🎬

Barkhor Street, Lhasa

拉萨八廓街
Views
18

Synopsis

Gambaran Umum

Jalan Barkhor, juga dikenal sebagai Jalan Bajiao, adalah jalur ziarah melingkar dan pusat komersial yang mengelilingi Kuil Jokhang di Lhasa, sekaligus merupakan inti dari kawasan kota tua Lhasa. Jalan ini tidak hanya merupakan salah satu jalur ziarah paling suci dalam hati umat Buddha Tibet, tetapi juga jalan kuno berusia ribuan tahun yang memadukan agama, budaya, pariwisata, dan perdagangan. Bagi para wisatawan...

Ikhtisar

Barkhor Street, juga dikenal sebagai Bajiao Street, adalah jalur kora (jalur berjalan berputar untuk ritual keagamaan) melingkar dan pusat komersial yang mengelilingi Kuil Jokhang di Lhasa, sekaligus inti dari kota tua Lhasa. Ia bukan hanya salah satu jalur kora paling suci dalam hati umat Buddha Tibet, tetapi juga jalan kuno berusia ribuan tahun yang memadukan agama, budaya, pariwisata, dan perdagangan. Bagi para wisatawan, ini adalah jendela yang sangat baik untuk merasakan denyut nadi Lhasa, mengalami pesona Tibet, dan menyentuh sejarah serta budayanya. Di kedua sisi jalan berdiri bangunan-bangunan bergaya Tibet yang padat, toko-toko yang penuh dengan barang dagangan khas seperti thangka, dupa Tibet, peralatan ritual, dan perhiasan Tibet. Udara dipenuhi aroma mentega yak dan dupa Tibet, sementara telinga mendengar gumaman doa dan bunyi berderit roda doa, membentuk lukisan hidup dan unik dari kota suci di dataran tinggi salju.

Sejarah

Sejarah Barkhor Street terkait erat dengan Kuil Jokhang. Pada abad ke-7 Masehi, Raja Songtsen Gampo memimpin pembangunan Kuil Jokhang dan membangun empat istana di sekitarnya untuk tempat tinggal biksu dan peziarah, yang menjadi cikal bakal Barkhor Street. Seiring dengan semakin ramainya aktivitas keagamaan di Kuil Jokhang, jumlah peziarah yang datang terus bertambah, secara bertahap membentuk jalur kora yang mengelilingi kuil, dalam bahasa Tibet disebut "Barkhor", yang berarti "lingkaran tengah" (berada di antara "Nangkhor" di dalam Kuil Jokhang dan "Lingkhor" yang mengelilingi kota tua Lhasa). Selama ribuan tahun, tak terhitung umat beriman berjalan di sepanjang jalan batu ini, memutar roda doa, melantunkan mantra, berjalan searah jarum jam secara berulang-ulang, memberikan jiwa religius yang mendalam pada jalan ini. Secara bersamaan, ia juga menjadi pusat perdagangan dan distribusi penting di Tibet, menyaksikan perubahan sosial di Lhasa bahkan Tibet.

Atraksi Utama

  1. Kuil Jokhang: Pusat yang dikelilingi oleh Barkhor Street, situs suci tertinggi Buddha Tibet, menyimpan patung Buddha Sakyamuni berusia 12 tahun yang dibawa oleh Putri Wencheng. Asap dupa mengepul sepanjang hari di depan kuil, dan pemandangan umat yang bersujud dengan penuh keyakinan sangat mengharukan.
  2. Restoran Makye Ame: Sebuah bangunan kecil bergaya Tibet berwarna kuning, terkenal karena legenda sebagai tempat pertemuan Dalai Lama ke-6, Tsangyang Gyatso, dengan kekasihnya. Kini telah menjadi kafe/restoran dengan nuansa seni dan sastra yang kental, menjadi tempat populer bagi wisatawan untuk beristirahat dan merasakan kisah romantis.
  3. Situs Bekas Kantor Komisaris Qing di Tibet: Terletak di Barkhor Street Utara, merupakan kompleks bangunan Dinasti Qing yang terpelihara dengan baik, memamerkan sejarah pemerintahan Qing atas Tibet, dan merupakan jendela penting untuk memahami sejarah hubungan antara pemerintah pusat dan daerah Tibet.
  4. Jalur Kora dan Peziarah: Barkhor Street sendiri adalah pemandangan paling mengharukan. Mengikuti arus peziarah yang membawa roda doa dan melantunkan mantra, merasakan keyakinan religius yang mendalam, adalah cara terbaik untuk mengalami esensi Barkhor Street.
  5. Toko dan Pasar Khas: Toko-toko berjejer di kedua sisi jalan, menjual kerajinan tangan Tibet asli, perhiasan Nepal, rempah-rempah India, dll. Pasar Tromzikhang adalah tempat yang baik untuk mengalami kehidupan lokal dan merasakan cara perdagangan tradisional.

