Linux - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke isi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari
GNU/Linux
Linux
Tux
, simbol umum Linux
Pengembang
Linus Torvalds
dan beragam kontributor; Mulai dari perusahaan teknologi hingga pengembang individu
Ditulis dalam
bahasa rakitan
Kondisi kerja
Aktif
Model sumber
Sumber terbuka
Rilis perdana
September
17, 1991
34 tahun lalu
1991-09-17
Target pemasaran
Komputasi awan
komputer bingkai utama
komputer pribadi
peladen
ponsel cerdas
sistem terbenam
superkomputer
Tersedia dalam
Multi-bahasa
Tipe
kernel
Monolitik
Ruang pengguna
GNU
Lisensi
GNU GPLv2
Situs web resmi
www
.kernel
.org
Linux
adalah keluarga
sistem operasi
mirip Unix
yang didasarkan pada
kernel Linux
sebuah
kernel
sistem operasi
yang pertama kali dikembangkan oleh
Linus Torvalds
pada 1991.
Kernelnya dirilis di bawah lisensi
bebas dan sumber terbuka
GNU GPL versi 2
memungkinkan siapapun untuk mengubah dan menyebarkan ulang kernel dengan perangkat lunak lainnya yang dibutuhkan menjadi sebuah
distribusi Linux
Aslinya diperuntukkan untuk
komputer pribadi
berarsitektur
Intel x86
, Linux telah dikembangkan dan dirilis ke berbagai
platform komputer
lebih banyak daripada sistem operasi lainnya.
Dalam arti harfiah, Linux merujuk pada kernelnya itu sendiri.
10
Beberapa orang, terutama dari anggota
Yayasan Perangkat Lunak Bebas
(FSF) seperti
Richard Stallman
, merujuk Linux sebagai
GNU/Linux
karena banyak alat-alat yang digunakan untuk menunjang
utilitasnya
berasal dari
Proyek GNU
besutan Stallman.
Ini memunculkan kontroversi terkait nama tersebut
11
Sejak pertengahan 1990-an hingga 2000-an,
12
Linux menjadi sistem operasi yang mengungguli pasar
peladen
13
komputasi awan
14
dan
superkomputer
(dan sejak 2017, Linux adalah sistem operasi yang satu-satunya digunakan dalam daftar superkomputer
TOP500
).
15
Linux juga mendominasi di pasar
ponsel
melalui sistem operasi
Android
buatan
Google
(tetapi memiliki sedikit GNU
16
), yang digunakan sekitar 71 persen secara global per 2024.
17
18
Dalam beberapa tahun terakhir, Linux semakin banyak digunakan di
komputer pribadi
meskipun
Windows
tetap mendominasi.
19
20
21
Sejarah
sunting
sunting sumber
Cikal bakal
sunting
sunting sumber
Artikel utama:
Unix
dan
mirip Unix
Unix
adalah sistem operasi yang pertama kali dikembangkan pada 1969 di
Bell Laboratories
oleh sebuah kelompok dari
AT&T
Dennis Ritchie
dan
Ken Thompson
, pengembang utamanya, adalah bagian dari kelompok ini.
22
Unix bermula dari frustrasi para anggota proyek sistem operasi Multics akan ukuran dan kerumitannya. Ritchie dan Thompson, bersama
Douglas McIlroy
dan Joe Ossanna, mulai mengerjakan alternatif baru dari Multics.
Sistem berkas
dan
komunikasi antar proses
adalah salah satu implementasi utama yang membawa pada pengembangan pertama Unix.
23
Unix kemudian menjadi cukup populer karena dirancang dengan baik dan bisa diportasi ke beberapa
platform
. Pada waktu itu juga Unix memiliki fitur-fitur inovatif yang tidak dimiliki oleh sistem operasi lain. Namun, Unix adalah
perangkat lunak tidak bebas dan berpemilikan
sehingga untuk menggunakannya harus membeli lisensinya terlebih dahulu. Sejak itu, perusahaan dan universitas yang menaruh minat mulai mengembangkan
sistem operasi yang kerjanya mirip Unix
22
Beberapa usaha ini adalah
Proyek GNU
dan
MINIX
Proyek GNU
dimulai pada 1984 oleh
Richard Stallman
. Proyek ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang serasi (
compatible
) dengan Unix dan secara total terdiri atas
perangkat lunak bebas
24
Pada 1985,
Richard Stallman
mendirikan
Yayasan Perangkat Lunak Bebas
(FSF) dan mengembangkan
Lisensi Publik Umum GNU
. Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi telah diselesaikan pada 1990, tetapi kernel masih belum ada.
25
MINIX
adalah sistem operasi mirip Unix yang dirilis oleh
Andrew S. Tanenbaum
pada 1987 untuk menbantunya mengajari mata kuliah sistem operasi di
Vrije Universiteit
26
Kode sumber
MINIX versi 1.0 tercantum dalam bukunya
Operating Systems: Design and Implementation
. Walaupun mudah didapatkan, pengubahan dan distribusi ulang tidak diperbolehkan pada saat itu. Hak cipta dari kode sumbernya termasuk ke dalam hak cipta dari bukunya yang dipublikasikan oleh
Prentice Hall
27
Pengembangan
sunting
sunting sumber
Linus Torvalds
Linux dimulai pertama kali pada 25 Agustus 1991 oleh
Linus Torvalds
sebagai proyek hobi komputernya. Ia mengumumkan Linux di
kelompok diskusi
comp.os.minix
. Saat itu ia sedang menempuh jurusan
ilmu komputer
di
Universitas Helsinki
28
29
Linux pada waktu itu dirilis di bawah lisensi
berpemilik
oleh Torvalds, yang melarang penggunaan komersial. Namun, ia menyadari bahwa ini akan menghambat kemajuan pengembangan dan ia ingin para pengembang lain punya kebebasan untuk ikut mengembangkan Linux. Maka, Linux dirilis di bawah
Lisensi Publik Umum GNU
pada Januari 1992.
30
Nama dan merek dagang
sunting
sunting sumber
Awalnya, Linus ingin menamai proyeknya sebagai "Freax",
lakuran
dari "Free Unix". Ia juga mempertimbangkan nama "Linux", nama kerja yang ia gunakan. Namun, ia khawatir nama "Linux" dianggap menguntungkan pribadi dan proyeknya tidak akan ditanggapi dengan serius. Pada akhirnya, seorang pengelola FTP bernama Ari Lemmke melihat nama "Freax" tidak cocok dan memilih "Linux" sebagai nama untuk diunggah secara daring.
31
32
Pada tahun
1992
, Torvalds menjelaskan bagaimana ia mengeja kata
Linux
'li' dieja dengan bunyi [ee] pendek, 'nux' juga pendek, non-diftong, seperti dalam
pUt
. Linux hanya merupakan nama kerja untuk sesuatu, dan karena saya menulisnya untuk menggantikan minix di sistemku, hasilnya adalah apa adanya... linus' minix menjadi linux.
Torvalds membuat sebuah contoh audio yang berisi suara bagaimana pengejaannya dalam
bahasa Inggris
dan Swedia.
