Kunci Kurikulum DKV Masa Depan
Jakarta
– Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) STSRD Visi melaksanakan kegiatan
benchmarking
ke Ultima Asia Network yang merupakan salah satu
agency
besar industri kreatif di Jakarta. Kegiatan
benchmarking
ini dilaksanakan bertujuan untuk memperbarui kurikulum
Outcome Based Education (OBE)
agar lulusan DKV dari kampus STSRD Visi dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan industri kreatif yang kini secara perkembangannya didukung oleh teknologi
Artificial Intelligence (AI)
.
Dalam kunjungan ke Ultima Asia Network ini, tim disambut oleh Mas Yogits selaku
Chief Creative Officer (CCO)
yang merupakan salah satu alumni kampus STSRD Visi, adapun
benchmark
dipimpin oleh Nofria Doni Fitri, M.Sn dan didampingi Derena Martha Yohanda, M.Ds, dan R. Hadapiningrani, M.Ds.
Benchmarking
tim STSRD Visi dengan Mas Yogits diharapkan dapat menjadi wadah diskusi bersama antara akademisi dan praktisi industri kreatif, khususnya terkait penggunaan
AI
dalam proses kerja di dunia industri kreatif ibu kota.
Hasil kunjungan
benchmarking
ini menunjukkan bahwa
AI
sudah menjadi bagian integral dalam aktivitas Ultima Asia Network, mulai dari tahap
brainstorming
,
ideation
, hingga produksi. Teknologi
AI
di Ultima Asia Network digunakan untuk menghasilkan alternatif desain,
editing
sederhana, hingga
rendering
cepat sebelum dipresentasikan ke klien. Namun secara proses perancangan hingga hasil
project
yang dibuat masih berada di pihak desainer.
Dari Ajang Nasional ke Dunia Industri: Kisah John Deta, Mahasiswa STSRD Visi
Jakarta
– Perjalanan John Deta sebagai mahasiswa semester 6 jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) STSRD Visi, menjadi inspirasi baru bagi rekan-rekannya. Ia dikenal rajin dan penuh semangat dalam perkuliahan dan berkarya, John berhasil membuktikan bahwa mahasiswa STSRD Visi mampu bersaing di level nasional, hingga dapat terjun langsung ke industri kreatif skala besar di Ibu Kota Jakarta.
Kisah John bermula ketika ia bersama rekannya Rayhan, mengikuti ajang nasional periklanan Pinasthika. Ajang bergengsi ini mempertemukan berbagai agensi dan studio kreatif dan kampus dari seluruh Indonesia. Terinspirasi oleh pencapaian alumni yang dulu sempat menjuarai pinasthika, John dan Rayhan memberanikan diri untuk ikut serta. Hasilnya, mereka berhasil menembus 5 besar nominasi nasional, yang merupakan sebuah capaian serta pembuktian bahwa mahasiswa STSRD Visi dapat bersaing di kancah nasional.
...
Keberhasilan tersebut membukakan pintu baru untuk John dan Rayhan sehingga mendapatkan tawaran magang di Parastudio,
production house
milik perusahaan besar Paragon yang menaungi 13
brand
besar skala nasional. Selama magang di Jakarta, John banyak belajar secara langsung mengenai dinamika kerja industri kreatif profesional.
Pada akhir masa magang, John bertemu dengan dosen STSRD Visi Nofria Doni Fitri, M.Sn, Derena Martha Yohanda, M.Ds dan R. Hadapiningrani K., M.Ds untuk membagikan pengalamannya selama magang serta berharap adanya sedikit perbaikan pada peningkatan mutu kurikulum mata kuliah di kampus, sekaligus dapat bekal motivasi bagi adik-adik tingkatnya kedepan.
Salah satu poin penting yang dibagikan John adalah bagaimana saat ini di industri kreatif Ibu Kota telah menjadikan
Artificial Intelligence (AI)
menjadi bagian dalam proses kerja kreatif. Seperti halnya dalam pembuatan video iklan misalnya,
AI
digunakan pada tahap pembuatan
storyboard
, sampel gambar, hingga simulasi visual sebelum pengambilan gambar nyata dan proses
editing
.
Menurut John,
AI
sangat membantu terutama dalam hal efisiensi waktu kerja dan kecepatan menghadapi
deadline
yang kadang sangat mepet. “
AI
telah menjadi ritme kerja di industri kreatif. Akan tetapi penggunaannya tetap memerlukan sentuhan desainer yang menentukan kualitas proses akhir,” jelasnya.
John juga berpesan kepada setiap mahasiswa DKV dan adik tingkatnya untuk dapat terus memperluas referensi visual desain, baik dari dalam maupun luar negeri, dari
brand local
seperti UMKM hingga
brand
besar. Analisis target
audiens
juga menjadi hal penting agar karya desain bisa tepat sasaran dan tidak meleset jauh.
“Jangan hanya bergantung pada
tools
, tetapi juga pahami pasar dan tren desain yang sedang berkembang. Sehingga itu yang akan membuat kita sebagai desainer dapat tetap relevan bekerja di industri kreatif,” tambahnya.
Kisah John ini telah membuktikan bahwa mahasiswa STSRD Visi tidak hanya siap bersaing di kompetisi nasional, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan kerja di industri kreatif modern saat ini. Harapannya kedepan adanya dukungan kurikulum yang adaptif terhadap penguasaan teknologi
AI
oleh mahasiswa di mata kuliah, serta lulusan DKV STSRD Visi diharapkan semakin siap menghadapi tantangan masa depannya.
STSRD VISI Terima Kunjungan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), Bahas Peluang Kerjasama.
Fakultas Seni Gunaan dan Kreatif, Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI) pada tanggal 19 Juli 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kerjasama antar perguruan tinggi dalam bidang Pendidikan, secara khusus dalam bentuk pertukaran dosen dan mahasiswa, pameran bersama karya mahasiswa dan studi lanjut dosen jenjang Doktoral. Delegasi Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) dipimpin oleh Dr. Louis Ringah Kanyan (Dekan Fakultas Seni Gunaan dan Kreatif), Dr. Hishamuddin bin Siri (Timbalan Dekan, Hal Ehwal Pelajar dan Alumni) dan Encik Shaik Assahar bin Shaik Hussein (Pensyarah, Program Pengurusan Seni). Hasil kunjungan kerja ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk kerjasama yang dapat memperkaya pengalaman pendidikan tinggi di kedua institusi.
