Synopsis
Terakota Kaisar Qin dijuluki "Keajaiban Dunia Kedelapan", ditemukan secara tidak sengaja oleh petani setempat pada tahun 1974. Pada tahun 1987, situs ini dimasukkan ke dalam Warisan Budaya Dunia UNESCO dan merupakan penemuan arkeologi paling ikonik di Tiongkok.
Ikhtisar
Patung Terakota Kaisar Qin, terletak di Distrik Lintong, Kota Xi'an, Provinsi Shaanxi, Tiongkok, adalah lubang penguburan pendamping Makam Kaisar Qin Shihuang, dijuluki "Keajaiban Dunia Kedelapan". Pada Maret 1974, petani lokal secara tidak sengaja menemukan patung-patung terakota yang terkubur lebih dari 2000 tahun ini saat menggali sumur, sehingga membuka penemuan arkeologis yang menggemparkan dunia ini.
Patung Terakota Kaisar Qin adalah bagian inti dari Museum Makam Kaisar Qin Shihuang. Pada tahun 1987, Makam Kaisar Qin Shihuang dan lubang patung terakota dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.
Patung Terakota adalah pasukan bawah tanah yang dibangun oleh Kaisar Qin Shihuang (259-210 SM) untuk dirinya sendiri, dengan tujuan untuk terus melindungi kaisar pertama Tiongkok ini setelah kematiannya. Patung Terakota terkenal di dunia karena skalanya yang megah, kerajinannya yang indah, dan bentuknya yang realistis — setiap patung terakota memiliki ekspresi wajah, gaya rambut, dan pakaian yang berbeda, sangat hidup.
Proses Penemuan
Pada tanggal 29 Maret 1974, penduduk Desa Xiyang, Distrik Lintong, Provinsi Shaanxi, termasuk Yang Zhifa, secara tidak sengaja menemukan pecahan patung terakota dan senjata perunggu sekitar 1,5 km di timur Makam Kaisar Qin Shihuang saat menggali sumur untuk mengatasi kekeringan. Penemuan ini segera menarik perhatian departemen arkeologi, dan kemudian pekerjaan eksplorasi dan penggalian sistematis dilaksanakan.
Setelah lebih dari setahun eksplorasi dan penggalian percobaan, para arkeolog mengkonfirmasi bahwa ini adalah lubang patung besar, yang kemudian disebut Lubang Patung Terakota No.1. Setelah itu, Lubang No.2 dan No.3, serta lubang kereta kuda perunggu, ditemukan berturut-turut.
Tiga Lubang Patung Terakota
| Nama Lubang | Waktu Penemuan | Luas Area | Karakteristik | Perkiraan Jumlah Patung |
|---|---|---|---|---|
| Lubang No.1 | 1974 | 14.260 m² | Terbesar, berbentuk persegi panjang, didominasi infanteri dan pasukan kereta perang | Sekitar 6.000 |
| Lubang No.2 | 1976 | Sekitar 6.000 m² | Jenis pasukan terlengkap, mencakup kavaleri, pemanah, pasukan kereta perang, infanteri | Sekitar 1.300 |
| Lubang No.3 | 1976 | Sekitar 520 m² | Terkecil, diyakini sebagai markas komando yang mengatur Lubang No.1 dan No.2 | Sekitar 68 |
Karakteristik Patung Terakota
Kerajinan pembuatan Patung Terakota sangat luar biasa, setiap patung memiliki tinggi sekitar 1,8 hingga 2 meter, semuanya seukuran manusia asli. Karakteristiknya meliputi:
- Seribu Wajah, Seribu Rupa: Setiap patung terakota memiliki ciri wajah yang berbeda, ada wajah bulat, persegi, panjang, perbedaan gemuk kurus, dengan ekspresi yang beragam.
- Rambut Terlihat Jelas: Rambut patung terakota dapat dibedakan helai demi helai, dengan gaya rambut berbeda seperti rambut dikepang atau disanggul.
- Pakaian yang Detail: Sisik zirah, lipatan pakaian diukir dengan sangat detail.
- Senjata Nyata: Sejumlah besar senjata perunggu asli telah digali, termasuk pedang, ge (tombak bercabang), tombak, busur silang (crossbow), dan banyak senjata masih tajam hingga kini.
- Penampilan Asli Berwarna: Patung Terakota awalnya berwarna, saat digali permukaannya memiliki lukisan berwarna merah tua, hijau muda, ungu muda, dll., tetapi cepat terkelupas setelah terkena udara.
Kereta Kuda Perunggu
Pada tahun 1980, dua set kereta kuda perunggu besar berwarna ditemukan di sisi barat Makam Kaisar Qin Shihuang. Kedua set kereta kuda perunggu ini dibuat dengan skala setengah dari ukuran asli, dengan kerajinan yang luar biasa, dijuluki "Mahkota Perunggu". Di antaranya, Kereta Kuda Perunggu No.2 memiliki berat total 1.241 kg, terdiri dari lebih dari 3.000 komponen.
Makam Kaisar Qin Shihuang
Makam Kaisar Qin Shihuang terletak sekitar 1,5 km di barat lubang patung terakota, adalah makam kaisar pertama dalam sejarah Tiongkok, Ying Zheng (259-210 SM). Total luas area makam sekitar 56 km², setara dengan 78 kali luas Kota Terlarang.
Menurut catatan "Catatan Sejarah Agung (Shiji)", Makam Kaisar Qin Shihuang "menggunakan air raksa (merkuri) sebagai sungai, danau, dan laut, dengan mekanisme yang saling mengalirkan, di atas dilengkapi dengan astronomi, di bawah dilengkapi dengan geografi." Deteksi ilmiah modern memang menemukan anomali merkuri dalam jumlah besar di sekitar gundukan makam, mengkonfirmasi catatan ini.
Ruang bawah tanah Makam Kaisar Qin Shihuang hingga kini belum digali secara resmi, terutama karena pertimbangan pelestarian warisan budaya dan kondisi teknologi.
Informasi Praktis
| Item | Detail |
|---|---|
| Alamat | Jalan Qinling Utara, Distrik Lintong, Kota Xi'an, Provinsi Shaanxi |
| Jam Buka | Musim ramai (Mar-Nov) 8:30-18:00, Musim sepi (Des-Feb) 8:30-17:30 |
| Tiket | Musim ramai sekitar 150 yuan, musim sepi sekitar 120 yuan (termasuk Makam Kaisar Qin dan Patung Terakota) |
| Waktu Kunjungan Disarankan | 3-4 jam |
| Transportasi | Naik bus wisata No.5 (Rute 306) dari pusat kota Xi'an, langsung, sekitar 1 jam |
| Musim Terbaik Berkunjung | Musim semi (Mar-Mei) dan musim gugur (Sep-Nov) |
Warisan Dunia
Pada tahun 1987, Makam Kaisar Qin Shihuang dan lubang patung terakota dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO. Penilaian UNESCO menyatakan:
- Patung Terakota adalah salah satu penemuan arkeologis paling spektakuler di dunia.
- Patung terakota, dengan skala megah dan gaya realisme, memiliki nilai universal yang luar biasa.
- Patung Terakota menyediakan bahan fisik berharga untuk mempelajari militer, politik, ekonomi, dan budaya Dinasti Qin.
Referensi
- Museum Makam Kaisar Qin Shihuang: https://bmy.com.cn/
- Baidu Baike: https://baike.baidu.com/item/秦始皇陵兵马俑
- UNESCO: https://whc.unesco.org/en/list/441/
Stills & Gallery
Comments (0)