Perjalanan ke Barat

Perjalanan ke Barat

大话西游
Rating
9.2 / 10
Year
1995
Director
Jeffrey Lau
Duration
99 min
Views
40
Cast
Stephen Chow Athena Chu Karen Mok Ng Man-tat Law Kar-ying Yammie Lam

Synopsis

Film komedi romantis fantasi klasik yang dibintangi oleh Stephen Chow, terbagi menjadi dua bagian: "A Chinese Odyssey Part One: Pandora's Box" dan "A Chinese Odyssey Part Two: Cinderella". Komedi absurd yang diadaptasi dari "Perjalanan ke Barat", namun menyampaikan filosofi cinta terdalam di dunia. Skor Douban 9.2, peringkat teratas film Hong Kong.

Ikhtisar

A Chinese Odyssey adalah film komedi fantasi tahun 1995 yang ditulis dan disutradarai oleh Jeffrey Lau, dengan bintang utama Stephen Chow. Film ini terbagi menjadi dua bagian: A Chinese Odyssey Part One: Pandora's Box dan A Chinese Odyssey Part Two: Cinderella. Berdasarkan novel klasik Journey to the West karya Wu Cheng'en, film ini melakukan adaptasi yang sangat bebas dan imajinatif, mendekonstruksi karya sastra klasik menjadi sebuah tragedi cinta yang penuh dengan lelucon absurd namun juga penuh perasaan mendalam. A Chinese Odyssey Part Two: Cinderella dengan skor Douban 9.2 menempati peringkat teratas dalam daftar film Hong Kong dan merupakan salah satu karya paling berpengaruh dalam sinema Tiongkok.

Film ini diproduksi bersama oleh Xi'an Film Studio dan Hong Kong Caixing Film Company, dengan Stephen Chow sendiri sebagai salah satu investor. Total investasi melebihi 60 juta HKD, yang pada saat itu dianggap sebagai produksi besar. Namun, film ini mengalami kegagalan komersial saat penayangan perdana. Baru beberapa tahun kemudian, melalui penyebaran VCD dan kebangkitan budaya internet, film ini secara bertahap ditemukan kembali oleh penonton dan diangkat menjadi klasik.

Sinopsis

Bagian Pertama: Pandora's Box

Zhi Zun Bao (diperankan oleh Stephen Chow) adalah pemimpin geng Kapak. Secara kebetulan, ia mendapatkan Pandora's Box, sebuah artefak ajaib yang dapat melakukan perjalanan waktu. Dua siluman dari lima ratus tahun yang lalu, Chun Sam Leung (diperankan oleh Yammie Lam) dan Bak Jing Jing (diperankan oleh Karen Mok), datang ke sisi Zhi Zun Bao untuk memakan daging biksu Tang. Bak Jing Jing mengembangkan perasaan terhadap Zhi Zun Bao, tetapi karena kesalahpahaman, ia bunuh diri. Untuk menyelamatkan Bak Jing Jing, Zhi Zun Bao menggunakan Pandora's Box untuk kembali ke masa lima ratus tahun yang lalu.

Bagian Kedua: Cinderella

Zhi Zun Bao dibawa oleh Pandora's Box ke India dari lima ratus tahun yang lalu, di mana ia bertemu dengan Zixia Fairy (diperankan oleh Athena Chu). Zixia Fairy memiliki ramalan takdir: siapa pun yang dapat menarik pedang Ziqing-nya, dialah jodohnya. Tanpa sengaja, Zhi Zun Bao berhasil menarik pedang itu, sehingga diakui oleh Zixia sebagai cinta takdirnya.

Namun, awalnya Zhi Zun Bao tidak mencintai Zixia; ia selalu ingin kembali ke lima ratus tahun kemudian untuk menyelamatkan Bak Jing Jing. Seiring berjalannya cerita, Zhi Zun Bao perlahan-lahan menyadari perasaannya terhadap Zixia. Ketika ia akhirnya mengakui bahwa ia mencintai Zixia, ia harus menerima pengaturan takdir—ia harus mengenakan Cincin Emas untuk menjadi Sun Wukong agar memiliki kekuatan menyelamatkan Zixia. Namun, mengenakan Cincin Emas berarti ia tidak boleh lagi memiliki emosi dan nafsu duniawi.

Adegan paling ikonik dalam film ini adalah monolog Zhi Zun Bao sebelum mengenakan Cincin Emas: "Dulu, ada cinta sejati di hadapanku, tapi aku tidak menghargainya. Baru setelah kehilangannya, aku menyesal. Tidak ada yang lebih menyakitkan di dunia ini. Jika langit memberiku kesempatan lagi, aku akan berkata tiga kata pada gadis itu: Aku cinta kamu. Jika harus ada batas waktu untuk cinta ini, aku berharap itu sepuluh ribu tahun." Dialog ini menjadi salah satu dialog klasik paling terkenal dalam sejarah film Tiongkok.

Pemeran

Pemeran Peran Deskripsi Karakter
Stephen Chow Zhi Zun Bao / Sun Wukong Pemimpin Geng Kapak, kemudian menjadi Raja Kera
Athena Chu Zixia Fairy Peri yang polos, ceria, dan sangat mencintai
Karen Mok Bak Jing Jing Siluman Tulang Putih, memiliki hubungan rumit dengan Zhi Zun Bao
Ng Man-tat Second in Command Anak buah Zhi Zun Bao
Yammie Lam Chun Sam Leung Siluman Laba-laba
Law Kar-ying Biksu Tang Peziarah yang cerewet

Pengaruh Budaya

A Chinese Odyssey adalah fenomena unik dalam sejarah budaya pop Tiongkok. Saat dirilis, film ini hanya meraup sekitar 15 juta RMB, dianggap sebagai kegagalan komersial. Namun, mulai sekitar tahun 1997, film ini menyebar dengan cepat melalui VCD dan budaya kampus, menjadi memori kolektif bagi satu generasi.

Banyak dialog dalam film ini menjadi ungkapan klasik dalam budaya internet Tiongkok. Monolog "Dulu, ada cinta sejati..." hampir dapat dihafal oleh setiap pemuda Tiongkok. Film ini juga melahirkan banyak karya fan-made, makalah akademis, dan diskusi budaya.

Dari sudut pandang akademis, A Chinese Odyssey merintis "dekonstruksionisme pascamodern" dalam film Tiongkok. Film ini mendekonstruksi narasi besar Journey to the West dengan gaya absurd, sambil mengeksplorasi tema-tema mendalam seperti takdir, cinta, pengorbanan, dan penebusan diri di tengah tawa dan canda. Pengalaman emosional "tertawa lalu menangis" ini menjadi tolok ukur yang ditiru namun sulit ditandingi oleh banyak film komedi Tiongkok setelahnya.

Referensi

  1. Douban Movie: A Chinese Odyssey Part Two: Cinderella
  2. Douban Movie: A Chinese Odyssey Part One: Pandora's Box
  3. Wikipedia: A Chinese Odyssey
  4. IMDb: A Chinese Odyssey Part One

Stills & Gallery

Available in other languages

Comments (0)