Polije Siapkan Pembukaan Kampus PSDKU di Situbondo, Tinjau Lahan 1,1 Hektare - Politeknik Negeri Jember
Source: https://polije.ac.id/polije-siapkan-pembukaan-kampus-psdku-di-situbondo-tinjau-lahan-11-hektare
Archived: 2026-04-23 17:15
Polije Siapkan Pembukaan Kampus PSDKU di Situbondo, Tinjau Lahan 1,1 Hektare - Politeknik Negeri Jember
Polije Siapkan Pembukaan Kampus PSDKU di Situbondo, Tinjau Lahan 1,1 Hektare
SITUBONDO, Politeknik Negeri Jember (
Polije
) terus mematangkan rencana pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Situbondo. Pihak kampus menggelar
Focus Group Discussion
(FGD) yang menghadirkan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk membahas langkah strategis tersebut.
Wakil Direktur Bidang Kerjasama dan Kehumasan,
Agung Wahyono
, S.P., M.SI., Ph.D., memimpin langsung diskusi yang melibatkan Sekda, Bappeda, hingga Dinas Pendidikan setempat. Setelah pertemuan tersebut, tim gabungan meninjau calon lokasi kampus di daerah Kapongan yang berjarak sekitar 7 km dari alun-alun Situbondo.
“Kami telah melaksanakan FGD pembukaan PSDKU di Kabupaten Situbondo dengan melibatkan Sekda, Bappeda, Dinas Pendidikan, dan beberapa OPD setempat,” jelas Agung.
Selanjutnya, Agung menjelaskan bahwa lahan seluas 1,1 hektare di lokasi tersebut memiliki fasilitas yang sangat memadai. Keberadaan bangunan fisik dan ruang laboratorium menjadi alasan utama pemilihan lokasi ini sebagai pusat kegiatan akademik nantinya.
“Kami menilai lahan seluas 1,1 hektare tersebut sangat representatif karena sudah memiliki beberapa bangunan dan ruang khusus laboratorium,” ujar Agung.
Lebih lanjut, Agung menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan realisasi dari kesepakatan formal yang terjalin sejak Oktober 2025. Proses ini menandai progres signifikan dalam memperluas akses pendidikan vokasi berkualitas bagi masyarakat Situbondo.
“Kegiatan ini menindaklanjuti MoU antara Polije dan Bupati Situbondo serta menjadi kemajuan penting menuju proses pembukaan kampus PSDKU,” tambah Agung.
Melalui kehadiran kampus PSDKU ini, Polije berharap dapat mencetak tenaga kerja terampil yang mampu mengelola potensi lokal daerah secara optimal. Sinergi ini juga membuktikan komitmen kuat institusi dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan di Jawa Timur.
Polije Siapkan Pembukaan Kampus PSDKU di Situbondo, Tinjau Lahan 1,1 Hektare
SITUBONDO, Politeknik Negeri Jember (
Polije
) terus mematangkan rencana pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Situbondo. Pihak kampus menggelar
Focus Group Discussion
(FGD) yang menghadirkan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk membahas langkah strategis tersebut.
Wakil Direktur Bidang Kerjasama dan Kehumasan,
Agung Wahyono
, S.P., M.SI., Ph.D., memimpin langsung diskusi yang melibatkan Sekda, Bappeda, hingga Dinas Pendidikan setempat. Setelah pertemuan tersebut, tim gabungan meninjau calon lokasi kampus di daerah Kapongan yang berjarak sekitar 7 km dari alun-alun Situbondo.
“Kami telah melaksanakan FGD pembukaan PSDKU di Kabupaten Situbondo dengan melibatkan Sekda, Bappeda, Dinas Pendidikan, dan beberapa OPD setempat,” jelas Agung.
Selanjutnya, Agung menjelaskan bahwa lahan seluas 1,1 hektare di lokasi tersebut memiliki fasilitas yang sangat memadai. Keberadaan bangunan fisik dan ruang laboratorium menjadi alasan utama pemilihan lokasi ini sebagai pusat kegiatan akademik nantinya.
“Kami menilai lahan seluas 1,1 hektare tersebut sangat representatif karena sudah memiliki beberapa bangunan dan ruang khusus laboratorium,” ujar Agung.
Lebih lanjut, Agung menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan realisasi dari kesepakatan formal yang terjalin sejak Oktober 2025. Proses ini menandai progres signifikan dalam memperluas akses pendidikan vokasi berkualitas bagi masyarakat Situbondo.
“Kegiatan ini menindaklanjuti MoU antara Polije dan Bupati Situbondo serta menjadi kemajuan penting menuju proses pembukaan kampus PSDKU,” tambah Agung.
Melalui kehadiran kampus PSDKU ini, Polije berharap dapat mencetak tenaga kerja terampil yang mampu mengelola potensi lokal daerah secara optimal. Sinergi ini juga membuktikan komitmen kuat institusi dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan di Jawa Timur.