Biolojia - Wikipedia
Ir para o conteúdo
Husi Wikipédia, ensiklopédia livre
Biolojia
hanesan siensia ne'ebe mak esuda konaba
moris
, no
organismu moris
, inklui moos estrutura, funsaun, viveiru,
evolusaun
, mudansa, no
taksonomia
. siensia biologia modernu kompleksu tebes, no
eklektivu
, no hamriik husi ramu barak, no subdisiplina. Maibe, nia area ne'e luan maibe, iha konseitu balun ne'ebe mak forma peskizasaun hotu, nune'e hamosu ba parte ida. Biologia jeralmente kalia kona-ba
selula moris
hanesan unidade husi moris nian,
gen
hanesan unidade ida
rasa nian
, no
evolusaun
hanesan mekanizmu da ne'ebe mka ko'alia kona-ba
espesie
foun. alende ne'e organijme fo hatene kona-ba moris no hafoun
enerjia
nomoos
regulasaun
kondisaun atu nune'e estave nafatin.
Subdisiplina biologia fo definisaun liu husi eskala organisme ne'ebe estuda ba, modelu ore=ganijme ne'ebe mak estuda, no metode ne'ebe mka uza hodi estuda mak hanesan
Biokimika
estuda
kimika
moris nian.
Biolojia molekular
ko'alia kona-ba interaksaun molekular nian
molekulu
biologis.
Botania
estuda biologia
viverus
Biologia seluler
ko'alia kona-ba unidade
selula
Fisiolojia
ko'alia kona-ba funsaun fiziku, no kimika
ligasaun (biolojia)
orgaun
, no
sistema orgaun
iha
organismu
ida
Biolojia evolusionariu
detekta
prosesu
ne'ebe mak fo sai modelu ida idak nian; no
ekolojia
ne'ebe estuda kona-ba interaksaun entre organsimu ida ho sira seluk.
Base husi biolojia modernu
edita
Teoria selula
edita
Tuir teoria selula,
selula
hanesan unidade bajiku
moris nian
, . SElula hotu
separasaun selula
husi selula seluk. no ikus mai, selula iha isin komesa amenta
organismu multiselulariu
mai husi selula ida husi seluk
selula tolun
ne'ebe mak halo ferteizasaun. Selula moos unidade bmoos hanesan baziku hosi patolojia, no fenomena
kanal enerjia
akontese iha prosesu metabolizme
metabolisme
. selula moos eziste gen (ADN) ne'ebe mak passa husi selula ida ba iha selula seluk bainhira iha prosesu hafahe selula.
Evolusaun
edita
Iha konseitu biolojia ida ne'ebe mak hatete katak mudane=sa buat moris ida mosu mai husi mekanisme evolusau. Liu husi toria evolusan, katak eorganismu hotu ne'ebe mak iha
rai
, ne'ebe se moris ka mate ona, mai husi gen ne'ebe mak ida de'it ka
jerasaun
hamutuk. Jerasaun ne'ebe mak hamutuk akontese iha tinan 3,5 miliar liu ba. Sientista biolojia sira haree liu ba
kode genetikune
'ebe hanesan.
Maske fo konese husi sientista
Jean-Baptiste de Lamarck
iha tinan 1809, toria evolusaun haforsa tan husi
Charles Darwin
iha tinan 50 tuir maine'ebe mak fo konese mekanisme baze:
seleksaun natural
. (
Alfred Russel Wallace
moos hanesan deskobredor ida husi evolusaun tamba nian mak ajuda moos fo sai teoira ne'e. Darwin fo konese iha teoria ne'e konaba, katak prosesu ne'e fo konese husi
seleksaun natural
, no
selesaun ausiliar
. Evolusaun mak oraas ne'e ko'alia kona-ba mekanisme modernu nian.