33
Namun, sebuah wawancara dari
film dokumenter
Revolution OS
(2001) mengindikasikan bahwa cara pengejaannya sedikit berubah.
34
Dalam bahasa Inggris, banyak orang cenderung mengeja Linux sebagai
[ˈlɪnʊks]
atau
[ˈlɪnəks]
Di
Amerika Serikat
Linux
adalah
merek dagang
terdaftar atas nama Linus Torvalds.
35
36
Sebelumnya tidak yang mendaftarkannya, tetapi pada 15 Agustus 1994, seseorang bernama William R. Della Croce Jr. mengajukan merek dagang
Linux
di bawah namanya sendiri, kemudian menuntut pembayaran royalti dari pengembang distribusi Linux. Torvalds dan beberapa organisasi yang terkena mengambil tindakan dengan melayangkan gugatan terhadap merek dagang Della Croce. Gugatan dimenangkan Torvalds, dan pada 1997 kasus ditutup dengan pemberian merek kepada Linus Torvalds.
37
Pertentangan
sunting
sunting sumber
Pada 1992, Tanenbaum menulis sebuah artikel di
Usenet
, mengklaim bahwa Linux sudah ketinggalan zaman. Ia mengkritik Linux sebagai sebuah sistem operasi
monolitik
dan terlalu terpaku dengan arsitektur x86 sehingga tidak bersifat
portable
, menggambarkannya sebagai sebuah "kesalahan mendasar".
38
Tanenbaum menyarankan bahwa mereka yang menginginkan sebuah sistem operasi modern harus melihat pada rancangan yang berdasarkan
mikrokernel
. Tulisan tersebut menekankan tanggung jawab Torvalds yang berujung kepada sebuah
debat
tentang rancangan kernel monolitik dan mikrokernel.
38
Linus Torvalds pernah mengatakan bahwa jika kernel GNU sudah tersedia pada saat itu (pada 1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis versinya sendiri.
39
Desain
sunting
sunting sumber
Linux menggunakan
kernel monolitik
dengan desain modul (bisa memuat
modul kernel
). Desain monolitik memungkinkan Linux untuk menangani
sistem berkas
penggerak perangkat
jaringan
, dan
periferal
40
Banyak fungsi-fungsi tingkat tinggi di Linux ditangani oleh proyek-proyek terpisah yang berintegrasi dengan kernel.
Userland
GNU merupakan sebuah bagian penting dari sistem Linux yang menyediakan
shell
dan
peralatan-peralatan
yang menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel, peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah
antarmuka pengguna grafis
yang dapat digunakan, umumnya berjalan di atas
X Window System
Karena pada dasarnya Linux adalah
kernel
, maka seiring berkembangnya teknologi, berbagai komponen dimasukkan dalam sistem Linux. Di antaranya adalah:
Pemuat pengebutan
. Contohnya adalah
GNU GRUB
SYSLINUX
, dan
Libreboot
. Program ini memungkinkan Linux untuk dimuat di
RAM
atau
ROM
setelah komputer dinyalakan dan
firmware
seperti
BIOS
selesai diinisialisasi. Pemuat ini terletak di
MBR
41
Program
init
. Init biasanya digunakan di sistem operasi
mirip Unix
. Program ini adalah program pertama yang diluncurkan Linux untuk memulai proses lainnya seperti proses
log masuk
LightDM
. Hampir semua
distro Linux
mengggunakan
systemd
sebagai init-nya, sementara
Chrome OS
menggunakan
Upstart
42
43
Pustaka perangkat lunak
, yang diperlukan untuk menjalankan
aplikasi-aplikasi
GNU C Library
(glibc) adalah pustaka GNU yang dipakai oleh kernel Linux. Di samping itu,
SDL
adalah contoh pustaka untuk aplikasi
multimedia
Perintah Unix
, dengan
GNU Core Utils
sebagai standar impelementasi perintah Unix. Terdapat juga implementasinya untuk
sistem benam
, seperti
BusyBox
Pustaka widget
, adalah pustaka untuk membangun
antarmuka pengguna grafis
untuk aplikasi. Berbagai pustaka tersedia di Linux, seperti
GTK
Qt
, dan
wxWidgets
Sistem manajemen paket
, untuk mengatur
paket
yang akan dipasang ke Linux. Contohnya adalah
APT
DNF
Antarmuka pengguna
sunting
sunting sumber
Artikel utama:
Antarmuka pengguna
Fluxbox yang berjalan di
Arch Linux
Linux dapat dikendalikan oleh satu atau lebih
antarmuka baris perintah
command line interface
atau CLI) berbasis teks,
antarmuka pengguna grafis
graphical user interface
atau GUI, yang umumnya merupakan konfigurasi bawaan untuk versi
desktop
).
Pada komputer meja,
GNOME
KDE
dan
Xfce
merupakan antarmuka pengguna yang paling populer,
44
walaupun terdapat sejumlah varian antarmuka pengguna. Antarmuka pengguna yang paling populer berjalan di atas
X Window System
(X), yang menyediakan
transparansi jaringan
yang memperolehkan sebuah aplikasi grafis berjalan di atas satu mesin tetapi ditampilkan dan dikontrol di mesin yang lain.
GUI yang lain memiliki
X window manager
seperti
FVWM
Enlightenment
Fluxbox
Icewm
dan
Window Maker
. Manajer jendela menyediakan kontrol untuk penempatan dan penampilan dari jendela-jendela aplikasi individual serta interaksi dengan sistem jendela X.
Sebuah sistem Linux umumnya menyediakan sebuah
antarmuka baris perintah
lewat sebuah
shell
, yang merupakan cara tradisional untuk berinteraksi dengan sebuah sistem Unix. Sebuah
distro Linux
yang dikhususkan untuk lingkungan
peladen
mungkin hanya memiliki CLI sebagai satu-satunya antarmuka. Sebuah sistem yang tidak memiliki
monitor
hanya dapat dikontrol melalui baris perintah lewat protokol seperti
SSH
atau
telnet
Kebanyakan komponen tingkat rendah Linux, seperti
userland
GNU, menggunakan CLI secara ekslusif. CLI cocok untuk digunakan pada lingkungan otomasi tugas-tugas yang repetitif atau tertunda, dan menyediakan
komunikasi inter-proses
yang sangat sederhana. Sebuah program
emulator terminal
grafis sering digunakan untuk mengakses CLI dari sebuah Linux desktop.
Penggunaan komersil dan populer
sunting
sunting sumber
Red Hat Enterprise Linux
, produk utama Red Hat
Red Hat Inc.
dan
SUSE GmbH
adalah dua perusahaan teknologi terkenal yang menyediakan dukungan komersial dan menjual produk Linux bagi
perusahaan
yang ingin menggunakan Linux.
Sekarang, Linux banyak digunakan di berbagai sistem, terutama penggunaannya di
peladen
karena pemasangan aplikasi peladen yang aman dan fleksibel, seperti
Apache HTTP Server
dan
Nginx
dengan basis data
MySQL
MariaDB
, dan
PostgreSQL
serta bahasa sisi peladennya seperti
Python
PHP
, dan
Perl
. Semua
superkomputer
dalam daftar
TOP500
berjalan dengan Linux.