Pameran Desain Logo & Kemasan Hasil Sumbangsih Kreatif, Kerjasama STSRD VISI dan Dinas Perindustrian Koperasi UKM Kota Yogyakarta
STSRD VISI berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian Koperasi UKM Kota Yogyakarta menggelar Pameran Hasil Sumbangsih Kreatif, menampilkan 50 karya mahasiswa STSRD VISI prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) dalam bentuk purwarupa Desain Kemasan dan Desain Logo UKM. Pameran diselenggarakan di Ruang Pamer Gedung PDIN (Pusat Desain Industri Nasional) Lantai I, Jl. C Simanjuntak Terban-Yogyakarta, tanggal 24 – 26 Juni 2025.
Selain sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran pelaku ekonomi kreatif akan pentingnya peran desain kemasan dan logo dalam mengangkat potensi produk UKM, pameran ini adalah wujud nyata komitmen STSRD VISI dalam mendukung peningkatan daya saing UKM Kota Yogyakarta, sejalan dengan visi misi STSRD VISI yang fokus pada branding UMKM dan Pariwisata.
STSRD VISI
Benchmarking
ke Studio Animasi MANIMONKI, Fokus pada pemanfaatan teknologi AI dalam produksi Animasi.
Dalam rangka pengembangan kurikulum berbasis
Outcome-Based Education (OBE)
sesuai standar yang ditetapkan oleh Lembaga, STSRD VISI melakukan kunjungan
benchmarking
ke studio animasi MANIMONKI, Rabu, 30 April 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali informasi dan praktik baik pemanfaatan teknologi AI dalam proses produksi animasi, serta peluang dan tantangan industri animasi di era perkembangan teknologi AI. MANIMONKI adalah studio animasi yang berbasis di Surakarta, Jawa Tengah, pada tahun 2024 berhasil meraih penghargaan Piala Citra pada Festival Film Indonesia (FFI) untuk kategori Film Pendek Animasi dengan film "Pupus Putus Sekolah".
Bahasa Rupa Sebagai Kolaborasi Akademik dan Nilai Luhur Budaya Tradisional
Yogyakarta, 2 November 2024
– Perkembangan teknologi saat ini sudah sangat berubah, dibandingkan 20 sampai 30 tahun yang lalu. Perubahan teknologi ini tentu harus dapat diikuti oleh setiap insan yang berada pada saat perubahan itu terjadi. Salah satunya ialah mahasiswa, dimana kampus STSRD Visi Indonesia cukup memperhatikan terkait perubahan teknologi yang terjadi namun tidak melupakan pentingnya budaya warisan bangsa Indonesia itu sendiri seperti batik tulis canting. Pada mata kuliah Bahasa Rupa, setiap mahasiswa diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga tradisi budaya melalui karya yang akan mereka buat, baik secara digital maupun secara fisik.
...
Mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual - STSRD Visi Indonesia mendapatkan pengalaman berharga pada saat mempelajari seni tradisional batik yang dilakukan secara langsung oleh setiap mahasiswa. Kegiatan membatik ini dipelajari dengan berkunjung ke Desa Wisata Tembi dengan suasana alam asri khas desa di Yogyakarta.
Kegiatan belajar membatik dimulai pukul 08.00 WIB, saat udaranya masih terasa sejuk dan Cahaya matahari belum terik. Kali ini kelas Bahasa Rupa di Desa Wisata Tembi diikuti oleh seluruh mahasiswa untuk merasakan langsung proses dari membatik. Di bawah bimbingan pengrajin batik berpengalaman Ibu Arimbi, mahasiswa diajarkan secara bertahan dengan cara membuat sketsa motif, memilih warna alami, teknik pewarnaan yang tepa, hingga penjemuran kain batik.
"Kegiatan ini sangat perlu dirasakan oleh setiap mahasiswa agar budaya batik tulis dapat dilestarikan terutama oleh generasi muda sebagai penerus bangsa, tetap beradaptasi dengan teknologi namun tidak melupakan budaya mereka," ujar Hadapiningrani, dosen pengampu mata kuliah Bahasa Rupa. "Selain mempelajari cara menyampaikan pesan, kita sebagai mahasiswa dapat menambah pengetahuan kebudayaan salah satunya batik tulis dari budaya Jawa. Sehingga kami dapat mengkombinasikan kreativitas melalui budaya dan teknologi terbarukan nantinya" Dimas Firdausi Habibi mahasiswa mata kuliah Bahasa Rupa. Adapun pesan dari Ibu Arimbi selaku pemateri yakni "Batik bukanlah hanya selembar kain, melainkan adanya nilai luhur yang harus terus dijaga, dipertahankan, serta dilestarikan keberadaanya, agar anak cucu kita tidak lupa akan jati diri mereka melalui nilai-nilai budaya. Adapun kegiatan ini sepertinya sangat dinikmati oleh setiap mahasiswa yang membatik, terlihat dari wajah mereka yang antusias, kreatifitas yang dituangkan di atas kain, dan betah berlama-lama mencanting" ujarnya.
Pada bagian akhir kegiatan setelah penjemuran kain batik, setiap mahasiswa saling memamerkan hasil karya batik mereka dan bangga terhadap karya yang mereka buat melalui batik tulis. Dari hasil karya-karya tersebut terlihat ragamnya kreativitas dan semangat belajar yang tinggi dari setiap mahasiswa yang mengikuti.
Magang di “Art Battalion”
Kuala Lumpur - Malaysia
Berbekal kemampuan ilustrasi yang kuat, 2 mahasiswa STSRD VISI, Hari Setiawan dan Yudistira Iqbal Umar diterima magang di perusahaan “Art Battalion” Kuala Lumpur, Malaysia selama 1 bulan mulai 24 Juli sd 29 Agustus 2023). Art Battalion adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa mural profesional dan telah membuat lebih dari 500 mural di Malaysia. Dengan magang di perusahaan tersebut, Hari dan Yudistira memperdalam kompetensi dan pengetahuannya dalam merancang karya mural sebagai media edukatif kreatif.
Liputan 1 Bulan di Turki
Tugas Magang
Memiliki kompetensi di bidang content creator, Suminar Saliem Guritno biasa dipanggil Gurit, mendapat penugasan dari Perusahaan CV. Cipta Diaspora Indonesia tempatnya magang, untuk meliput budaya dan kuliner khas Turki serta 40 destinasi wisata dari Istanbul hingga Cappadokia selama 1 bulan (1-31 Oktober 2023), dalam rangka pembuatan reels video Instagram Collaboration Campaign Turkey Tour 2023-2024.