Jenetika
edita
Jen
adalah satuan pewarisan utama semua organisme. Gen merupakan bagian dari
ADN
yang memengaruhi bentuk atau fungsi organisme. Semua organisme, dari bakteri hingga hewan, memiliki mekanisme yang men
translasi
ADN menjadi
protein
. Sel men
transkripsi
ADN menjadi
asam ribonukleat
(ARN), dan
ribosom
kemudian mentranslasi ARN menjadi protein, sebuah rangkaian
asam amino
Kode translasi
semua organisme pada dasarnya sama. Misalnya, rangkaian ADN yang menyandikan
insulin
dalam tubuh manusia juga menyandikan insulin ketika dimasukkan ke organisme lain seperti tumbuhan.
ADN biasanya berbentuk
kromosom
linear dalam
eukariota
, dan kromosom lingkaran dalam
prokariota
. Kromosom adalah struktur yang terdiri dari ADN, dan
histon
. Rangkaian kromosom dalam sel, dan satuan pewarisan lain yang dapat ditemui dalam
mitokondria
kloroplas
, dan tempat lain secara kolektif disebut
genom
. Dalam eukariota, ADN genomik terletak di
nukleus sel
, bersama dengan sejumlah
mitokondria
, dan
kloroplas
. Dalam prokariota, ADN ada di dalam
sitoplasma
yang disebut
nukleoid
Informasi genetik dalam sebuah genom disimpan dalam gen, dan himpunan informasi tersebut dalam suatu organisme disebut
genotip
Homeostasis
edita
Template:Main
Hipotalamus
mengeluarkan
CRH
, yang membuat
kelenjar pituitari
mengeluarkan
ACTH
. Kemudian, ACTH membuat korteks adrenal mengeluarkan
glukokortikoid
, seperti
kortisol
. Glukokortikoid kemudian mengurangi laju sekresi hipotalamus dan kelenjar pituitari bila jumlah glukokortikoid yang dikeluarkan sudah cukup.
Homeostasis adalah kemampuan suatu
sistem terbuka
dalam meregulasi stabilitas lingkungan dengan melakukan penyesuaian
keseimbangan dinamika
yang diatur oleh mekanisme regulasi yang terkait. Semua
organisme
hidup, baik
uniseluler
maupun
multiseluler
, mengalami homeostasis.
Untuk menjaga keseimbangan dinamika, dan melakukan fungsi tertentu secara efektif, suatu sistem harus melacak, dan menanggapi gangguan. Setelah melacak gangguan, sistem biologis biasanya menanggapi melalui proses
umpan balik negatif
. Artinya, sistem tersebut menstabilkan keadaan dengan mengurangi atau meningkatkan aktivitas suatu organ atau sistem. Contohnya adalah pelepasan
glukagon
ketika kadar gula dalam tubuh terlalu rendah.
Enerjia
edita
Skema yang menggambarkan pemrosesan energi dalam tubuh manusia.
Keberlangsungan suatu organisme bergantung pada masukan
energi
secara terus menerus. Reaksi kimia yang membentuk struktur, dan fungsi tertentu dapat mengambil energi dari suatu substansi yang menjadi makanannya untuk membantu membentuk, dan mempertahankan sel baru. Dalam proses ini,
molekul
bahan kimia yang menjadi makanan memainkan dua peran; pertama, makanan tersebut mengandung energi yang dapat diubah untuk mendukung reaksi kimia biologis; kedua, makanan tersebut mengembangkan struktur molekuler baru.
Organisme yang berperan dalam menghantarkan energi ke suatu ekosistem disebut
autotrof
. Hampir semua organisme autotrof memperoleh energi dari matahari.
Tumbuhan, dan
fototrof
lainnya menggunakan energi matahari melalui proses
fotosintesis
yang mengubah bahan baku menjadi molekul organik, seperti
ATP
, yang dapat dipecahkan ikatannya untuk menghasilkan energi.
Namun, beberapa
ekosistem
hanya bergantung pada
kemotrof
yang mendapatkan energi dari
metana
sulfida
, atau sumber energi non-matahari lainnya.
