Wujudkan Beasiswa Santri Hafidz Quran Lewat Inovasi Wakaf Produktif Kandang Ayam - Pondok Pesantren Daarut Tauhiid
Skip to content
Berita
Berita Sosial dan Wakaf Produktif
March 29, 2026
March 29, 2026
Wahid
Pesantren Daarut Tauhiid
Wakaf Daarut Tauhiid
DAARUTTAUHIID.ORG
| BANDUNG –
Inovasi dalam pengelolaan dana umat terus berkembang. Salah satu terobosan yang kini menjadi perhatian adalah program Wakaf Produktif di sektor peternakan, atau yang dikenal dengan program Paranje.
Siapa sangka, pengelolaan kandang ayam secara profesional kini menjadi jalan pembuka bagi para santri penghafal (
Hafidz
) Quran untuk mengenyam pendidikan secara gratis.
Melalui program yang dikelola oleh Yayasan Daarut Tauhiid ini, dana wakaf dari masyarakat tidak dibiarkan mengendap, melainkan diputar dalam ekosistem bisnis peternakan yang terukur.
Keuntungan dari hasil panen hewan ternak tersebut dialokasikan sepenuhnya untuk membiayai beasiswa serta kebutuhan operasional para santri.
Pahala Jariyah yang Terus Mengalir
Konsep ini menawarkan skema sedekah yang berkelanjutan. Setiap hewan ternak yang tumbuh dan terjual bukan sekadar komoditas bisnis, melainkan menjadi sumber pahala jariyah bagi para
muwakif
(pewakaf).
Selama aset produktif ini berjalan, manfaatnya akan terus dirasakan oleh para santri, dan pahalanya akan terus mengalir kepada mereka yang berkontribusi.
“Jangan biarkan harta kita diam. Kita punya kesempatan untuk mengubah aset duniawi menjadi manfaat nyata bagi sesama, khususnya untuk mencetak generasi Qurani,” tulis pihak pengelola dalam keterangan resminya.
Cara Berkontribusi
Bagi masyarakat yang ingin ikut andil dalam program mencetak hafidz Quran melalui sektor peternakan ini, penyaluran wakaf dapat dilakukan melalui kanal resmi berikut:
Online
wakafdt.id/wakafbisa
Transfer Bank: Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor rekening 75117 75118 atas nama Dana Wakaf Yayasan Daarut Tauhiid.
Informasi & Konfirmasi: Hubungi layanan pelanggan di nomor 085 200 123 123.
Program ini membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang amanah dan profesional, sektor tradisional seperti peternakan bisa menjadi pilar utama dalam mendukung pendidikan agama di Indonesia.
(WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
DAARUTTAUHIID.ORG
Haru di Desa yang “Hilang”: Nasywa Titipkan Cahaya Al-Qur’an untuk Sang Bunda
Sinergi Wakaf: Bank Indonesia dan Wakaf DT Hadirkan Solusi Air Bersih di Dusun Taipa
KONSULTASI
Abdurahman Yuri
Pembina Yayasan Daarut Tauhiid
Pengasuh Kultur Islami
Fahrudin, M.Ag
Ketua Yayasan Pesantren Daarut Tauhiid
Pengasuh Pesantren Non Formal dan Fiqih Waris
Gatot Kunta Kumara, ST., MM
Ketua Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil'Alamin
Pengasuh Pendidikan Formal dan Wirausaha
DR. M. Iskandar, SIP., MM
Ketua Yayasan Daarut Tauhiid
Pengasuh ZISWAF
DR. Yunus Zainuddin, M.Pd
Bendahara Yayasan Pesantren Daarut Tauhiid
Pengasuh Pendidikan Diniyah Formal
US