Juara 1 Kompetisi Seni
“Tombow Tokyo Artfest”
Dengan karya ilustrasi yang menggabungkan ikon Budaya Indonesia seperti Barong Bali, pakaian adat Jawa, dan bangunan candi, dipadukan dengan budaya Jepang yang direpresentasikan dalam bentuk elemen ombak ala lukisan Jepang, Dimas Bramasto Cahyaning Damar berhasil menjuarai kompetisi seni “Tombow Tokyo Artfest” dengan tema “Fly to the Art World” yang diselenggarakan oleh Brand art supplies asal Jepang Tombow. Atas keberhasilannya sebagai sebagai pemenang utama, Dimas berkesempatan melakukan office tour di Kita ku Tokyo serta mengunjungi beberapa tempat kreatif seperti Ghibli Studio, Mitaka Museum, Tokyo Disney Land, dan Gundam Robot di Odaiba.
1
2
»
Our Milestone
Bergerak Menuju Perubahan Positif
1994
LPK Visi Yogyakarta
1996
Akademi Desain Visi Yogyakarta (ADVY)
2008
SEKOLAH TINGGI SENI RUPA DAN DESAIN VISI INDONESIA (STSRD VISI)
Akreditasi Institusi B
D3 Desain Komunikasi Visual (terakreditasi B)
S1 Desain Komunikasi Visual (terakreditasi B)
2024
Lulusan Berdaya Saing Tingkat ASEAN
D3 DKV
S1 DKV
Testimonials
Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI)
Imroatun Nafiah
Mahasiswa beasiswa KIP Kuliah S1_2021
Usia Bukan Menjadi Batasan Untuk Belajar
“Motivasi mengikuti beasiswa KIP S1, dengan adanya kesempatan beasiswa KIP saya berusaha bisa mendapatkan beasiswa KIP, karena di tahun 2021 adalah kesempatan terakhir bisa mengikuti beasiswa KIP, dan berusaha membuktikan bahwa usia bukan menjadi batasan untuk belajar. Saya memilih S1 agar bisa langsung Sarjana, dan memanfaatkan kesempatan mendapatkan beasiswa dan memanfaatkan belajar selama kurang lebih 4 tahun. Saya memilih STSRD VISI, awalnya karena saya mencari beasiswa KIP Kuliah yang masih buka. Tetapi saya juga melihat di website, karya mahasiswanya bagus, lulusan / alumni yang sudah bekerja, dan berfokus pada 1 prodi DKV. Karena prodi DKV yang saya cari. Dan lokasi yang dekat, Kebumen-Yogyakarta.”
Risang Agung Kurniawan
Mahasiswa Beasiswa KIP Kuliah D3_2020
Mahasiswa Beasiswa KIP Kuliah, Harus Selalu Tepat Waktu dengan Nilai Terbaik
Menjadi mahasiawa KIP-Kuliah tidak mudah, karena mahasiswa KIP-Kuliah itu berbeda dengan mahasiawa-mahasiswa lain/non beasiswa. Kita selalu diingatkan agar selalu bersikap baik.
Rasa capek, lelah dan pusing selalu menyertai setiap hari ketika banyak tugas perkuliahan yang harus diselesaikan. Banyaknya tugas dengan deadline berbarengan membuat saya kadang kuwalahan mengatur waktu untuk mengerjakan. Saya dituntut untuk selalu mengumpulkan tugas dengan tepat waktu dan dengan hasil yang bagus tentunya, membuat saya harus kerja lebih ekstra untuk menyelesaikannya. Pada akhirnya saya menyadari bahwa semua kewajiban & tanggung jawab untuk “Bekerja Lebih Keras” adalah resiko menjadi mahasiswa KIP-Kuliah di STSRD VISI, tentunya untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik nanti.
Ayu Edtyca
DKV D3_2018
Kenapa gue akhirnya mutusin kuliah DKV? DKV tuh warbyasah sekalehh pemirsa...
Ilmu yang gue dapat di DKV STSRD VISI tuh lengkap banget, dari photography, videography, advertising, branding, design grafis, teknik cetak (manual & digital) dan masih banyak lagi. Gue tipe orang yang gampang jenuh terhadap sesuatu, jadi DKV inshaAllah adalah pilihan yang tepat buat karir gue di industry creative. Gue gaakan mati gaya di saat gue bosen sama satu profesi. Karna ilmu yang diajarkan banyak.
Endri Wiyono
DKV D3_2018
No Rest for The Young With work hard i belive my dream come thrue
Kuliah sambil bekerja sudah menjadi takdir Tuhan yang harus ku jalani, karena keterbatasan ekonomi keluargaku. Hal ini membuat aku bertekad untuk menjadi mandiri. Diterima kuliah di DKV VISI adalah awal perjuangan yang lebih berat, dimana komitmen & kesungguhanku di uji di sini. Musuh yang kulawan di sini adalah kemalasan, rasa capek, ngantuk, keterbatasan waktu, deadline tugas yang ketat, membagi pikiran & uang demi kelancaran study yang harus kujalani.
Muhamad Tafrihi Mubarok (Tafrichy)
DKV S1_2018
DKV is not just about graphic design, it's about how to live.
Bagi pemuda desa seperti saya, mempunyai kesempatan untuk kuliah di kota besar adalah sebuah anugerah tersendiri, saya belajar banyak dari Dosen-dosen yang kompeten dan teman-teman Mahasiswa saya dari berbagai daerah.
Saya mengawali kuliah dengan bekerja sambilan sebagai freelance illustrator, seperti pandangan anak muda desa pada umumnya, tujuan kuliah dikota adalah agar bisa cari uang yang banyak dan karirnya menjadi sukses. Tetapi itu adalah pikiran dangkal saya sebelum kuliah di DKV VISI, diperkuliahan kami tidak hanya diajarkan tentang DKV, tetapi bagaimana bisa mengaplikasikannya untuk membantu masyarakat.
Bisa dilihat dari tugas-tugas kuliah mulai dari semester 3 sampai semester akhir, kami sering sekali ditugaskan untuk mencari UMKM dan lembaga kemasyarakatan, untuk membantu membranding Visualnya dan media promosinya, agar UMKM itu bisa berkembang menjadi lebih baik. Disini saya belajar tidak hanya tentang kualitas desain, tapi bagaimana dengan desain itu kita bisa bermanfaat untuk orang lain.