Beberapa energi yang diperoleh digunakan untuk menghasilkan
biomassa
yang dapat mempertahankan
kehidupan
, dan mendukung pertumbuhan, dan perkembangan. Kebanyakan sisa energi hanya menjadi panas, dan molekul buangan. Proses penting yang mengubah energi yang terperangkap dalam substansi kimia menjadi energi yang berguna untuk kehidupan disebut
metabolisme
dan
respirasi sel
10
Penelitian
edita
Struktural
edita
Template:Main
Skema
sel
hewan yang menggambarkan berbagai
organel
dan struktur.
Biologi molekuler
mempelajari biologi dalam tingkatan
molekul
11
Bidang ini bersentuhan dengan bidang biologi lainnya, terutama
genetika
, dan
biokimia
. Biologi molekuler mencoba memahami interaksi antara berbagai sistem sel, termasuk hubungan antar ADN, ARN, dan sintesis protein. Selain itu, bidang ini juga membelajari bagaimana interaksi tersebut diatur.
Biologi sel
adalah ilmu yang terkait dengan properti struktural, dan
fisiologis
sel, termasuk perilaku, interaksi, dan lingkungan. Hal ini dilakukan dalam tingkatan mikroskopik, dan molekuler untuk mempelajari organisme bersel satu seperti
bakteri
serta sel dalam organisme multiseluler seperti
manusia
. Pemahaman akan fungsi, dan struktur sel berperan penting dalam ilmu biologi. Kemiripan, dan pebedaan antara berbagai jenis sel juga sangat terkait dengan bidang biologi molekuler.
Anatomi
mempelajari struktur makroskopik seperti organ, dan sistem organ,
12
sementara
genetika
merupakan ilmu
gen
pewarisan
, dan variasi dalam
organisme
13
14
Gen menyandikan informasi yang penting untuk mensintesiskan protein, yang kemudian membentuk
fenotip
organisme. Dalam penelitian modern, genetika juga menyelidiki fungsi gen tertentu, dan menganalisis
interaksi genetik
. Di dalam tubuh organisme, informasi genetik biasanya ada di dalam
kromosom
, di dalam struktur kimia molekul ADN tertentu.
Biologi perkembangan
mempelajari proses pertumbuhan, dan perkembangan organisme. Bidang ini berasal dari
embriologi
, dan menyelidiki kuasa genetik atas
pertumbuhan sel
diferensiasi sel
, dan
morfogenesis
, yang merupakan proses yang menghasilkan jaringan, organ, dan anatomi. Organisme yang biasanya menjadi
model
dalam bidang ini meliputi cacing
Caenorhabditis elegans
15
lalat buah
Drosophila melanogaster
16
ikan zebra
Danio rerio
17
tikus
Mus musculus
18
, dan tumbuhan
Arabidopsis thaliana
19
20
Organisme-organisme tersebut dipelajari untuk memahami fenomena biologi tertentu, dengan harapan penemuan pada organisme tersebut dapat menambah pengetahuan tentang cara kerja organisme lain.
21
Fisiologis
edita
Template:Main
Fisiologi menyelidiki proses mekanik, fisik, dan biokimia organisme hidup dengan mencoba memahami bagaimana semua struktur bekerja secara keseluruhan. Gagasan “dari struktur ke fungsi” merupakan gagasan yang penting dalam bidang biologi. Penelitian fisiologis secara tradisional terbagi menjadi
fisiologi tumbuhan
, dan
hewan
, namun beberapa prinsip fisiologi berlaku untuk semua
organisme
. Misalnya, fisiologi sel
ragi
mungkin juga berlaku untuk sel manusia. Bidang fisiologi hewan menggunakan alat, dan metode dalam
fisiologi manusia
untuk spesies non-manusia. Fisiologi tumbuhan meminjam teknik dari kedua bidang tersebut.