45
Mungkin kesuksesan Linux di pasar konsumen adalah ranah
ponsel
, dengan
Android
mendominasi sebesar 74.6% di pangsa pasar.
46
Meskipun di
dunia barat
, versi Google Android lebih populer, penggunaan
AOSP
mulai meningkat di
Asia Tenggara
seperti
Malaysia
Indonesia
Filipina
Thailand
47
Berbagai vendor juga menggunakan AOSP untuk membangun Android versinya sendiri, seperti
Xiaomi
dengan
MIUI
Pengembangan
sunting
sunting sumber
Artikel utama:
Distribusi Linux
Sebuah ringkasan sejarah sistem operasi
mirip Unix
. Walaupun Linux memiliki konsep dan desain arsitektur yang sama, ia tidak terikat langsung dengan
Unix
Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada
kernel Linux
dan komponen-komponennya yang
bebas
dan
terbuka
. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak
bebas
dan
sumber terbuka
berdasarkan prinsip-prinsip
copyleft
, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian
copyleft
harus juga merupakan
copyleft
. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum,
GNU GPL
, adalah sebuah bentuk
copyleft
, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari
proyek GNU
Kebanyakan sistem Linux patuh pada standar
POSIX
48
SUS
49
ISO
, dan
ANSI
EulerOS
dan
Inspur K-UX
, masing-masing dibuat oleh
Huawei
dan
Inspur
, adalah distribusi Linux yang disertifikasi POSIX dan SUS.
50
51
Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengizinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan
distribusi Linux
Sebuah
distribusi Linux
, yang umum disebut dengan "distro", adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial. Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan
aplikasi
dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.
Komunitas
sunting
sunting sumber
Linux dikendalikan oleh pengembang dan komunitas penggunanya. Beberapa vendor mengembangkan dan mendanai distribusi mereka sendiri dengan dasar kesukarelaan.
Debian
merupakan contoh yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi komersialnya seperti yang
Red Hat
lakukan dengan
Fedora
Di banyak kota dan wilayah, asosiasi lokal yang dikenal dengan nama
Kelompok Pengguna Linux
Linux Users Group
atau LUG) mempromosikan Linux dengan mengadakan pertemuan, demonstrasi, pelatihan, dukungan teknis dan instalasi sistem operasi Linux secara gratis. Ada banyak juga komunitas
Internet
yang menyediakan dukungan terhadap pengembang dan pengguna Linux. Banyak proyek distribusi dan perangkat lunak sumber terbuka yang memiliki ruang percakapan
IRC
atau
newsgroup
Forum daring
merupakan bentuk lain untuk mendapatkan dukungan, contohnya
LinuxQuestions.org
dan
Ubuntu Forum
. Distribusi Linux memiliki
milis
dengan pembagian topik seperti penggunaan atau pengembangan.
Ada beberapa situs web teknologi yang berfokuskan kepada Linux.
Linux Weekly News
adalah sebuah cernaan mingguan dari berita-berita yang berkaitan dengan Linux. Sementara itu
Linux Journal
merupakan majalah Linux daring yang dirilis setiap bulan.
Slashdot
adalah situs web berita yang berhubungan dengan teknologi yang memiliki banyak berita tentang Linux dan perangkat lunak bebas.
Groklaw
memiliki berita mendalam tentang kemajuan Linux dan memiliki banyak artikel yang berhubungan dengan kernel Linux serta hubungannya dengan
GNU
dalam
proyek GNU
Majalah
Linux cetakan umumnya memiliki
cakram sampul
yang memuat perangkat lunak atau bahkan distribusi Linux lengkap.
52
53
Walaupun Linux secara umum tersedia secara gratis, beberapa perusahaan besar menjalani model bisnis yang terdiri dari penjualan, dukungan dan kontribusi terhadap Linux dan perangkat lunak bebas; ini termasuk
Dell
IBM
HP
Sun Microsystems
Novell
, dan
Red Hat
. Lisensi perangkat lunak bebas di mana digunakan Linux secara eksplisit mengakomodasi komersialisasi; hubungan antara Linux dan vendor-vendor individual dapat dilihat sebagai suatu
simbiosis
. Satu model bisnis yang umum dari pemasok komersial yaitu dengan mengenakan biaya atas dukungan khususnya terhadap pengguna-pengguna kalangan bisnis. Sejumlah perusahaan menawarkan versi bisnis dari distribusi Linux mereka, antara lain berupa dukungan atas paket-paket tak bebas dan alat bantu untuk mengatur sejumlah besar instalasi atau untuk memudahkan tugas-tugas administratif. Model bisnis yang lain adalah dengan memberikan perangkat lunak secara gratis untuk penjualan
perangkat keras
Pemrograman di Linux
sunting
sunting sumber
KDevelop
versi 5
Sebagian besar distribusi Linux mendukung banyak
bahasa pemrograman
. Secara historis, Linux lebih dekat ke
proyek GNU
berkat pengembangan Linux itu sendiri. Karena itu,
GNU
menyediakan
GNU Toochain
yang berisi koleksi peralatan pengembangan seperti
GCC
glibc
autotools
, dan
GDB
54
Linux juga memiliki dukungan untuk
Perl
Ruby
Python
dan
bahasa pemrograman dinamis
lainnya. Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum tetapi tetap mendapat dukungan di Linux antara lain adalah
C#
dengan proyek
Mono
yang disponsori oleh
Novell
, dan
Scheme
. Sejumlah
Java Virtual Machine
dan peralatan pengembang jalan di Linux termasuk Sun Microsystems JVM (
HotSpot
), dan J2SE RE IBM, serta proyek-proyek sumber terbuka lainnya seperti
Kaffe
. Dua kerangka kerja utama untuk pengembangan aplikasi grafis di Linux adalah
GNOME
dan
KDE
. Proyek-proyek ini berbasiskan
GTK+
dan
Qt
. Keduanya mendukung beragam bahasa pemrograman. Untuk
Integrated development environment
terdapat
Anjuta
Code::Blocks
Eclipse
KDevelop
Lazarus
MonoDevelop
NetBeans
, dan
Omnis Studio
, sedangkan penyunting teks yang telah lama tersedia adalah
Vim
dan
Emacs
55
Pengembangan web
juga didukung Linux.
Google Chrome
dan
Opera
tersedia untuk Linux, sementara untuk peramban berbasis
WebKit
terdapat
GNOME Web
meskipun tidak memiliki beberapa API khusus
Safari
sepeti
Apple
Pay.
56
Node.js
memiliki
manajer paket
yang bekerja di kebanyakan distro Linux, seperti
NPM
Yarn
, dan
PNPM
57
Penggunaan
sunting
sunting sumber
Linux, atau distribusi Linux, bisa dipasang sebagai sistem operasi komputer satu-satunya, tetapi juga bisa dipasang bersamaan dengan sistem operasi yang sudah ada tanpa perlu menghapusnya.
