🎬

Hari Chongyang: Festival Tradisional Tiongkok untuk Menghormati dan Bersyukur kepada Orang Tua

重阳节农历九月初九
Year
2024
Views
32

Synopsis

Festival Chongyang, juga dikenal sebagai Festival Chongjiu atau Festival Menjemur Musim Gugur, adalah hari raya tradisional Tiongkok yang jatuh pada tanggal 9 bulan 9 menurut kalender lunar. Festival ini mewarisi tradisi budaya panjang bangsa Tionghoa, memadukan berbagai makna budaya seperti mendaki gunung untuk berdoa, menikmati bunga krisan sambil minum anggur, serta menghormati dan bersyukur kepada orang tua. Festival ini merupakan salah satu hari raya rakyat terpenting dalam budaya Tionghoa.

Asal Usul Sejarah Festival Chongyang

Festival Chongyang berasal dari periode pra-Qin, dengan sejarah lebih dari dua ribu tahun. Menurut catatan dalam "Kitab Perubahan" (Yijing), angka sembilan adalah angka Yang. Pada tanggal sembilan bulan sembilan, matahari dan bulan sama-sama bersifat Yang, dua angka sembilan bertumpuk, sehingga dinamakan "Chongyang" (Ganda Yang). Orang zaman kuno percaya hari ini adalah hari yang membawa keberuntungan, memiliki makna mengusir kejahatan dan memohon berkah.

Aktivitas Kebiasaan Utama

Mendaki dan Memandang Jauh: Kebiasaan mendaki pada Festival Chongyang berasal dari legenda kuno tentang mendaki gunung untuk menghindari bencana. Konon pada masa Dinasti Han Timur, Huan Jing dari Runan belajar Taoisme dari seorang pendeta bernama Fei Changfang. Suatu hari, Fei Changfang memberitahu Huan Jing bahwa pada tanggal sembilan bulan sembilan keluarganya akan mengalami malapetaka, dan menyuruh keluarganya mengenakan buah cornelian (Zhuyu), mendaki tempat tinggi, dan minum anggur krisan untuk menghindari bencana. Sejak itu, mendaki pada Festival Chongyang menjadi aktivitas ikonik dari perayaan ini.

Menikmati Bunga Krisan dan Minum Anggur: Musim Festival Chongyang bertepatan dengan mekarnya bunga krisan. Orang zaman kuno memiliki kegemaran menikmati bunga krisan dan minum anggur krisan pada hari ini. Bunga krisan melambangkan umur panjang dan kejujuran, dan minum anggur krisan diyakini dapat memperpanjang usia. Para sastrawan dan cendekiawan meninggalkan banyak puisi dan karya sastra indah yang memuji bunga krisan pada Festival Chongyang.

Memakai Buah Cornelian (Zhuyu): Zhuyu adalah tanaman aromatik. Orang zaman kuno percaya tanaman ini memiliki fungsi mengusir serangga, menghilangkan kelembapan, dan menghalau angin dingin. Puisi Wang Wei, "Dari jauh aku tahu saudara-saudaraku sedang mendaki, semua memakai Zhuyu kecuali satu orang yang kurang," menggambarkan secara hidup tradisi kebiasaan ini.

Makna Budaya Menghormati dan Bersyukur kepada Orang Tua

Sejak tahun 1989, pemerintah Tiongkok menetapkan Festival Chongyang sebagai "Hari Lansia", memberikan makna era baru bagi festival tradisional ini. Kini, Festival Chongyang bukan hanya musim untuk mendaki dan menikmati pemandangan musim gugur, tetapi juga hari penting bagi seluruh masyarakat untuk menghormati orang tua dan bersyukur kepada orang tua. Berbagai tingkat pemerintah dan organisasi sosial akan menyelenggarakan berbagai kegiatan penghormatan kepada orang tua pada hari ini, untuk mempromosikan kebajikan tradisional bangsa Tionghoa.

Cara Perayaan Modern

Dalam masyarakat kontemporer, cara merayakan Festival Chongyang menjadi lebih beragam. Selain aktivitas tradisional seperti mendaki dan menikmati bunga krisan, banyak keluarga memilih untuk menemani orang tua mereka berwisata, makan bersama, atau mengorganisir kegiatan sukarela untuk merawat lansia pada hari ini. Taman-taman dan tempat wisata di berbagai daerah juga akan mengadakan pameran krisan, pertemuan puisi Chongyang, dan kegiatan budaya lainnya, menarik banyak warga untuk berpartisipasi.

Referensi

Sumber Jenis Deskripsi
"Kitab Perubahan" (Yijing) Kitab Kuno Mencatat asal usul nama Festival Chongyang
"Xu Qixie Ji" Legenda Rakyat Mencatat kisah Huan Jing mendaki untuk menghindari bencana
Situs Web Folklor Tiongkok Situs Web Akademik Penelitian budaya festival tradisional
Situs Web Budaya Tiongkok Penyebaran Budaya Pengenalan adat istiadat Festival Chongyang

Available in other languages

Comments (0)