Fisiologi juga mempelajari bagaimana
sistem saraf
kekebalan
endokrin
pernapasan
, dan
peredaran darah
bekerja, dan berinteraksi. Penelitian sistem tersebut juga dilakukan oleh bidang yang berorientasi pada
kedokteran
seperti
neurologi
, dan
imunologi
Evolusioner
edita
Penelitian evolusioner terkait dengan asal usul dan nenek moyang
spesies
, dan juga perubahannya seiring berjalannya waktu. Bidang ini juga meliputi ilmuwan dari berbagai bidang yang terkait dengan taksonomi. Contohnya adalah ilmuwan yang berspesialisasi dalam organisme tertentu seperti
mamalogi
ornitologi
botani
dan
herpetologi
. Organisme-organisme tersebut digunakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan evolusi yang umum.
Biologi evolusioner sebagian didasarkan dari
paleontologi
(yang menggunakan catatan
fosil
untuk menjawab pertanyaan tentang cara dan tempo evolusi)
22
, dan sebagian lagi dari
genetika populasi
23
, dan teori evolusioner. Pada tahun 1980-an,
biologi perkembangan
memasuki kembali bidang biologi evolusioner setelah sebelumnya dikeluarkan dari
sintesis modern
akibat penelitian
biologi perkembangan evolusioner
24
Bidang lain yang terkait, dan sering dianggap sebagai bagian dari biologi evolusioner adalah
filogenetika
sistematika
dan
taksonomi
Sistematika
edita
Template:PhylomapB
Hierarki delapan tingkatan taksonomi dalam
klasifikasi biologi
. Diagram ini menggunakan format 3
domain
/ 6
kingdom
Template:Main
Peristiwa
spesiasi
menghasilkan hubungan antar spesies yang dapat distrukturisasi seperti pohon.
Sistematika
mempelajari hubungan tersebut, dan perbedaan, dan kemiripan antara spesies, dan sekelompok spesies.
25
Namun, sistematika sudah menjadi bidang penelitian yang aktif jauh sebelum pemikiran evolusi menyebar luas.
26
Secara tradisional, kehidupan dibagi menjadi lima kingdom:
Monera
Protista
Fungi
Plantae
Animalia
27
Namun, banyak ilmuwan yang menganggap sistem lima kingdom ini sudah ketinggalan zaman. Sistem klasifikasi modern biasanya dimulai dengan
sistem tiga domain
Archaea
(awalnya Archaebacteria);
Bacteria
(awalnya Eubacteria), dan
Eukaryota
(termasuk
protista
fungi
tumbuhan
, dan
hewan
28
Domain tersebut didasarkan pada keberadaan nuklei pada sel, dan perbedaan komposisi kimia bagian luar sel.
28
Selain itu, setiap kingdom dibagi hingga pada tingkatan spesies. Urutannya adalah:
Domain
Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Famili
Genus
Spesies
Di luar kategori ini terdapat sejumlah
parasit
intraseluler yang ada “di tepi kehidupan",
29
yang berarti banyak ilmuwan yang tidak mengklasifikasikan struktur tersebut sebagai kehidupan karena ketiadaan satu atau lebih fungsi atau ciri kehidupan (contohnya ketiadaan aktivitas
metabolisme
). Struktur tersebut diklasifikasikan sebagai
virus
viroid
prion
, atau
satelit
Nama ilmiah organisme berasal dari genus, dan spesiesnya. Misalnya, nama ilmiah spesies manusia adalah
Homo sapiens
Homo
adalah genusnya, dan
sapiens
adalah spesiesnya. Ketika menulis nama ilmiah suatu organisme, huruf pertama harus ditulis dengan menggunakan huruf besar, dan selebihnya dalam huruf kecil. Selain itu, nama ilmiah dapat dimiringkan atau digarisbawahi.
