Synopsis
Xiaolongbao Shanghai adalah salah satu makanan tradisional paling ikonik di wilayah Jiangnan, berasal dari Kota Nanxiang, Distrik Jiading pada masa Dinasti Qing, terkenal di seluruh dunia karena kulitnya yang tipis, isian yang melimpah, dan kuah yang berlimpah.
Ikhtisar
Shanghai Xiaolongbao, juga dikenal sebagai Nanxiang Xiaolongbao, adalah salah satu makanan tradisional paling representatif di wilayah Jiangnan. Namanya berasal dari Kota Nanxiang di Distrik Jiading, Shanghai, tempat asal usul xiaolongbao. Dalam bahasa Inggris, xiaolongbao sering disebut sebagai "soup dumplings" (pangsit berkuah), sebuah hidangan tradisional yang terdiri dari kulit tipis berisi isian daging dan kaldu lezat.
Asal Usul Sejarah
Sejarah xiaolongbao dapat ditelusuri kembali ke masa Dinasti Song Utara (960–1127) di Kaifeng, Henan, dengan adanya Guantangbao (pangsit berisi kuah). Pada akhir Dinasti Qing, koki di Kota Nanxiang menyempurnakan dan menciptakan Nanxiang Xiaolongbao berdasarkan hal tersebut, membuat kulitnya lebih tipis, isiannya lebih besar, dan kuahnya lebih melimpah. Selanjutnya, xiaolongbao menyebar dari Nanxiang ke pusat kota Shanghai, dengan cepat menjadi populer di seluruh kota, dan kemudian menyebar ke seluruh dunia.
Dalam bahasa Wu (dialek Shanghai), xiaolongbao disebut "小笼馒头" (siaulon moedeu), karena dalam bahasa Wu, definisi "mantou" mencakup makanan kukus berisi dan tidak berisi.
Teknik Pembuatan
Shanghai Xiaolongbao terkenal dengan teknik pembuatannya yang unik, yang intinya dapat diringkas dalam enam karakter——"kulit tipis, isian besar, kuah banyak":
| Tahap Pembuatan | Poin Teknis |
|---|---|
| Kulit Adonan | Gunakan tepung protein tinggi, gilas menjadi kulit bundar yang sangat tipis, tepi sedikit lebih tipis dan bagian tengah sedikit lebih tebal |
| Isian | Pilih daging kaki depan babi berkualitas, tambahkan bubuk jahe, daun bawang, kecap asin, arak masak, dan bumbu lainnya |
| Kuah | Potong-potong kulit babi yang sudah menjadi agar-agar (pigtail jelly) dan campurkan ke dalam isian, saat dikukus akan meleleh menjadi kuah lezat |
| Pembungkusan | Setiap xiaolongbao minimal memiliki 14 lipatan, penutupan rapat, bentuknya seperti buah muncang (water chestnut) |
| Pengukusan | Gunakan pengukus bambu kecil, kukus dengan api besar sekitar 8 menit, jaga agar kuah tidak tumpah |
Cara Menikmati
Menikmati Shanghai Xiaolongbao yang otentik memiliki caranya tersendiri:
- Angkat dengan Lembut: Jepit bagian lipatan atas xiaolongbao dengan sumpit
- Gigit Sedikit Dulu: Buat gigitan kecil pada pangsit, lalu hisap kuahnya perlahan
- Saus Pendamping: Sajikan dengan irisan jahe dan cuka Zhenjiang untuk mengurangi rasa berminyak dan meningkatkan kesegaran
- Nikmati Selagi Panas: Xiaolongbao harus dinikmati selagi panas, rasanya akan jauh berkurang jika sudah dingin
Rekomendasi Restoran Terkenal
| Nama Restoran | Alamat | Keistimewaan |
|---|---|---|
| Nanxiang Mantou Dian | Jalan Yuyuan, Kuil Kota Dewa Lama | Toko pendiri, sejarah panjang, wajib dikunjungi wisatawan |
| Din Tai Fung | Banyak cabang | Merek internasional terkenal, kualitas konsisten |
| Jia Jia Tang Bao | Jalan Huanghe | Direkomendasikan penduduk lokal, khususnya xiaolongbao dengan kepiting (crab roe) sangat luar biasa |
Pengaruh Budaya
Shanghai Xiaolongbao bukan hanya camilan ikonik Shanghai, tetapi juga perwakilan penting dari masakan Shanghai (Benbang Cai). Hidangan ini diakui oleh UNESCO sebagai salah satu simbol budaya kuliner Shanghai, menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya yang sengaja datang ke Shanghai untuk mencicipinya. Saat ini, xiaolongbao telah tersebar di berbagai kota besar di seluruh dunia, menjadi salah satu kartu nama paling sukses dari budaya kuliner Tiongkok.
Referensi
- https://en.wikipedia.org/wiki/Xiaolongbao
- https://en.wikipedia.org/wiki/Shanghai_cuisine
- https://en.wikipedia.org/wiki/Nanxiang_Bun_Shop
- https://www.britannica.com/topic/xiaolongbao
Comments (0)