Sesuai dengan Motto kampus STSRD VISI "Creativity for Positive Changes".
www.stsrdvisi.ac.id
Klik untuk >>
Download dokumen
|
Legalisir & SKP
|
MBKM
|
Sinkronisasi Data Mahasiswa
Creativity for Positive Changes
Pameran “Bhinnekarya”
“Bhinnekarya” berarti beraneka karya yang merepresentasikan keragaman gaya, corak, dan kreativitas mahasiswa DKV. Karya yang dipamerkan merupakan hasil seleksi dosen pengampu mata kuliah dan koordinator Galeri Visi. Pameran ini menampilkan berbagai luaran mata kuliah praktik dari program D3 dan S1 DKV di Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI).
Melalui pameran ini, perkembangan kreativitas mahasiswa pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026 dapat dilihat sekaligus menjadi evaluasi capaian pembelajaran setiap mata kuliah. Masyarakat dapat menyaksikan karya dari berbagai mata kuliah, seperti gambar, tipografi, ilustrasi, fotografi, desain grafis, animasi, video, hingga tugas akhir.
Karya yang dipamerkan terdiri dari tiga bentuk utama: karya dua dimensi (gambar manual maupun digital), karya objek seperti buku, kemasan, souvenir, dan merchandise, serta karya media bergerak berupa animasi dan produksi video.
Pameran ini juga menjadi ruang apresiasi publik terhadap proses belajar-mengajar di STSRD VISI, sekaligus membuka peluang kritik dan saran untuk pengembangan kualitas pembelajaran agar selaras dengan perkembangan teknologi dan industri kreatif.
Pameran “Bhinnekarya” berlangsung pada 9 Maret – 30 April 2026, disertai Workshop Digital Printing (6 April) dan Workshop Drawing (11 April). Pameran ini direncanakan menjadi agenda periodik dan menjadi pameran pembuka dari DKV STSRD VISI.
Selengkapnya:
Galeri Visi - Pameran “Bhinnekarya”
Studi Ekskursi Universitas Sahid Surakarta ke STSRD VISI: Berbagi Wawasan "Creativity For Positive Changes"
Yogyakarta
, 21 Januari 2026 – Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI) menerima kunjungan studi (Studi Ekskursi) dari Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Sahid Surakarta (USAHID). Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (21/01) ini diikuti oleh 58 mahasiswa dan didampingi oleh dua dosen pembimbing, Bapak Arif Yulianto, S.Sn., M.Sn., dan Ibu Angelia Panjaitan, S.Ds., M.Sn.
Eksplorasi Fasilitas dan Karya Rombongan disambut hangat oleh Senat Mahasiswa STSRD VISI yang memandu jalannya tur kampus. Kegiatan diawali dengan berkeliling melihat fasilitas penunjang akademik. Mahasiswa diajak mengunjungi Galeri Visi untuk melihat pameran karya fotografi dan video produk UMKM Yogyakarta, Ruang Grafika untuk berinteraksi dengan dosen pengampu, serta Perpustakaan STSRD VISI untuk melihat koleksi tugas akhir lintas angkatan sebagai referensi studi.
Pondasi Manual: Rupa Dasar 2 Dimensi dan 3 Dimensi Dalam sesi sambutan di Ruang 1.1, Ketua Jurusan DKV STSRD VISI, Bapak Dwisanto Sayogo, M.Ds., memaparkan filosofi pendidikan "Creativity For Positive Changes". Beliau menekankan bahwa karya desain harus berdampak positif bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Pak Dwisanto menjelaskan bahwa kurikulum STSRD VISI sangat menekankan penguatan skill manual di semester awal sebagai pembentuk mentalitas desainer. "Pondasi ini kami bangun secara serius melalui mata kuliah gambar bentuk, ilustrasi manual dan Rupa Dasar. Penguasaan manual ini menjadi dasar penting sebelum mahasiswa melangkah ke eksekusi digital," jelasnya.
Diskusi Seru Senat Mahasiswa Acara berlanjut dengan sesi diskusi interaktif. Suasana berlangsung seru dan cair saat teman-teman Senat Mahasiswa STSRD VISI berbagi cerita dengan mahasiswa USAHID. Topik utama yang dibahas adalah mengenai proses pembelajaran, di mana kedua belah pihak saling bertukar pandangan tentang metode perkuliahan, manajemen tugas, hingga budaya kreatif di kampus masing-masing.
Penutup Perwakilan dosen USAHID, Bapak Arif Yulianto, S.Sn., M.Sn., menyampaikan apresiasi atas keterbukaan STSRD VISI dalam berbagi ilmu. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh Wakil Ketua III Bidang Akademik STSRD VISI, Bapak Danu Widiantoro, M.Sn., dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan dosen di area kampus.
Pameran Fotografi Produk UKM Kota Yogyakarta 2025
Pameran Fotografi Produk UKM Kota Yogyakarta 2025 menampilkan 40 karya foto produk dari 40 UKM hasil kolaborasi STSRD VISI Indonesia dan Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta. Pameran ini merupakan luaran mata kuliah Fotografi Desain yang bertujuan mendorong UKM naik kelas melalui visual produk yang profesional.
Kegiatan diawali dengan Sarasehan Foto Produk pada 27 November 2025, dilanjutkan proses pemotretan oleh mahasiswa yang menerapkan teknik fotografi studio dan pencahayaan sesuai karakter produk. Pameran berlangsung 23 Desember 2025–6 Januari 2026 di Galeri Visi, sekaligus menjadi wujud sinergi dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Seluruh hasil foto diserahkan kepada UKM untuk mendukung promosi, khususnya di platform digital.
Selengkapnya:
Galeri Visi - Pameran Fotografi Produk UKM Kota Yogyakarta 2025
STSRD VISI Dukung Pemberdayaan Desa Wisata Bira Melalui Program KKN Tematik
Mahasiswa STSRD VISI Indonesia Yogyakarta melaksanakan KKN Tematik di Desa Bira pada 1–30 November 2025 dengan tema “Pemberdayaan Desa Wisata Bira Melalui Desain Komunikasi Visual dan Digital Branding.” Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan potensi desa wisata melalui penguatan identitas visual dan promosi digital berbasis kreativitas mahasiswa.
Program KKN difokuskan pada pembuatan media promosi wisata, pengembangan visual branding desa, serta pelatihan digital branding bagi masyarakat lokal guna meningkatkan daya tarik dan jangkauan promosi Desa Bira di era digital. Kegiatan ini mencerminkan komitmen STSRD VISI dalam mengaplikasikan keilmuan desain secara langsung untuk mendukung pembangunan masyarakat berbasis kreativitas.