30
31
Sistem klasifikasi yang banyak digunakan saat ini adalah
taksonomi Linnaeus
. Sistem ini meliputi tingkatan, dan
tatanama binomial
. Cara penamaan organisme diatur oleh persetujuan internasional seperti
International Code of Botanical Nomenclature
(ICBN),
International Code of Zoological Nomenclature
(ICZN), dan
International Code of Nomenclature of Bacteria
(ICNB). Klasifikasi
virus
viroid
prion
, dan agen sub-viral ditentukan oleh
International Committee on Taxonomy of Viruses
(ICTV), dan sistemnya disebut International Code of Viral Classification and Nomenclature (ICVCN).
32
33
34
35
Sebuah usulan yang disebut
BioCode
diterbitkan pada tahun 1997 dengan maksud untuk menstandardisasi tata nama di tiga bidang tersebut, namun usulan ini masih belum diterapkan.
36
BioCode tidak banyak diperhatikan semenjak tahun 1997; rencana penerapannya pada tahun 1 Januari 2000 tidak banyak disadari. Revisi BioCode yang tidak mengganti kode yang ada, dan hanya menyediakan konteks pemersatu diusulkan pada tahun 2011.
37
38
39
Namun,
International Botanical Congress
pada tahun 2011 menolak mempertimbangkan usulan BioCode.
ICVCN
berada di luar ranah BioCode karena BioCode tidak meliputi klasifikasi virus.
Galeri
edita
Animalia - Bos primigenius taurus
Planta - Triticum
Fungi - Morchella esculenta
Stramenopila/Chromista - Fucus serratus
Bacteria - Gemmatimonas aurantiaca (- = 1 Micrometer)
Archaea - Halobacteria
Virus - Gamma phage
Ekologi dan lingkungan
edita
Simbiosis
mutualisme
antara
ikan badut
dari genus
Amphiprion
dengan
anemon laut
. Ikan badut melindungi anemon dari ikan pemakan anemon, dan sebagai gantinya tentakel anemon melindungi ikan badut dari predatornya.
Template:Main
Ekologi
mempelajari persebaran, dan berlimpahnya kehidupan, serta interaksi antara organisme dengan lingkungannya.
40
Habitat
suatu organisme dapat dideskripsikan sebagai
faktor abiotik
lokal seperti
iklim
, di samping keberadaan organisme, dan
faktor biotik
lainnya.
41
Sistem biologis cukup sulit dipelajari karena ada sangat banyak interaksi yang mungkin terjadi antara organisme dengan lingkungan, bahkan dalam skala kecil.
Bakteri
di dalam gradien gula memberikan tanggapan terhadap lingkungan sama seperti seekor singa yang sedang mencari makanan di
sabana
Afrika
. Spesies apapun juga dapat menunjukkan berbagai macam
perilaku
, seperti
kerjasama
agresi
parasitisme
, atau
mutualisme
. Masalah menjadi semakin rumit ketika dua atau lebih spesies berinteraksi dalam suatu
ekosistem
Sistem ekologi dipelajari dalam beberapa tingkatan yang berbeda, dari individu hingga
populasi
ekosistem
, dan
biosfer
. Istilah
biologi populasi
sering digunakan bergantian dengan
ekologi populasi
, meskipun istilah
biologi populasi
lebih sering digunakan ketika mempelajari
penyakit
virus
, dan
mikroba
, sementara ekologi populasi lebih sering dipakai ketika mempelajari tumbuhan, dan hewan. Ekologi juga mengacu pada berbagai subdisiplin yang ada.
Etologi
menyelidiki
perilaku
hewan (terutama hewan sosial seperti
primata
, dan
canid
), dan kadang-kadang dianggap sebagai cabang
zoologi
. Etolog juga mempelajari
evolusi
perilaku, dan mencoba memahami perilaku dalam konteks
seleksi alam
. Salah satu etolog modern pertama adalah
Charles Darwin
, karena bukunya yang berjudul
The Expression of the Emotions in Man and Animals
memengaruhi etolog-etolog penerusnya.
