Makan, Minum, Laki-laki, Perempuan

Makan, Minum, Laki-laki, Perempuan

飲食男女
Rating
9.2 / 10
Year
1994
Director
Ang Lee
Duration
124 min
Views
38
Cast
Sihung Lung Yang Kuei-mei Wu Chien-lien Wang Yu-wen Sylvia Chang

Synopsis

Master Chef Taiwan Tiongkok, Lao Zhu, setelah pensiun, setiap hari Minggu dengan hati-hati mempersiapkan pesta keluarga, namun tidak dapat mencerna kekhawatiran masing-masing dari ketiga putrinya. Konflik emosional antara ayah dan anak serta berbagai lika-liku kehidupan terbentang di atas meja-meja penuh hidangan lezat. Disutradarai oleh Ang Lee, ini adalah film penutup dari trilogi ayah, dengan rating 9.2 di Douban.

Ikhtisar

Eat Drink Man Woman (Mandarin: Yin Shi Nan Nu) adalah film drama keluarga Taiwan yang dirilis pada tahun 1994. Disutradarai oleh Ang Lee, dengan skenario ditulis oleh Ang Lee, Hui-Ling Wang, dan James Schamus, film ini dibintangi oleh Sihung Lung, Kuei-Mei Yang, Chien-lien Wu, Yu-Wen Wang, dan Sylvia Chang. Film ini merupakan bagian terakhir dan paling dipuji dari "Trilogi Ayah" Ang Lee (Pushing Hands, The Wedding Banquet, Eat Drink Man Woman).

Film ini dirilis di Taiwan pada Agustus 1994, terpilih untuk bagian Directors' Fortnight di Festival Film Cannes ke-47, dan dinominasikan untuk Academy Award untuk Film Berbahasa Asing Terbaik ke-67 serta Golden Globe Award untuk Film Berbahasa Asing Terbaik ke-52. Di Douban, film ini meraih rating tinggi 9.2, menjadikannya karya berbahasa Mandarin Ang Lee dengan rating tertinggi.

Sinopsis

Lao Zhu (Sihung Lung) adalah seorang master chef masakan Tiongkok terakhir di Taiwan, yang telah menjadi kepala koki di Grand Hotel selama beberapa dekade. Setelah pensiun, setiap hari Minggu ia dengan hati-hati menyiapkan pesta makan mewah untuk ketiga putrinya. Namun, keterampilan memasaknya yang luar biasa pun tidak dapat menyelesaikan masalah pribadi masing-masing anggota keluarga.

Putri tertua, Jiajen (Kuei-Mei Yang), adalah seorang Kristen yang taat, diam-diam menyukai pelatih voli tetangga, tetapi menyembunyikan keinginannya dengan ekspresi dingin. Putri kedua, Jiaqian (Chien-lien Wu), adalah yang paling mandiri, bekerja sebagai eksekutif di sebuah maskapai penerbangan, hubungannya dengan ayahnya paling tegang, tetapi dialah satu-satunya yang mewarisi bakat memasak ayahnya. Putri bungsu, Jianing (Yu-Wen Wang), tampak patuh dan penurut, tetapi diam-diam menjalin hubungan dengan pacar rekan kerjanya.

Satu per satu, para putri mengumumkan akan meninggalkan rumah. Putri tertua tiba-tiba menikah secara kilat, putri bungsu pindah karena hamil di luar nikah, dan akhirnya bahkan putri kedua yang paling pemberontak bersiap untuk pergi ke Paris. Di rumah yang kini kosong, hanya tersisa Lao Zhu sendirian menghadapi meja makan yang dulu selalu penuh.

Namun, kejutan terbesar masih menanti — Lao Zhu mengumumkan akan menikah lagi dengan Jinrong (Sylvia Chang), yang jauh lebih muda darinya, dan Jinrong ternyata adalah sahabat dan tetangga Jiajen dan Jiaqian. Kabar ini bagai bom yang meledakkan semua emosi yang telah lama terpendam.

Pemeran Utama

Aktor Peran Deskripsi Peran
Sihung Lung Lao Zhu Master chef masakan Tiongkok, ayah dari tiga putri
Kuei-Mei Yang Zhu Jiajen Putri tertua, Kristen yang taat
Chien-lien Wu Zhu Jiaqian Putri kedua, eksekutif maskapai penerbangan
Yu-Wen Wang Zhu Jianing Putri bungsu, penurut tapi punya pendirian tersembunyi
Sylvia Chang Jinrong Tetangga, sahabat Jiaqian
Ya-lei Kuei Ibu Liang Ibu Jinrong

Produksi

Adegan memasak di pembukaan film dianggap sebagai salah satu adegan kuliner paling memukau dalam sejarah sinema Mandarin. Untuk syuting adegan ini, Ang Lee meminta konsultan dari koki banket negara sungguhan. Sihung Lung secara khusus mempelajari teknik memasak masakan Tiongkok selama berbulan-bulan sebelum syuting. Mengukus ikan, memotong daging, menguleni adonan, mengukir hiasan — setiap frame memancarkan aroma makanan dan kehangatan hidup.

Ang Lee menggunakan makanan sebagai metafora untuk menceritakan kisah tentang keluarga, tradisi, dan perubahan. "Makan, minum, laki-laki, perempuan" — nafsu makan dan nafsu birahi adalah kebutuhan paling mendasar manusia, sekaligus rahasia yang paling sulit diungkapkan. Setiap hidangan, setiap makanan dalam film ini, membawa cinta yang tak terucapkan dalam budaya keluarga Tiongkok.

Penghargaan

Penghargaan Kategori Hasil
Academy Awards ke-67 Film Berbahasa Asing Terbaik Nominasi
Golden Globe Awards ke-52 Film Berbahasa Asing Terbaik Nominasi
Festival Film Cannes ke-47 Directors' Fortnight Terpilih
Golden Horse Awards ke-31 Film Fitur Terbaik Nominasi
Golden Horse Awards ke-31 Aktor Terbaik (Sihung Lung) Nominasi
Asia Pacific Film Festival ke-39 Penyuntingan Terbaik Menang

Signifikansi Budaya

Eat Drink Man Woman adalah pandangan penuh kasih Ang Lee terhadap budaya kuliner dan etika keluarga Tiongkok. Pesta makan keluarga setiap Minggu dalam film adalah miniatur dari jutaan keluarga Tiongkok — duduk bersama untuk makan adalah cara paling sederhana namun paling mendalam bagi orang Tiongkok untuk mengekspresikan cinta.

Kehebatan film ini terletak pada ketiadaan upaya sengaja untuk menyentuh emosi atau menggurui. Hanya melalui satu perjamuan makan demi perjamuan makan, perubahan zaman, konflik antargenerasi, dan ikatan keluarga mengalir secara alami. Lao Zhu akhirnya kehilangan indera perasanya, tetapi dia dapat merasakan rasa dalam sup yang dimasak putrinya — ini adalah metafora paling lembut dalam seluruh film: kelezatan sejati bukanlah tentang keterampilan memasak, melainkan tentang cinta.

Referensi

  1. Douban Movie: https://movie.douban.com/subject/1291818/
  2. Wikipedia: https://en.wikipedia.org/wiki/Eat_Drink_Man_Woman
  3. IMDb: https://www.imdb.com/title/tt0111797/

Stills & Gallery

Available in other languages

Comments (0)