Sumber berita:
DesaBira.com – “Mahasiswa STSRD Visi Indonesia Yogyakarta Laksanakan KKN Tematik di Desa Bira: Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Desain Komunikasi Visual dan Digital Branding”
STSRD VISI dan Disperinkop UKM Kota Yogyakarta Gelar Pelatihan Fotografi Produk untuk UMKM
STSRD VISI Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperinkop UKM) Kota Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan fotografi produk bagi 40 pelaku UMKM. Kolaborasi ini turut diberitakan oleh Harian Jogja (27 November 2025) sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kapasitas UMKM dalam menghadapi persaingan pemasaran digital.
Pelatihan ini menekankan pentingnya visual produk yang profesional untuk meningkatkan daya tarik konsumen di marketplace, e-katalog, maupun media sosial. Melalui materi yang mencakup pencahayaan, komposisi, hingga penggunaan properti sederhana, peserta dibimbing untuk menghasilkan foto produk yang lebih komunikatif dan kompetitif.
Dosen Fotografi STSRD VISI, Nofria Doni Fitri, turut memberikan pendampingan teknis dan artistik. Dalam kegiatan ini mahasiswa juga terlibat langsung, sehingga proses pembelajaran di kampus dapat memberikan dampak nyata bagi perkembangan industri kreatif dan UMKM lokal.
Inisiatif ini memperkuat komitmen STSRD VISI sebagai institusi pendidikan seni rupa dan desain yang proaktif menjembatani keilmuan akademik dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong UMKM Kota Yogyakarta untuk naik kelas melalui peningkatan kualitas visual produk.
Sumber berita:
Harian Jogja – “Disperinkop UKM Kota Jogja dan STSRD Latih UMKM Foto Produk” (27 November 2025)
Studi Literasi Visual ke Museum Sonobudoyo Yogyakarta
Sebagai bagian dari mata kuliah Kreativitas, mahasiswa Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain VISI Indonesia (STSRD VISI) melakukan kunjungan studi literasi visual ke Museum Sonobudoyo Yogyakarta pada Rabu 12 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami kekayaan visual dan simbolik warisan budaya Nusantara, sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap seni tradisi sebagai sumber inspirasi dalam proses kreatif.
Museum Sonobudoyo merupakan salah satu museum terlengkap di Yogyakarta yang menyimpan berbagai koleksi artefak budaya Jawa, Bali, Madura, hingga Lombok. Dalam kunjungan ini, mahasiswa berkesempatan mengamati langsung berbagai bentuk karya seni tradisional seperti keris, wayang, batik, arca, topeng, dan naskah kuno, serta memahami nilai-nilai estetika dan filosofis yang terkandung di dalamnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk melakukan observasi visual dan analisis makna simbolik dari objek-objek pameran. Pendekatan literasi visual digunakan untuk melatih kemampuan mereka membaca pesan dan narasi yang tersirat dalam karya seni, sekaligus menghubungkannya dengan praktik kreatif masa kini.
Selain sesi observasi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi reflektif di area museum. Mahasiswa berbagi pandangan tentang bagaimana unsur-unsur budaya tradisional dapat diolah kembali menjadi ide visual yang relevan dengan konteks modern dan media digital.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa dalam berkarya, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya lokal sebagai sumber inspirasi tak terbatas dalam dunia kreatif.
Pererat Silaturahmi dan Jajaki Kolaborasi, DKV Universitas Muhammadiyah Kendari Sambangi STSRD VISI
YOGYAKARTA
, 23 OKTOBER 2025 – Sekolah Tinggi Desain dan Seni Rupa (STSRD) VISI menerima kunjungan studi dari rombongan Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Muhammadiyah Kendari pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Program Studi DKV UM Kendari, Muh. Nato Alhaq, S.IP., M.Si., diterima secara hangat oleh Ketua Jurusan DKV STSRD VISI, Dwisanto Sayogo, M.Ds., dan Sekretaris Jurusan, Derena Martha Yohanda, M.Ds., beserta staf di lingkungan kampus. Agenda utama kunjungan ini adalah untuk berdiskusi dan melihat secara langsung praktik baik proses akademik di STSRD VISI, serta menjajaki berbagai peluang kerja sama yang dapat dijalin antara kedua institusi pendidikan desain tersebut.
...
Rangkaian acara dimulai dengan sesi diskusi hangat. Salah satu topik utama adalah pemaparan aktivitas mahasiswa STSRD VISI yang mengusung slogan "
Creativity for Positive Changes
". Program ini menunjukkan bagaimana mahasiswa menerapkan ilmu desain mereka secara nyata untuk memberikan dampak positif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor pariwisata lokal. Diskusi juga menyentuh materi fundamental dalam pendidikan DKV, seperti pentingnya penguasaan basic menggambar dan pemahaman rupa dasar sebagai landasan kreativitas mahasiswa.
Setelah sesi diskusi, rombongan DKV UM Kendari diajak untuk berkeliling kampus guna melihat berbagai fasilitas penunjang akademik. Kunjungan diantaranya adalah ke Galeri Visi, di mana para tamu dapat mengapresiasi pameran karya-karya terbaik per-semester hasil kreasi mahasiswa STSRD VISI.
Perjalanan dilanjutkan ke perpustakaan yang menjadi jantung referensi akademik, serta kunjungan ke laboratorium komputer. Di lab, rombongan menyaksikan secara langsung aktivitas praktik mahasiswa, salah satunya adalah proses teknis pemasangan kamera
mirrorless
ke gimbal yang merupakan salah satu keahlian dasar dalam produksi videografi modern.
Momen menarik lainnya adalah sesi interaksi antara Kaprodi DKV Universitas Muhammadiyah Kendari dengan mahasiswa STSRD VISI yang berasal dari Sulawesi. Selain itu, rombongan juga bertemu dengan personil di
Self Development Center
STSRD VISI untuk pengembangan non-akademik dan karakter mahasiswa.
Seluruh rangkaian kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama di Galeri STSRD VISI. Sebagai penutup, Ketua Program Studi DKV UM Kendari, Muh. Nato Alhaq, S.IP., M.Si., menyerahkan kenang-kenangan sebagai simbol apresiasi dan persahabatan kepada Ketua Jurusan DKV STSRD VISI, Dwisanto Sayogo, M.Ds. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang solid untuk kolaborasi yang produktif di masa depan.