42
Biogeografi
terkait dengan persebaran organisme di
Bumi
43
, dan memusatkan perhatian pada topik seperti
tektonika lempeng
perubahan iklim
persebaran
migrasi
, dan
kladistika
Cabang-cabang
edita
Template:Main
Template:Sains
Pada masa kini, biologi mencakup bidang akademik yang sangat luas, bersentuhan dengan bidang-bidang
sains
yang lain, dan sering kali dipandang sebagai ilmu yang mandiri. Berikut adalah cabang-cabang utama biologi:
44
45
Aerobiologi
– mempelajari partikel organik di udara
Agrikultur
– mempelajari proses produksi hasil panen, dan lebih menekankan pada penerapannya
Anatomi
– mempelajari bentuk, dan fungsi tumbuhan, hewan, dan organisme lain (terutama manusia)
Arachnologi
– mempelajari
arachnida
Astrobiologi
– mempelajari evolusi, distribusi, dan masa depan kehidupan di alam semesta—juga disebut
eksobiologi
eksopaleontologi
, dan
bioastronomi
Biofisika
– mempelajari proses biologis dalam kerangka fisika, dengan menerapkan teori, dan metode yang secara tradisional digunakan dalam ilmu fisika
Biogeografi
– mempelajari persebaran spesies dalam konteks keruangan, dan waktu
Bioinformatika
– penggunaan teknologi informasi untuk meneliti, mengumpulkan, dan menyimpan data genomik atau data biologis lainnya
Biokimia
– mempelajari reaksi kimia yang diperlukan kehidupan agar tetap berfungsi, biasanya pada tingkatan seluler
Biologi bangunan
– meneliti lingkungan hidup di dalam ruangan
Biologi evolusioner
– mempelajari asal usul, dan nenek moyang spesies
Biologi integratif
– mempelajari semua organisme
Biologi kelautan
(atau oseanografi biologis) – mempelajari ekosistem , tumbuhan, hewan, dan kehidupan samudra lainnya
Biologi konservasi
– mempelajari pelestarian, perlindungan, dan pemulihan lingkungan alam, ekosistem alam, vegetasi, dan margasatwa
Biologi lingkungan
– mempelajari dunia alam secara keseluruhan atau dalam wilayah tertentu, terutama dampak manusia terhadapnya
Biologi molekuler
– mempelajari biologi, dan fungsi biologi dalam tingkatan molekuler, bertumpang tindih dengan biokimia
Biologi populasi
– mempelajari sekelompok organisme, termasuk
Ekologi populasi
– mempelajari dinamika, dan kepunahan populasi
Genetika populasi
– mempelajari perubahan frekuensi gen dalam populasi suatu organisme
Biologi perkembangan
– mempelajari proses pembentukan organisme dari
zigot
Biologi sel
– meneliti sel sebagai satuan yang utuh, dan interaksi molekuler, dan kimia yang terjadi di dalam sel
Biologi struktural
– cabang
biologi molekuler
biokimia
, dan
biofisika
yang terkait dengan struktur molekuler makromolekul biologis
Biologi sintetis
– mengintegrasi biologi dengan teknik; membuat fungsi biologis yang tidak ada di alam
Biomatematika
(atau biologi matematis) – penelitian proses biologis secara kuantitatif atau matematis, dan lebih menekankan pada permodelan
Biomekanika
– penelitian mekanika kehidupan yang lebih menekankan pada penerapan melalui
prostetik
atau
ortotik
. Bidang ini sering dianggap sebagai cabang kedokteran
Biomusikologi
– mempelajari musik dari sudut pandang biologis
Bioteknologi
– cabang biologi yang baru, dan kadang-kadang kontroversial yang mempelajari manipulasi materi hidup, termasuk modifikasi genetik, dan
biologi sintetik
Botani
– mempelajari tumbuhan
Ekologi
– mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya
Embriologi