58
Linux juga bisa
dicoba tanpa harus memasangnya terlebih dahulu
dari
perangkat USB
atau media penyimpanan memori lainnya, sehingga dalam beberapa kasus bisa digunakan untuk memulihkan
sistem yang mogok
59
Linux adalah sistem operasi yang di-
porting
secara luas. Kernel Linux awalnya didisain hanya untuk
mikroprosesor
Intel 80386
, sekarang kernel Linux telah jalan di beragam
arsitektur komputer
antara lain di perangkat
handheld
iPAQ
berbasis ARM
komputer mainframe
IBM
System z9
, dari peralatan berupa
telepon bergerak
hingga
superkomputer
60
Terdapat distribusi yang dikhususkan untuk sejumlah kecil arsitektur.
Fork
kernel
ELKS
dapat dijalankan di
mikroprosesor
16-bit
Intel 8086
atau
Intel 80286
, sementara
fork
kernel
µClinux
dapat dijalankan di atas sistem yang tidak memiliki sebuah
unit manajemen memori
Komputer meja
sunting
sunting sumber
Artikel utama:
Linux untuk komputer meja
Linux Mint
22 "Wilma" dengan desktop Cinnamon.
Meskipun penyempurnaan terjadi dengan lambat, pengguna Linux sebagai sistem operasi komputer meja terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Pada Juli 2025,
Pemerintah Amerika Serikat
mencatat bahwa sekitar 6% pengunjung situs webnya menggunakan Linux.
61
Walaupun masih terdapat kekurangan dalam hal portasi Linux untuk beberapa perangkat lunak
macOS
dan
Windows
untuk domain seperti
penerbitan desktop
62
dan
audio profesional
63
64
65
aplikasi yang secara kasar sama dengan aplikasi-aplikasi untuk Mac dan Windows tersebut tersedia di Linux.
66
Kebanyakan
distribusi Linux
menyediakan sebuah program untuk melihat daftar ribuan
perangkat lunak bebas
yang telah diuji dan dikonfigurasi untuk sebuah distribusi yang spesifik. Program-program bebas ini dapat diunduh dan diinstal dengan satu klik tetikus dan sebuah tanda tangan digital menjamin bahwa tidak ada seorangpun yang menambahkan
virus
atau
spyware
ke program-program tersebut.
Banyak
perangkat lunak bebas
yang populer di Linux juga tersedia di
Windows
, seperti
Pidgin
Apache OpenOffice
, dan
GIMP
. Jumlah perangkat lunak
milik perorangan
di Linux juga semakin bertambah seperti
Adobe Flash Player
Acrobat Reader
Matlab
Nero Burning ROM
Opera
RealPlayer
, dan
Skype
67
Dalam animasi dan efek visual, terdapat juga perangkat lunak di Linux seperti halnya Windows seperti
AutoDesk Maya
, Softimage XSI dan
Apple Shake
CrossOver
merupakan perangkat lunak berbayar berbasis proyek sumber terbuka
Wine
yang dapat menjalankan versi lama dari
Microsoft Office
dan
Adobe Photoshop
Microsoft Office 2007
dan Adobe Photoshop CS3 diketahui dapat dijalankan melalui layar ini
68
69
Kinerja Linux sebagai sistem operasi komputer meja adalah masalah yang diperdebatkan. Pada 2007, pengembang Con Kolivas berpendapat bahwa komunitas Linux terlalu mementingkan pengembangan Linux untuk penggunaan
peladen
dengan mengorbankan kinerja untuk komputer meja, sehingga ia memutuskan untuk keluar dari pengembangan kernel.
70
Selanjutnya, pengembang Artem S. Tashkinov menulis masalah-masalah yang menghambat Linux menjadi bersahabat untuk komputer. Ia memperbaruinya secara berkala.
71
Hak cipta dan merek dagang
sunting
sunting sumber
Linux kernel dan sebagian besar perangkat lunak GNU menggunakan
GNU General Public License
(GPL) sebagai basis lisensinya. GPL mengharuskan siapapun yang mendistribusikan kernel linux harus membuat kode sumber (dan semua modifikasi atas itu) tersedia bagi pengguna dengan kriteria yang sama. Tahun 1997, Linus Torvald menyatakan, “Menjadikan Linux berbasis GPL sungguh merupakan hal terbaik yang pernah saya lakukan.”
72
Komponen penting lain dalam sistem Linux diizinkan menggunakan lisensi selain dari GPL; banyak pustaka menggunakan
GNU Lesser General Public License
(LGPL), varian GPL yang lebih moderat, dan sistem
X Window System
menggunakan
MIT License
Torvalds telah menyatakan ke publik bahwa ia tidak akan memindahkan lisensi kernel Linux yang saat ini menggunakan GPL versi 2 ke GPL versi 3, yang ditembangkan pada pertengahan tahun 2007, dengan alasan beberapa ketentuan yang terdapat pada lisensi baru tersebut melarang penggunaan perangkat lunak dalam
manajemen hak digital
(DRM).
73
74
Penelitian yang dilakukan pada tahun 2001 terhadap
Red Hat Linux
7.1 menemukan bahwa
distro
perangkat lunak tersebut terdiri atas 30 juta baris kode. Dengan menggunakan algoritma
model biaya konstruktif
, penelitian itu memperkirakan bahwa distro tersebut membutuhkan waktu kira-kira delapan ribu tahun kerja untuk mengembangkannya. Menurut penelitian tersebut, jika semua elemen dari perangkat lunak tersebut dikembangkan dengan cara konvensional dalam artian sebagai perangkat lunak tertutup, pengembangan distro tersebut akan menelan biaya sebesar 1,08 miliar dolar (basis nilai tukar dolar tahun 2000) untuk dikembangkan di Amerika Serikat.
75
Sebagian besar kode (71%) ditulis dengan menggunakan
bahasa pemrograman
, tetapi banyak bahasa lainnya juga ikut terlibat seperti
C++
Assembly
Perl
Python
Fortran
, dan berbagai bahasa skrip lain. Lebih dari separuh dari seluruh kode dilisensikan di bawah naungan GPL. Kernel linux itu sendiri terdiri atas 2,4 juta baris kode, atau sekitar 8% dari total keseluruhan.
75
Penelitian lainnya menghasilkan analisis yang sama terhadap distro Debian GNU/Linux versi 4.0.
76
Distro tersebut terdiri atas lebih dari 283 juta baris kode, dan penelitian tersebut memperkirakan biaya pengembangan yang dibutuhkan sebesar 5,4 miliar euro jika dikembangkan sebagai perangkat lunak tertutup.
Maskot
sunting
sunting sumber
Artikel utama:
Tux
Tux
adalah maskot resmi
kernel Linux
dan simbol umum Linux. Tux dibuat oleh Larry Ewing pada tahun 1996 dengan
GIMP
77
Distribusi Linux
sunting
sunting sumber
Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai
distro
) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (
installer program
).
Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (
shell
), dan aturcara utilitas seperti pustaka (
libraries
),
kompilator
, dan
penyunting
editor
). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari
BSD
dan sistem grafik-X (
X-Window System
). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.