STSRD Visi Lakukan
Benchmarking
ke Ultima Asia Network:
AI
Jadi Kunci Kurikulum DKV Masa Depan
Jakarta
– Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) STSRD Visi melaksanakan kegiatan
benchmarking
ke Ultima Asia Network yang merupakan salah satu
agency
besar industri kreatif di Jakarta. Kegiatan
benchmarking
ini dilaksanakan bertujuan untuk memperbarui kurikulum
Outcome Based Education (OBE)
agar lulusan DKV dari kampus STSRD Visi dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan industri kreatif yang kini secara perkembangannya didukung oleh teknologi
Artificial Intelligence (AI)
.
Dalam kunjungan ke Ultima Asia Network ini, tim disambut oleh Mas Yogits selaku
Chief Creative Officer (CCO)
yang merupakan salah satu alumni kampus STSRD Visi, adapun
benchmark
dipimpin oleh Nofria Doni Fitri, M.Sn dan didampingi Derena Martha Yohanda, M.Ds, dan R. Hadapiningrani, M.Ds.
Benchmarking
tim STSRD Visi dengan Mas Yogits diharapkan dapat menjadi wadah diskusi bersama antara akademisi dan praktisi industri kreatif, khususnya terkait penggunaan
AI
dalam proses kerja di dunia industri kreatif ibu kota.
Hasil kunjungan
benchmarking
ini menunjukkan bahwa
AI
sudah menjadi bagian integral dalam aktivitas Ultima Asia Network, mulai dari tahap
brainstorming
,
ideation
, hingga produksi. Teknologi
AI
di Ultima Asia Network digunakan untuk menghasilkan alternatif desain,
editing
sederhana, hingga
rendering
cepat sebelum dipresentasikan ke klien. Namun secara proses perancangan hingga hasil
project
yang dibuat masih berada di pihak desainer.
Dari Ajang Nasional ke Dunia Industri: Kisah John Deta, Mahasiswa STSRD Visi
Jakarta
– Perjalanan John Deta sebagai mahasiswa semester 6 jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) STSRD Visi, menjadi inspirasi baru bagi rekan-rekannya. Ia dikenal rajin dan penuh semangat dalam perkuliahan dan berkarya, John berhasil membuktikan bahwa mahasiswa STSRD Visi mampu bersaing di level nasional, hingga dapat terjun langsung ke industri kreatif skala besar di Ibu Kota Jakarta.
Kisah John bermula ketika ia bersama rekannya Rayhan, mengikuti ajang nasional periklanan Pinasthika. Ajang bergengsi ini mempertemukan berbagai agensi dan studio kreatif dan kampus dari seluruh Indonesia. Terinspirasi oleh pencapaian alumni yang dulu sempat menjuarai pinasthika, John dan Rayhan memberanikan diri untuk ikut serta. Hasilnya, mereka berhasil menembus 5 besar nominasi nasional, yang merupakan sebuah capaian serta pembuktian bahwa mahasiswa STSRD Visi dapat bersaing di kancah nasional.
...
Keberhasilan tersebut membukakan pintu baru untuk John dan Rayhan sehingga mendapatkan tawaran magang di Parastudio,
production house
milik perusahaan besar Paragon yang menaungi 13
brand
besar skala nasional. Selama magang di Jakarta, John banyak belajar secara langsung mengenai dinamika kerja industri kreatif profesional.
Pada akhir masa magang, John bertemu dengan dosen STSRD Visi Nofria Doni Fitri, M.Sn, Derena Martha Yohanda, M.Ds dan R. Hadapiningrani K., M.Ds untuk membagikan pengalamannya selama magang serta berharap adanya sedikit perbaikan pada peningkatan mutu kurikulum mata kuliah di kampus, sekaligus dapat bekal motivasi bagi adik-adik tingkatnya kedepan.
Salah satu poin penting yang dibagikan John adalah bagaimana saat ini di industri kreatif Ibu Kota telah menjadikan
Artificial Intelligence (AI)
menjadi bagian dalam proses kerja kreatif. Seperti halnya dalam pembuatan video iklan misalnya,
AI
digunakan pada tahap pembuatan
storyboard
, sampel gambar, hingga simulasi visual sebelum pengambilan gambar nyata dan proses
editing
.
Menurut John,
AI
sangat membantu terutama dalam hal efisiensi waktu kerja dan kecepatan menghadapi
deadline
yang kadang sangat mepet. “
AI
telah menjadi ritme kerja di industri kreatif. Akan tetapi penggunaannya tetap memerlukan sentuhan desainer yang menentukan kualitas proses akhir,” jelasnya.
John juga berpesan kepada setiap mahasiswa DKV dan adik tingkatnya untuk dapat terus memperluas referensi visual desain, baik dari dalam maupun luar negeri, dari
brand local
seperti UMKM hingga
brand
besar. Analisis target
audiens
juga menjadi hal penting agar karya desain bisa tepat sasaran dan tidak meleset jauh.
“Jangan hanya bergantung pada
tools
, tetapi juga pahami pasar dan tren desain yang sedang berkembang. Sehingga itu yang akan membuat kita sebagai desainer dapat tetap relevan bekerja di industri kreatif,” tambahnya.
Kisah John ini telah membuktikan bahwa mahasiswa STSRD Visi tidak hanya siap bersaing di kompetisi nasional, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan kerja di industri kreatif modern saat ini. Harapannya kedepan adanya dukungan kurikulum yang adaptif terhadap penguasaan teknologi
AI
oleh mahasiswa di mata kuliah, serta lulusan DKV STSRD Visi diharapkan semakin siap menghadapi tantangan masa depannya.
STSRD VISI Terima Kunjungan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), Bahas Peluang Kerjasama.
Fakultas Seni Gunaan dan Kreatif, Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI) pada tanggal 19 Juli 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kerjasama antar perguruan tinggi dalam bidang Pendidikan, secara khusus dalam bentuk pertukaran dosen dan mahasiswa, pameran bersama karya mahasiswa dan studi lanjut dosen jenjang Doktoral. Delegasi Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) dipimpin oleh Dr. Louis Ringah Kanyan (Dekan Fakultas Seni Gunaan dan Kreatif), Dr. Hishamuddin bin Siri (Timbalan Dekan, Hal Ehwal Pelajar dan Alumni) dan Encik Shaik Assahar bin Shaik Hussein (Pensyarah, Program Pengurusan Seni). Hasil kunjungan kerja ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk kerjasama yang dapat memperkaya pengalaman pendidikan tinggi di kedua institusi.