– mempelajari perkembangan embrio (dari pembuahan hingga kelahiran)
Entomologi
– mempelajari serangga
Epidemiologi
– komponen penting dalam penelitian kesehatan, mempelajari faktor yang memengaruhi kesehatan suatu populasi
Epigenetik
– mempelajari perubahan ekspresi gen atau fenotip seluler yang diakibatkan oleh mekanisme selain perubahan rangkaian ADN
Etologi
– mempelajari perilaku hewan
Farmakologi
– mempelajari persiapan, penggunaan, dan pengaruh obat-obatan
Fisiologi
– mempelajari cara kerja organisme hidup serta organ-organnya
Fitopatologi
– mempelajari penyakit pada tumbuhan (juga disebut patologi tumbuhan)
Genetika
– mempelajari gen, dan pewarisan
Hematologi
– mempelajari darah, dan organ pembentuk darah
Herpetologi
– mempelajari reptil, dan amfibi
Histologi
– mempelajari sel, dan jaringan, cabang mikroskopik anatomi
Iktiologi
– mempelajari ikan
Kriobiologi
– mempelajari pengaruh suhu yang rendah terhadap kehidupan
Limnologi
– mempelajari perairan di daratan
Mamalogi
– mempelajari mamalia
Mikrologi
– meneliti organisme mikroskopik (mikroorganisme), dan interaksinya dengan kehidupan lainnya
Mikologi
– mempelajari fungi
Neurobiologi
– mempelajari sistem saraf, termasuk anatomi, fisiologi, dan patologinya
Onkologi
– mempelajari proses
kanker
Ornitologi
– mempelajari burung
Paleontologi
– mempelajari fosil, dan bukti geografis kehidupan prasejarah
Patobiologi atau patologi
– meneliti penyakit, seperti penyebab, proses, ciri, dan perkembangannya
Parasitologi
– mempelajari parasit, dan parasitisme
Penelitian biomedis
– meneliti tubuh manusia yang sehat, dan sakit
Psikobiologi
– mempelajari dasar
psikologi
secara biologis
Sosiobiologi
– mempelajari dasar
sosiologi
secara biologis
Teknik biologis
– mempelajari biologi dari sudut pandang teknik, dan lebih menekankan pada pengetahuan terapan. Bidang ini terkait dengan bioteknologi
Virologi
– mempelajari virus, dan agen yang seperti virus
Zoologi
– mempelajari hewan, termasuk klasifikasi, fisiologi, perkembangan, dan perilaku (cabang meliputi
entomologi
etologi
herpetologi
iktiologi
mamalogi
, dan
ornitologi
Lihat pula
edita
Template:Wikiportal
Daftar Ilmuwan Biologi
Asam deoksiribonukleat
(ADN)
Hewan
Sel
Fotosintesis
Tumbuhan
Hidup dan kehidupan
Galeri
edita
Animalia - Bos primigenius taurus
Planta - Triticum
Fungi - Morchella esculenta
Stramenopila/Chromista - Fucus serratus
Bacteria - Gemmatimonas aurantiaca (- = 1 Mikrometer)
Archaea - Halobacteria
Virus - Gamma phage
Catatan kaki
edita
From SemBiosys, A New Kind Of Insulin
INSIDE WALL STREET By Gene G. Marcial(13 Agustus 2007)
Template:Cite journal
Genotype definition – Medical Dictionary definitions
Archived
2013-09-21 iha
Wayback Machine
Raven, PH; Johnson, GB.
Biology
, Fifth Edition, Boston: Hill Companies, Inc. 1999. page 1058.
Kelvin Rodolfo,
Explanation of Homeostasis on scientificamerican.com
. Diakses 16 Oktober 2009.
Template:Cite journal
Template:Cite book
Katrina Edwards.
Microbiology of a Sediment Pond and the Underlying Young, Cold,
Hydrologically Active Ridge Flank
. Woods Hole Oceanographic Institution.
Template:Cite book
Bartsch/Colvard,
The Living Environment
. (2009) New York State Prentice Hall Regents Review. Diakses 16 Oktober 2009.
Molecular Biology – Definisi dari biology-online.org
"Anatomy of the Human Body".
Edisi ke-20. 1918. Henry Gray.