Contoh-contoh distribusi Linux yang terkenal:
Ubuntu
dan derivatifnya:
Kubuntu
Xubuntu
Lubuntu
Debian
Fedora
CentOS
Kali Linux
Slackware
openSUSE
Red Hat Linux
ClearOS
Gentoo Linux
Arch Linux
Linux Mint
elementary OS
Manjaro
Aplikasi sistem operasi Linux
sunting
sunting sumber
Pengguna Linux, yang pada umumnya memasang dan melakukan sendiri konfigurasi terhadap sistem, lebih cenderung mengerti teknologi dibanding pengguna Microsoft Windows atau Mac OS. Mereka sering disebut
hacker
atau
geek
. Namun
stereotipe
ini semakin berkurang dengan peningkatan sifat ramah-pengguna Linux dan makin luasnya pengguna distribusi. Linux telah membuat pencapaian yang cukup baik dalam pasaran komputer server dan komputer tujuan khusus, seperti mesin render gambar dan server web. Linux juga mulai populer dalam pasaran komputer
desktop
Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server
LAMP
, kependekan dari Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP/Python. LAMP telah mencapai popularitas yang luas di kalangan pengembang Web.
Linux juga sering digunakan sebagai
sistem operasi embeded
. Biaya pengadaan Linux yang murah memungkinkan penggunaannya dalam peralatan seperti
simputer
, yaitu komputer berbiaya rendah yang ditujukan pada penduduk berpendapatan rendah di
Negara-negara berkembang
Dengan lingkungan
desktop
seperti
KDE
dan
GNOME
, Linux menawarkan antarmuka pengguna yang lebih menyerupai
Apple Macintosh
atau Microsoft Windows daripada
antarmuka baris teks
seperti Unix. Oleh karena itu, lebih banyak program grafik dapat ditemui pada Linux yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utilitas komersial.
Pasar serta kemudahan pemakaian
sunting
sunting sumber
Gambar Sistem Operasi Ubuntu 22.04 LTS Jammy Jellyfish
Saat ini, linux yang pada awalnya hanya merupakan sistem operasi yang digunakan oleh peminat komputer, telah menjadi sistem yang lebih mudah digunakan (
user-friendly
), dilengkapi dengan antarmuka grafis dan ketersediaan berbagai macam aplikasi yang lebih mirip dengan sistem operasi lainnya, daripada hanya sebatas baris perintah Unix. Namun kesan ini telah menimbulkan banyak kritikan, termasuk dari pendukung Linux. Mereka berpendapat bahwa Linux dan proyek program bebas masih belum mencapai faktor "kemudahanan dalam pemakaian" yang memuaskan. Persoalan tentang kemudahan Linux dibanding
Windows
atau
Macintosh
masih menjadi isu perdebatan yang hangat. Pasaran Linux pada segmen komputer meja masih lebih kecil tetapi semakin berkembang. Menurut Lembaga Penyelidikan Pasaran IDC, besar pasaran Linux pada tahun 2002 adalah 25% pada segmen server, dan 2.8% pada
Terdapat berbagai kajian yang dilakukan terbatas biaya serta kemudahanan Linux.
Relevantive
(sebuah lembaga berpusat di Berlin, yang mengkhususkan diri dalam riset lembaga tentang ke'mudahan'an program, serta servis web) telah membuat kesimpulan bahawa ke-dapatpakai-an Linux dalam pekerjaan dengan menggunakan komputer meja adalah
hampir sama dengan Windows XP
. Bagaimanapun, kajian oleh IDC (yang dibiayai oleh Microsoft) mengklaim bahwa Linux mempunyai biaya pemilikan (
Total Cost of Ownership
) yang lebih tinggi dibanding Windows.
Linux juga sering dikritik karena jadwal penembangannya yang tidak dapat diduga. Secara langsung, menyebabkan minat penggunaan linux pada lapisan pengguna Enterprise lebih kecil dibandingkan sistem operasi lain (Sumber:Marcinkowski, 2003). Di samping itu, ragam pilihan distribusi Linux yang cukup banyak juga dikatakan membingungkan konsumer, dan vendor program.
Instalasi
sunting
sunting sumber
Proses instalasi Linux yang sukar sering kali menjadi penghalang bagi pengguna baru, tetapi proses ini sekarang sudah menjadi lebih mudah. Dengan penerimaan Linux oleh beberapa pabrikan
komputer pribadi
besar, komputer terpasang (
built up
) dengan distribusi Linux siap pakai saat ini banyak tersedia. Selain itu, terdapat juga distribusi Linux yang dapat dijalankan (
boot
) secara langsung dari cakram optik (
CD
) tanpa perlu diinstalasi ke cakram keras (
hard disk
); hal ini dikenal dengan istilah
Live CD
. Contoh distribusi dalam bentuk Live CD adalah
Knoppix
/Gnoppix, Kubuntu/
Ubuntu
dan Gentoo. Saat ini hampir semua distribusi Linux menyediakan versi Live CD untuk produknya.
ISO image
untuk cakram optik untuk distribusi Linux tersebut biasanya dapat diunduh dari
Internet
, dibakar ke CD, dan selanjutnya dapat digunakan sebagai CD yang siap untuk proses
boot
. Bahkan ISO image untuk beberapa distro dapat langsung dijalankan tanpa perlu membakar kedalam CD/DVD.
Instalasi Linux juga merupakan instalasi berupa
suite
, yaitu di mana penginstalasian tersebut secara otomatis menginstalasi program-program standar, seperti pemutar
MP3
Office Suite
, dan pengolah gambar.
Konfigurasi
sunting
sunting sumber
Konfigurasi setelan Linux dan aplikasi di atasnya banyak yang dilakukan lewat berkas teks di
direktori
/etc
. Pada perkembangan selanjutnya, utilitas seperti Linuxconf dan GNOME System Tools memudahkan pekerjaan ini lewat antarmuka grafik. Kendati demikian, baris perintah (
command line
) tetap merupakan cara yang paling umum digunakan.
Dukungan
sunting
sunting sumber
Dukungan bagi Linux biasanya didapatkan melalui
peer
(dalam konteks ini maksudnya kelompok pengguna linux/
KPLI
) - pengguna Linux lain di dalam forum internet,
IRC
newsgroup
dan
mailing list
. Kelompok Pengguna Linux (LUG,
Linux User Group
) telah didirikan di seluruh dunia untuk membantu pengguna lokal, pengguna baru, dan pengguna berpengalaman. Di Indonesia kelompok ini tergabung dalam
KPLI
daerah seperti
KPLI Jakarta
KPLI Bandung
Diarsipkan
2010-08-17 di
Wayback Machine
KPLI NTB
Diarsipkan
2021-01-19 di
Wayback Machine
KPLI Palu
Diarsipkan
2017-05-12 di
Wayback Machine
dan masih banyak lainnya. Bantuan termasuk instalasi, penggunaan, pengadaan serta menggalakkan pengembangan sistem Linux.
Dukungan resmi Linux di Indonesia dapat diperoleh di
Linux User Group (LUG) Indonesia
Diarsipkan
2007-11-14 di
Wayback Machine
atau
Diarsipkan
2021-01-26 di
Wayback Machine
atau
Diarsipkan
2011-09-03 di
Wayback Machine
Dukungan komersial bagi distribusi Linux secara umum menggunakan model bisnis dengan menyediakan dukungan teknis. Dukungan pihak ketiga juga sudah tersedia.