Pameran Desain Logo & Kemasan Hasil Sumbangsih Kreatif, Kerjasama STSRD VISI dan Dinas Perindustrian Koperasi UKM Kota Yogyakarta
STSRD VISI berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian Koperasi UKM Kota Yogyakarta menggelar Pameran Hasil Sumbangsih Kreatif, menampilkan 50 karya mahasiswa STSRD VISI prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) dalam bentuk purwarupa Desain Kemasan dan Desain Logo UKM. Pameran diselenggarakan di Ruang Pamer Gedung PDIN (Pusat Desain Industri Nasional) Lantai I, Jl. C Simanjuntak Terban-Yogyakarta, tanggal 24 – 26 Juni 2025.
Selain sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran pelaku ekonomi kreatif akan pentingnya peran desain kemasan dan logo dalam mengangkat potensi produk UKM, pameran ini adalah wujud nyata komitmen STSRD VISI dalam mendukung peningkatan daya saing UKM Kota Yogyakarta, sejalan dengan visi misi STSRD VISI yang fokus pada branding UMKM dan Pariwisata.
STSRD VISI
Benchmarking
ke Studio Animasi MANIMONKI, Fokus pada pemanfaatan teknologi AI dalam produksi Animasi.
Dalam rangka pengembangan kurikulum berbasis
Outcome-Based Education (OBE)
sesuai standar yang ditetapkan oleh Lembaga, STSRD VISI melakukan kunjungan
benchmarking
ke studio animasi MANIMONKI, Rabu, 30 April 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali informasi dan praktik baik pemanfaatan teknologi AI dalam proses produksi animasi, serta peluang dan tantangan industri animasi di era perkembangan teknologi AI. MANIMONKI adalah studio animasi yang berbasis di Surakarta, Jawa Tengah, pada tahun 2024 berhasil meraih penghargaan Piala Citra pada Festival Film Indonesia (FFI) untuk kategori Film Pendek Animasi dengan film "Pupus Putus Sekolah".
Bahasa Rupa Sebagai Kolaborasi Akademik dan Nilai Luhur Budaya Tradisional
Yogyakarta, 2 November 2024
– Perkembangan teknologi saat ini sudah sangat berubah, dibandingkan 20 sampai 30 tahun yang lalu. Perubahan teknologi ini tentu harus dapat diikuti oleh setiap insan yang berada pada saat perubahan itu terjadi. Salah satunya ialah mahasiswa, dimana kampus STSRD Visi Indonesia cukup memperhatikan terkait perubahan teknologi yang terjadi namun tidak melupakan pentingnya budaya warisan bangsa Indonesia itu sendiri seperti batik tulis canting. Pada mata kuliah Bahasa Rupa, setiap mahasiswa diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga tradisi budaya melalui karya yang akan mereka buat, baik secara digital maupun secara fisik.
...
Mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual - STSRD Visi Indonesia mendapatkan pengalaman berharga pada saat mempelajari seni tradisional batik yang dilakukan secara langsung oleh setiap mahasiswa. Kegiatan membatik ini dipelajari dengan berkunjung ke Desa Wisata Tembi dengan suasana alam asri khas desa di Yogyakarta.
Kegiatan belajar membatik dimulai pukul 08.00 WIB, saat udaranya masih terasa sejuk dan Cahaya matahari belum terik. Kali ini kelas Bahasa Rupa di Desa Wisata Tembi diikuti oleh seluruh mahasiswa untuk merasakan langsung proses dari membatik. Di bawah bimbingan pengrajin batik berpengalaman Ibu Arimbi, mahasiswa diajarkan secara bertahan dengan cara membuat sketsa motif, memilih warna alami, teknik pewarnaan yang tepa, hingga penjemuran kain batik.
"Kegiatan ini sangat perlu dirasakan oleh setiap mahasiswa agar budaya batik tulis dapat dilestarikan terutama oleh generasi muda sebagai penerus bangsa, tetap beradaptasi dengan teknologi namun tidak melupakan budaya mereka," ujar Hadapiningrani, dosen pengampu mata kuliah Bahasa Rupa. "Selain mempelajari cara menyampaikan pesan, kita sebagai mahasiswa dapat menambah pengetahuan kebudayaan salah satunya batik tulis dari budaya Jawa. Sehingga kami dapat mengkombinasikan kreativitas melalui budaya dan teknologi terbarukan nantinya" Dimas Firdausi Habibi mahasiswa mata kuliah Bahasa Rupa. Adapun pesan dari Ibu Arimbi selaku pemateri yakni "Batik bukanlah hanya selembar kain, melainkan adanya nilai luhur yang harus terus dijaga, dipertahankan, serta dilestarikan keberadaanya, agar anak cucu kita tidak lupa akan jati diri mereka melalui nilai-nilai budaya. Adapun kegiatan ini sepertinya sangat dinikmati oleh setiap mahasiswa yang membatik, terlihat dari wajah mereka yang antusias, kreatifitas yang dituangkan di atas kain, dan betah berlama-lama mencanting" ujarnya.
Pada bagian akhir kegiatan setelah penjemuran kain batik, setiap mahasiswa saling memamerkan hasil karya batik mereka dan bangga terhadap karya yang mereka buat melalui batik tulis. Dari hasil karya-karya tersebut terlihat ragamnya kreativitas dan semangat belajar yang tinggi dari setiap mahasiswa yang mengikuti.
Magang di “Art Battalion”
Kuala Lumpur - Malaysia
Berbekal kemampuan ilustrasi yang kuat, 2 mahasiswa STSRD VISI, Hari Setiawan dan Yudistira Iqbal Umar diterima magang di perusahaan “Art Battalion” Kuala Lumpur, Malaysia selama 1 bulan mulai 24 Juli sd 29 Agustus 2023). Art Battalion adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa mural profesional dan telah membuat lebih dari 500 mural di Malaysia. Dengan magang di perusahaan tersebut, Hari dan Yudistira memperdalam kompetensi dan pengetahuannya dalam merancang karya mural sebagai media edukatif kreatif.
Liputan 1 Bulan di Turki
Tugas Magang
Memiliki kompetensi di bidang content creator, Suminar Saliem Guritno biasa dipanggil Gurit, mendapat penugasan dari Perusahaan CV. Cipta Diaspora Indonesia tempatnya magang, untuk meliput budaya dan kuliner khas Turki serta 40 destinasi wisata dari Istanbul hingga Cappadokia selama 1 bulan (1-31 Oktober 2023), dalam rangka pembuatan reels video Instagram Collaboration Campaign Turkey Tour 2023-2024.