Template:Cite book
Hartl D, Jones E (2005)
Template:Cite journal
Template:Cite encyclopedia
Template:Cite journal
Template:Cite journal
Template:Cite journal
Template:Cite journal
Template:Cite journal
Template:Cite journal
John H. Gillespie
Population Genetics: A Concise Guide, Johns Hopkins Press, 1998.
ISBN 0-8018-5755-4
Vassiliki Betta Smocovitis Unifiying Biology: the evolutionary synthesis and evolutionary biology
ISBN 0-691-03343-9
Template:Cite book
Template:Cite book
Template:Cite book
Template:Cite journal
Template:Cite journal
Template:Cite book
"Recommendation 60F"
International Code of Botanical Nomenclature
, Vienna Code
2006.
pp. 60F.1
ICTV Virus Taxonomy 2009
"80.001 Popsiviroidae – ICTVdB Index of Viruses."
(Website.) U.S. National Institutes of Health website. Retrieved on 2009-10-28.
"90. Prions – ICTVdB Index of Viruses."
(Website.) U.S. National Institutes of Health website. Retrieved on 2009-10-28.
"81. Satellites – ICTVdB Index of Viruses."
(Website.) U.S. National Institutes of Health website. Retrieved on 2009-10-28.
Template:Cite conference
"The Draft BioCode (2011)"
International Committee on Bionomenclature (ICB)
Greuter, W.; Garrity, G.; Hawksworth, D.L.; Jahn, R.; Kirk, P.M.; Knapp, S.; McNeill, J.; Michel, E.; Patterson, D.J.; Pyle, R.; Tindall, B.J. (2011). Draft BioCode (2011): Principles and rules regulating the naming of organisms.
Taxon
. 60: 201-212.
and
Archived
2017-07-13 iha
Wayback Machine
Hawksworth, D.L. (2011). Introducing the Draft BioCode (2011).
Taxon
. 60(1): 199–200.
Template:Cite book
Template:Cite book
Template:Cite journal
Wiley, 1981
Branches of Biology di biology-online.org
Biology di bellaonline.com
Bacaan lanjut
edita
Template:Cite book
Template:Cite book
Template:Cite book
Template:Cite book
Template:Cite book
Template:Cite book
Template:Cite book
Template:Cite book
Pranala luar
edita
Template:Wikibooks
Template:Wiktionary
Template:Wikiversity
Template:Dmoz
Filokode OSU
Archived
2007-11-14 iha
Wayback Machine
Biologi Daring – Wiki Dictionary
Archived
2008-09-17 iha
Wayback Machine
Video kuliah biologi dari MIT
Archived
2010-05-29 iha
Wayback Machine
Biologi dan Bioetika
Archived
2007-06-26 iha
Wayback Machine
Sistem Biologis
– Idaho National Laboratory
The Tree of Life
: proyek yang memuat informasi tentang filogeni, dan biodiversitas.
Using the Biological Literature Web Resources
Pranala jurnal
PLos Biology
Archived
2006-04-26 iha
Wayback Machine
Jurnal terbuka yang diterbitkan oleh
Public Library of Science
Current Biology
Jurnal yang menerbitkan
riset asli
dari berbagai bidang biologi
Biology Letters
Jurnal
Royal Society
yang menerbitkan tulisan-tulisan tentang biologi
Science Magazine
Archived
2010-11-10 iha
Wayback Machine
Publikasi Sains
AAAS
yang terkenal – Lihat Bagian Ilmu Kehidupan
International Journal of Biological Sciences
Jurnal biologi yang menerbitkan beberapa karya ilmiah
Perspectives in Biology and Medicine
Archived
2003-11-10 iha
Wayback Machine
Jurnal interdisipliner yang menerbitkan esai-esai
Life Science Log
Template:Cabang ilmu alam
Biologi
Husi "
Kategoria
Webarchive template wayback links
Páginas que usam hiperligações mágicas ISBN
Biolojia
Adicionar tópico