Litigasi
sunting
sunting sumber
Artikel utama:
SCO vs IBM
Pada Maret 2003
Grup SCO
(SCOG -
SCO Group
) telah mengeluarkan gugatan terhadap
IBM
yang mengklaim bahwa IBM telah memasukkan sebagian besar bahan intelektual milik SCOG (kode sumber) ke dalam kernel Linux, padahal ini merupakan pelanggaran terhadap lisensi IBM untuk menggunakan UNIX. Disebutkan bahwa lisensi tersebut dipegang oleh Kelompok SCO. Tambahan lagi, Kelompok SCO juga telah mengirim surat kepada beberapa lembaga dan memberi ancaman tentang penggunaan Linux tanpa lisensi dari kelompok SCO akan menerima tindakan dari mereka. Kelompok SCO juga mengeluarkan pernyataan pada media massa bahwa mereka akan menggugat pengguna Linux selanjutnya. Kontroversi ini telah mencetus beberapa kecaman oleh Kelompok SCO terhadap
Novell
DaimlerChrysler
, dan
AutoZone
, selain gugatan balik oleh
Red Hat
dan pihak lain terhadap SCOG.
Lihat pula
sunting
sunting sumber
Portal Linux
UNIX
Linux untuk perangkat seluler
Distribusi Linux
dan
Live CD
Proyek Dokumentasi Linux
Driver
Perkakasan Terbuka
Linux
WINE
—Lapisan kompatibilitas dengan
Microsoft Windows
untuk sistem Unix/Linux
Asal-usul Istilah Komputer
Proyek Bengkel Linux
Referensi
sunting
sunting sumber
"The Top 10 Developers and Companies Contributing to the Linux Kernel in 2015-2016"
The Linux Foundation
(dalam bahasa American English). 2016-08-22
. Diakses tanggal
2021-06-21
Das, Ankush (2021-01-05).
"Guess Who Contributed the Most to Linux Kernel 5.10 Development? It's Huawei (and Intel)"
It's FOSS News
(dalam bahasa American English)
. Diakses tanggal
2021-06-21
Bhartiya, Swapnil (2016-09-21).
"Linus Torvalds Confirms the Date of the First Linux Release"
Linux Magazine
(dalam bahasa American English)
. Diakses tanggal
2021-06-20
Eckert, Jason (2012-07-24).
Linux+ Guide to Linux Certification
(dalam bahasa Inggris). Cengage Learning. hlm.
33.
ISBN
978-1-133-41662-3
. Diakses tanggal
2021-06-20
The shared commonality of the kernel is what defines Linux; the differing OSS applications that can interact with the common kernel are what differentiates Linux distributions
Pemeliharaan CS1: Status URL (
link
Vaughan-Nichols, Steven (2011-04-13).
"Twenty Years of Linux according to Linus Torvalds"
ZDNET
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2025-01-10
"Frequently asked questions"
The Linux Kernel Archives
. Diakses tanggal
2025-01-11
Linux kernel is released under the terms of GNU GPL version 2 and is therefore Free Software as defined by the Free Software Foundation.
Bidgoli, Hossein, ed. (2002).
Encyclopedia of Information Systems
. Vol.
3. California: Academic Press. hlm.
77–
80.
ISBN
978-0-12-227240-0
Pemeliharaan CS1: Status URL (
link
"What is a Linux Distribution?"
SUSE Defines
(dalam bahasa American English).
A Linux distribution, often shortened to Linux distro, is an operating system compiled from components developed by various open source projects and programmers. Each distribution includes the Linux kernel (the foundation of the operating system), the GNU shell utilities (the terminal interface and commands), the X server (for a graphical desktop), the desktop environment, a package management system, an installer and other services.
Levine, Barry (2013-08-26).
"Linux' 22th Birthday Is Commemorated - Subtly - by Creator"
SMG/CMSWire
(dalam bahasa Inggris). Simpler Media Group, Inc
. Diakses tanggal
2021-06-21
Originally developed for Intel x86-based PCs, Torvalds' "hobby" has now been released for more hardware platforms than any other OS in history.
"What is Linux?"
Opensource.com
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2021-06-21
The term "Linux" technically refers to just the Linux kernel. Most people refer to the entire operating system as "Linux" because to most users an OS includes a bundle of programs, tools, and services (like a desktop, clock, an application menu, and so on).
Stallman, Richard
"Linux and the GNU system"
Proyek GNU
. Diakses tanggal
2025-01-11
Hafner, Katie (1998-10-08).
"Mac, Windows And Now, Linux"
The New York Times
. Diakses tanggal
2025-01-11
Finley, Klint (2016-08-25).
"Linux Took Over the Web. Now, It's Taking Over the World"
Wired
(dalam bahasa American English).
ISSN
1059-1028
. Diakses tanggal
2021-06-21
Vaughan-Nichols, Steven (2019-06-30).
"Microsoft developer reveals Linux is now more used on Azure than Windows Server"
ZDNET
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2024-12-30
Vaughan-Nichols, Steven J. (2017-11-14).
"Linux totally dominates supercomputers"
ZDNet
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2021-06-21
Stallman, Richard.
"Android and Users' Freedom"
Proyek GNU
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2025-01-11
"Mobile Operating System Market Share Worldwide"
StatCounter GlobalStats
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2021-06-21
Says, Jymm (2020-09-03).
"Linux: 29 Years and Counting as a Powerhouse OS"
LinuxInsider
(dalam bahasa American English)
. Diakses tanggal
2021-06-21
Ayres, Jed (2018-10-08).
"Council Post: How Linux Is Changing The Face Of End-User Computing"
Forbes
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2022-04-28
Vaughan-Nichols, Steven J. (2020-05-06).
"Most popular operating systems of 2020: The more things change..."
ZDNet
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2022-04-28
Vaughan-Nichols, Steven.
"German state ditches Microsoft for Linux and LibreOffice"
ZDNET
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2024-12-29
Ardi, Calvin; Chu, Jonathan (2009-05-11).
"Introduction to UNIX"
(PDF)
Beginning Unix System Administration DeCal
Ritchie, D. M. (1979).
"The Evolution of the Unix Time-sharing System"
(PDF)
. Diakses tanggal
29 April
2022
Pemeliharaan CS1: Status URL (
link
Tentang Proyek GNU - Pengumuman Awal
"Overview of the GNU System"
Proyek GNU
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2024-12-29
"What is the relationship between MINIX and Linux? - Frequently Asked Questions"
MINIX 3 Wiki
. Diakses tanggal
2021-06-22
Tanenbaum, Andrew Stuart; Woodhull, Alfred (1997).
Operating Systems: Design and Implementation
New Jersey
: Prentice Hall.
ISBN
978-0-13-638677-3
Pemeliharaan CS1: Status URL (
link
"LINUX's History by Linus Torvalds"
Alan W Black
. Diakses tanggal
2019-05-03
Linus Benedict Torvalds
(1991-08-26).
What would you like to see most in minix?