Informasi Praktis

Informasi berikut adalah kondisi umum hingga tahun 2023, disarankan untuk memverifikasi kembali sebelum bepergian.

Item Informasi Spesifik
Tiket Masuk ke area Barkhor Street gratis. Namun, masuk ke atraksi intinya, Kuil Jokhang, memerlukan pembelian tiket terpisah. Tiket Kuil Jokhang: 85 RMB/orang (musim tinggi, 1 Mei - 31 Oktober); 35 RMB/orang (musim rendah, 1 November - 30 April). Perlu reservasi dan pembelian dengan menunjukkan kartu identitas.
Jam Operasional Barkhor Street sebagai jalan umum terbuka 24 jam. Namun biasanya setelah pukul 22:00 akan dilakukan penertiban dan dilarang masuk bagi wisatawan. Jam buka Kuil Jokhang: 09:00 - 18:00 (musim tinggi); 09:00 - 16:30 (musim rendah). Kunjungan perlu dipesan terlebih dahulu melalui saluran resmi.
Durasi Kunjungan yang Disarankan 2-4 jam (jika menjelajahi Kuil Jokhang dan gang-gang sekitarnya secara mendalam, mungkin lebih lama).
Waktu Terbaik Berkunjung Pagi hari (merasakan atmosfer ziarah) atau senja (cahaya lembut, cocok untuk fotografi). Hindari sinar UV kuat di siang hari.
Cara Transportasi - Bus: Naik bus kota Lhasa dan turun di "Halte Cuomeilin" atau "Halte Chongsaikang", lalu berjalan kaki.
- Taksi/Transportasi Online: Beri tahu pengemudi menuju "Barkhor Street" atau "Kuil Jokhang".
- Jalan Kaki: Dari Istana Potala atau Jalan Beijing Tengah, berjalan kaki sekitar 15-20 menit.
Penting 1. Hormati Adat Istiadat: Harus berjalan searah jarum jam. Jangan berjalan berlawanan arah.
2. Pemeriksaan Keamanan dan Dokumen: Masuk ke Barkhor Street melewati pemeriksaan keamanan, wajib membawa kartu identitas.
3. Etika Memotret: Jangan memotret wajah umat yang sedang bersujud panjang atau melantunkan doa tanpa izin. Konfirmasi terlebih dahulu apakah diperbolehkan memotret bagian dalam kuil.
4. Perlindungan Dataran Tinggi: Ketinggian Lhasa sekitar 3650 meter, perhatikan perlindungan dari sinar matahari, kehangatan, hindari aktivitas berat, dan cegah gejala sakit ketinggian.

Referensi

  1. Departemen Pengembangan Pariwisata Daerah Otonom Tibet - Pengenalan Kawasan Wisata Kuil Jokhang: http://lyfzt.xizang.gov.cn/jqjs_80025/202009/t20200927_173324.html
  2. China Tibet News - Masuk ke Barkhor Street: http://www.chinatibetnews.com/lyyou/2021-08/13/content_3107767.shtml
  3. Situs Web Pemerintah Kota Lhasa - Pengenalan Sumber Daya Budaya dan Pariwisata (dapat menanyakan informasi manajemen terkait): http://www.lasa.gov.cn/lasa/whly/

Available in other languages

Comments (0)