Juara 1 Kompetisi Seni
“Tombow Tokyo Artfest”
Dengan karya ilustrasi yang menggabungkan ikon Budaya Indonesia seperti Barong Bali, pakaian adat Jawa, dan bangunan candi, dipadukan dengan budaya Jepang yang direpresentasikan dalam bentuk elemen ombak ala lukisan Jepang, Dimas Bramasto Cahyaning Damar berhasil menjuarai kompetisi seni “Tombow Tokyo Artfest” dengan tema “Fly to the Art World” yang diselenggarakan oleh Brand art supplies asal Jepang Tombow. Atas keberhasilannya sebagai sebagai pemenang utama, Dimas berkesempatan melakukan office tour di Kita ku Tokyo serta mengunjungi beberapa tempat kreatif seperti Ghibli Studio, Mitaka Museum, Tokyo Disney Land, dan Gundam Robot di Odaiba.
1
2
»
Our Milestone
Bergerak Menuju Perubahan Positif
1994
LPK Visi Yogyakarta
1996
Akademi Desain Visi Yogyakarta (ADVY)
2008
SEKOLAH TINGGI SENI RUPA DAN DESAIN VISI INDONESIA (STSRD VISI)
Akreditasi Institusi B
D3 Desain Komunikasi Visual (terakreditasi B)
S1 Desain Komunikasi Visual (terakreditasi B)
2024
Lulusan Berdaya Saing Tingkat ASEAN
D3 DKV
S1 DKV
Testimonials
Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia (STSRD VISI)
Imroatun Nafiah
Mahasiswa beasiswa KIP Kuliah S1_2021
Usia Bukan Menjadi Batasan Untuk Belajar
“Motivasi mengikuti beasiswa KIP S1, dengan adanya kesempatan beasiswa KIP saya berusaha bisa mendapatkan beasiswa KIP, karena di tahun 2021 adalah kesempatan terakhir bisa mengikuti beasiswa KIP, dan berusaha membuktikan bahwa usia bukan menjadi batasan untuk belajar. Saya memilih S1 agar bisa langsung Sarjana, dan memanfaatkan kesempatan mendapatkan beasiswa dan memanfaatkan belajar selama kurang lebih 4 tahun. Saya memilih STSRD VISI, awalnya karena saya mencari beasiswa KIP Kuliah yang masih buka. Tetapi saya juga melihat di website, karya mahasiswanya bagus, lulusan / alumni yang sudah bekerja, dan berfokus pada 1 prodi DKV. Karena prodi DKV yang saya cari. Dan lokasi yang dekat, Kebumen-Yogyakarta.”
Risang Agung Kurniawan
Mahasiswa Beasiswa KIP Kuliah D3_2020
Mahasiswa Beasiswa KIP Kuliah, Harus Selalu Tepat Waktu dengan Nilai Terbaik
Menjadi mahasiawa KIP-Kuliah tidak mudah, karena mahasiswa KIP-Kuliah itu berbeda dengan mahasiawa-mahasiswa lain/non beasiswa. Kita selalu diingatkan agar selalu bersikap baik.
Rasa capek, lelah dan pusing selalu menyertai setiap hari ketika banyak tugas perkuliahan yang harus diselesaikan. Banyaknya tugas dengan deadline berbarengan membuat saya kadang kuwalahan mengatur waktu untuk mengerjakan. Saya dituntut untuk selalu mengumpulkan tugas dengan tepat waktu dan dengan hasil yang bagus tentunya, membuat saya harus kerja lebih ekstra untuk menyelesaikannya. Pada akhirnya saya menyadari bahwa semua kewajiban & tanggung jawab untuk “Bekerja Lebih Keras” adalah resiko menjadi mahasiswa KIP-Kuliah di STSRD VISI, tentunya untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik nanti.
Ayu Edtyca
DKV D3_2018
Kenapa gue akhirnya mutusin kuliah DKV? DKV tuh warbyasah sekalehh pemirsa...
Ilmu yang gue dapat di DKV STSRD VISI tuh lengkap banget, dari photography, videography, advertising, branding, design grafis, teknik cetak (manual & digital) dan masih banyak lagi. Gue tipe orang yang gampang jenuh terhadap sesuatu, jadi DKV inshaAllah adalah pilihan yang tepat buat karir gue di industry creative. Gue gaakan mati gaya di saat gue bosen sama satu profesi. Karna ilmu yang diajarkan banyak.
Endri Wiyono
DKV D3_2018
No Rest for The Young With work hard i belive my dream come thrue
Kuliah sambil bekerja sudah menjadi takdir Tuhan yang harus ku jalani, karena keterbatasan ekonomi keluargaku. Hal ini membuat aku bertekad untuk menjadi mandiri. Diterima kuliah di DKV VISI adalah awal perjuangan yang lebih berat, dimana komitmen & kesungguhanku di uji di sini. Musuh yang kulawan di sini adalah kemalasan, rasa capek, ngantuk, keterbatasan waktu, deadline tugas yang ketat, membagi pikiran & uang demi kelancaran study yang harus kujalani.
Muhamad Tafrihi Mubarok (Tafrichy)
DKV S1_2018
DKV is not just about graphic design, it's about how to live.
Bagi pemuda desa seperti saya, mempunyai kesempatan untuk kuliah di kota besar adalah sebuah anugerah tersendiri, saya belajar banyak dari Dosen-dosen yang kompeten dan teman-teman Mahasiswa saya dari berbagai daerah.
Saya mengawali kuliah dengan bekerja sambilan sebagai freelance illustrator, seperti pandangan anak muda desa pada umumnya, tujuan kuliah dikota adalah agar bisa cari uang yang banyak dan karirnya menjadi sukses. Tetapi itu adalah pikiran dangkal saya sebelum kuliah di DKV VISI, diperkuliahan kami tidak hanya diajarkan tentang DKV, tetapi bagaimana bisa mengaplikasikannya untuk membantu masyarakat.
Bisa dilihat dari tugas-tugas kuliah mulai dari semester 3 sampai semester akhir, kami sering sekali ditugaskan untuk mencari UMKM dan lembaga kemasyarakatan, untuk membantu membranding Visualnya dan media promosinya, agar UMKM itu bisa berkembang menjadi lebih baik. Disini saya belajar tidak hanya tentang kualitas desain, tapi bagaimana dengan desain itu kita bisa bermanfaat untuk orang lain.
Sesuai dengan Motto kampus STSRD VISI "Creativity for Positive Changes".