".
comp.os.minix
(Web link)
Diambil pada 2025-11-02.
Torvalds, Linus.
"RELEASE NOTES FOR LINUX v0.12"
Kernel.org
. Diakses tanggal
2025-11-02
Vaughan-Nichols, Steven (2021-08-25).
"Linux turns 30: ​Linus Torvalds on his 'just a hobby' operating system"
ZDNET
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2025-09-02
Wirzenius, Lars (2023-04-12).
"The early days of Linux"
LWN.net
(dalam bahasa American English)
. Diakses tanggal
2025-09-02
"Linus pronouncing Linux in English and Swedish"
. Diakses tanggal
20 Januari
2007
"Linux Pronunciation"
. 2006-06-23
. Diakses tanggal
2007-01-20
"USPTO Assignments on the Web"
United States Patent and Trademark Office
. Diakses tanggal
2022-04-28
"Linus gets tough on Linux trademark"
InfoWorld
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2024-12-29
"Linux Timeline"
Linux Journal
. 2006-05-31
. Diakses tanggal
2022-04-28
Open Sources: Voices from the Open Source Revolution
, Januari
Vervloesem, Koen (201-07-07).
"The Hurd: GNU's quest for the perfect kernel"
LWN.net
. Diakses tanggal
2021-06-22
"architecture - Why is Linux called a monolithic kernel?"
Stack Overflow
. Diakses tanggal
2020-08-28
"Inside the Linux boot process"
web.archive.org
. 2013-10-17. Diarsipkan dari
asli
tanggal 2013-10-17
. Diakses tanggal
2020-08-28
comments, 16 Apr 2020 David BothFeed 234up 21.
"Learning to love systemd"
Opensource.com
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2020-08-28
Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (
link
"Software Architecture - The Chromium Projects"
sites.google.com
. Diakses tanggal
2020-08-28
"Debian popularity-contest program information"
. Diarsipkan dari
asli
tanggal 2012-02-02
. Diakses tanggal
2008-07-16
Prakash, Abhishek.
"Linux Runs all of the Top 500 Fastest Supercomputers"
(dalam bahasa American English)
. Diakses tanggal
2020-08-29
"Mobile Operating System Market Share Worldwide"
StatCounter Global Stats
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2020-08-28
"Google hoping to lure smaller manufacturers to Google's Android, over AOSP"
Android Authority
(dalam bahasa American English). 2014-10-21
. Diakses tanggal
2020-08-28
"POSIX.1 (FIPS 151-2) Certification"
. Diarsipkan dari
asli
tanggal 2012-02-26
. Diakses tanggal
2008-07-22
"How source code compatible is Debian with other Unix systems?"
Debian FAQ
. the Debian project. Diarsipkan dari
asli
tanggal 2011-10-16
. Diakses tanggal
2008-07-22
"Open Brand"
www.opengroup.org
. Diakses tanggal
2020-08-29
"Open Brand"
www.opengroup.org
. Diakses tanggal
2020-08-29
Linux Format
"Linux Format DVD contents"
. Diarsipkan dari
asli
tanggal 2007-08-07
. Diakses tanggal
2008-01-17
linux-magazine.com
"Current Issue"
. Diakses tanggal
2008-01-17
"Building and Installing the GNU Tool Chain"
www.nongnu.org
. Diakses tanggal
2020-08-27
Brockmeier, Joe.
"A survey of Linux Web development tools"
. Diarsipkan dari
asli
tanggal 2006-10-19
. Diakses tanggal
2006-12-16
"Linux on the desktop as a web developer"
Read the Tea Leaves
(dalam bahasa Inggris). 2020-05-10
. Diakses tanggal
2020-08-27
Kili, Aaron.
"3 Top Node.js Package Managers for Linux"
www.tecmint.com
(dalam bahasa American English)
. Diakses tanggal
2020-08-27
Wallen, Jack (2025-07-15).
"You can try Linux without ditching Windows first - here's how"
ZDNET
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2025-09-02
Brockemier, Joe (2010-04-01).
"A fast guide to system rescue using open tools"
Ars Technica
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2025-09-02
Advani, Prakash (
February 8
2004
).
"If I could re-write Linux"
. freeos.com
. Diakses tanggal
2007-01-23
Vaughan-Nichols, Steven (2025-07-17).
"Linux has over 6% of the desktop market? Yes, you read that right - here's how"
ZDNET
(dalam bahasa Inggris)
. Diakses tanggal
2025-09-02
Advani, Prakash (2000-10-27).
"Microsoft Office for Linux?"
FreeOS
. FreeOS Technologies (I) Pvt. Ltd
. Diakses tanggal
2008-02-03
Smith-Heisters, Ian (2005-10-11).
"Editing audio in Linux"
Ars Technica
. Ars Technica, LLC
. Diakses tanggal
2008-02-03
Lumma, Carl (April 2007).
"Linux: It's Not Just For Computer Geeks Anymore"
Keyboard Magazine
. New Bay Media, LLC
. Diakses tanggal
2008-02-03
James, Daniel (February 2004).
"Using Linux For Recording & Mastering"
Sound On Sound
. SOS Publications Group
. Diakses tanggal
2008-02-03
"The table of equivalents/replacements/analogs of Windows software in Linux"
"The Global Desktop Project, Building Technology and Communities"
. Diarsipkan dari
asli
tanggal 2006-04-26
. Diakses tanggal
2006-05-07
"Microsoft Office 2007"
CodeWeavers
. CodeWeavers Inc. 2007-11-25
. Diakses tanggal
2008-01-05
"Photoshop CS 3"
CodeWeavers
. CodeWeavers Inc. 2007-07-11
. Diakses tanggal
2008-01-05
Mills, Ashton.
"Why I quit: kernel developer Con Kolivas"
apcmag.com
. Diarsipkan dari
asli
tanggal 2010-07-07
. Diakses tanggal
2025-09-02
"Why Linux is not ready for the desktop, the final edition"
itvision.altervista.org
. Diakses tanggal
2025-09-02
"Interview dengan Linus Torvalds"
. Diarsipkan dari
asli
tanggal 2007-03-11
. Diakses tanggal
2007-09-13
Torvalds, Linus (2006-01-26).
"Re: GPL V3 and Linux ─ Dead Copyright Holders"
Linux Kernel Mailing List
Torvalds, Linus (2006-09-25).
"Re: GPLv3 Position Statement"
Linux Kernel Mailing List
Wheeler, David A (2002-07-29).
"More Than a Gigabuck: Estimating GNU/Linux's Size"
. Diarsipkan dari
asli
tanggal 2020-04-28
. Diakses tanggal
2006-05-11
Amor, Juan José (17 June 2007).
