Synopsis
Hari Raya Duanwu adalah festival tradisional Tiongkok yang dirayakan pada tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek. Kebiasaan utamanya meliputi balap perahu naga, makan bakcang, menggantung daun ai, dan lain-lain, untuk memperingati penyair patriotik Qu Yuan.
Ikhtisar
Festival Perahu Naga, juga dikenal sebagai Festival Duanwu, adalah salah satu festival tradisional Tiongkok yang dirayakan pada tanggal 5 bulan ke-5 kalender lunar. Festival Perahu Naga, bersama dengan Festival Musim Semi, Festival Qingming, dan Festival Pertengahan Musim Gugur, dikenal sebagai empat festival tradisional besar Tiongkok. Pada tahun 2009, Festival Perahu Naga dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
Asal Usul Sejarah
Festival Perahu Naga berasal dari Tiongkok kuno, dan cerita yang paling luas diyakini adalah untuk memperingati penyair Qu Yuan dari Negara Chu pada periode Negara-Negara Berperang. Qu Yuan bunuh diri dengan melompat ke Sungai Miluo pada tanggal 5 bulan ke-5. Rakyat mendayung perahu untuk mencari jenazahnya dan melemparkan nasi kepal ke sungai untuk mencegah ikan dan udang memakan tubuhnya. Inilah asal usul balapan perahu naga dan makan bakcang.
Kebiasaan Utama
| Kebiasaan | Penjelasan |
|---|---|
| Balapan Perahu Naga | Aktivitas paling ikonik selama Festival Perahu Naga |
| Makan Bakcang | Terbuat dari ketan yang dibungkus daun bambu dan dikukus |
| Menggantung Daun Artemisia | Menggantung daun Artemisia dan Acorus calamus di depan pintu untuk mengusir serangga dan roh jahat |
| Minum Arak Realgar | Minum arak realgar untuk mengusir roh jahat dan mencegah wabah |
Referensi
- Baidu Baike: https://baike.baidu.com/item/端午节
- Wikipedia: https://zh.wikipedia.org/wiki/端午节
- UNESCO: Dragon Boat Festival Intangible Heritage
Comments (0)