"Measuring Etch: the size of Debian 4.0"
(PDF)
. Diarsipkan dari
asli
(PDF)
tanggal 2007-09-25
. Diakses tanggal
2007-09-16
"Linux 2.0 Penguins"
isc.tamu.edu
. Diarsipkan dari
asli
tanggal 2008-05-21
. Diakses tanggal
2020-08-27
Bacaan tambahan
sunting
sunting sumber
Glyn Moody:
Rebel Code: Linux and the Open Source Revolution
, Perseus Publishing,
ISBN 0-7139-9520-3
Bahan Referensi
sunting
sunting sumber
Gedda. R. (2004). Linux breaks desktop barrier in 2004: Torvalds. Retrieved January 16, 2004 from
Diarsipkan
2005-04-07 di
Wayback Machine
Mackenzie, K. (2004). Linux Torvalds Q&A. Retrieved January 19, 2004 from
Diarsipkan
2007-02-03 di
Wayback Machine
Marcinkowski, A. (2003). Linux needs reconsideration. Retrieved January 16, 2004 from
Pranala luar
sunting
sunting sumber
(Inggris)
Ensiklopedia Linux
dalam format
wiki
(Inggris)
Forum Linux untuk pengguna baru
(Inggris)
Distrowatch.com - Situs web yang mengulas tentang beragam distribusi Linux
(Indonesia)
Situs web komunitas Linux Indonesia
Diarsipkan
2021-01-26 di
Wayback Machine
Pranala ke artikel terkait lainnya
Linux
Kernel Linux
Sejarah
Kernel
Hukum Linus
Linux-libre
Proses startup Linux
Linux kernel oops
Tux
Kontroversi
Kritik terhadap Linux
Kritik terhadap desktop Linux
Kontroversi penamaan GNU/Linux
Debat Tanenbaum–Torvalds
SCO dan Linux
Distribusi
Perbandingan umum
Daftar distribusi
Perbandingan khusus netbook
Distribusi yang dijalankan dari RAM
Ringan
Sistem operasi yang berfokus pada keamanan
Perangkat lunak proprietary untuk Linux
Manajer paket
Format paket
Daftar perangkat lunak manajer paket
Organisasi
LinuxChix
Linux Counter
Linux Documentation Project
Linux Foundation
Linux Mark Institute
Linux User Group (LUG)
Adopsi
Pengadopsi
Desktop
Sistem benam
Permainan
Perangkat seluler
Rentang penggunaan
Media
DistroWatch
Free Software Magazine
Full Circle
Linux.com
Linux Format
Linux Gazette
Linux Journal
Linux Magazine
LinuxUser
Ubuntu User
Linux Outlaws
Linux Voice
LugRadio
LWN.net
Open Source For You
Phoronix
Revolution OS
The Code
Linux
Portal
ProyekWiki
Sistem operasi
Unix
A/UX
AIX
BSD
FreeBSD
GNU
HarmonyOS
HP-UX
IRIX
Linux
macOS
NetBSD
NeXTSTEP
OpenBSD
Plan
QNX
Research
Unix
SCO
OpenServer
Solaris
Illumos
System
Tru64
Xenix
Distribusi
Linux
Android
Android-IA
Android-x86
EMUI
Fire OS
GrapheneOS
EUI
ColorOS
FunTouch OS
LineageOS
/e/
CyanogenMod
MIUI
One UI
Remix OS
Replicant
Resurrection Remix OS
OmniROM
CalyxOS
Arch
ArchBang
ArchLabs
Artix
Chakra
EndeavourOS
Hyperbola GNU
Manjaro
Parabola GNU
Debian
antiX
Astra
Bharat Operating System Solutions
deepin
Devuan
Endless OS
gNewSense
HandyLinux
Kali
Knoppix
MX Linux
Parrot OS
Slax
SparkyLinux
SolydXK
SteamOS
Tails
UOS
Ubuntu
Resmi:
Kubuntu
Lubuntu
Ubuntu Budgie
Ubuntu Kylin
Ubuntu MATE
Ubuntu Studio
Xubuntu
Pihak ketiga:
Asturix
Bodhi Linux
elementary OS
KDE neon
Linux Lite
Linux Mint
LXLE Linux
Peppermint OS
Pinguy OS
Pop! OS
Trisquel
Uruk
Zorin OS
Fedora
BLAG Linux dan GNU
Korora
Red Hat
CentOS
ClearOS
Linpus Linux
Oracle Linux
Qubes OS
Rocks Cluster Distribution
Scientific Linux
SME Server
Gentoo
Calculate Linux
Chromium OS
Chrome OS
Sabayon Linux
Nova OS
Slackware
Austrumi Linux
DeLi Linux
DNALinux
Kongoni
NimbleX
Platypux
Porteus
Salix OS
TopologiLinux
VectorLinux
Zenwalk
Mandriva
ALT Linux
Mageia
OpenMandriva Lx
PCLinuxOS
ROSA Linux
Lainnya
4MLinux
Alpine
CRUX
Frugalware
GeckoLinux
GoboLinux
Guix SD
KaOS
Kwort
Lunar
NixOS
openSUSE
SUSE Linux Enterprise Server
Puppy
Source Mage
Solus
Void
Uruk GNU/Linux
Daftar lengkap
Sistem operasi
Kernel
Arsitektur komputer
Eksokernel
Kernel hibrida
Kernel monolitik
Mikrokernel
Nanokernel
Komponen
Modul kernel
Pemacu peranti
Ruang kernel
Ruang pengguna
Manajemen proses
Proses
Context switch
Cooperative multitasking
CPU modes
Interupsi
Mode terproteksi
Multiprogramming
Penjadwalan
Preemptive multitasking
Supervisor mode
Tugas ganda
multitasking
Manajemen memori
General protection fault
Paging
Proteksi memori
Segmentasi memori
Segmentation fault
Unit manajemen memori
Akses penyimpanan dan sistem berkas
Boot loader
Defragmentasi
Partisi
Atribut berkas
Inode
Sistem berkas virtual
(VFS)
Contoh
AmigaOS
AROS
Android
BeOS
BSD
Chrome OS
CP/M
Dex OS
GNU
Haiku
Hurd
KolibriOS
Linux
Mac OS
MenuetOS
Microsoft Windows
MINIX
MS-DOS
OS/2
QNX
ReactOS
Redox
RISC OS
Solaris
UNIX
Visi On
Konsep lainnya
Antarmuka pemrograman aplikasi
(API)
Antarmuka pengguna grafis
(GUI)
Jaringan komputer
Lapisan abstraksi perangkat keras
(HAL)
Live CD
Live USB
Sejarah sistem operasi
Basis data pengawasan otoritas
Internasional
VIAF
GND
Nasional
Amerika Serikat
Prancis
Data BnF
Republik Ceko
Yunani
Israel
Lain-lain
IdRef
ELMCIP
Diperoleh dari "
Kategori
Distribusi Linux
Reka cipta Finlandia
Linux
Varian Unix
Platform komputer
Sistem operasi
Kategori tersembunyi:
CS1 sumber berbahasa American English (en-us)
Pemeliharaan CS1: Status URL
CS1 sumber berbahasa Inggris (en)
Galat CS1: karakter tidak terlihat
Galat CS1: tanggal
Halaman dengan teks IPA polos
Galat CS1: parameter tidak didukung
Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list
Galat CS1: pranala luar
Articles with hatnote templates targeting a nonexistent page
Galat CS1: URL pengarsipan
Templat webarchive tautan wayback
Halaman yang menggunakan pranala magis ISBN
Linux
Bagian baru