🎬

Jembatan Duanqiao di Danau Barat

西湖断桥
Views
32

Synopsis

Ikhtisar

Jembatan Patah di Danau Barat, terletak di ujung timur Tanggul Bai di Danau Barat, Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, adalah salah satu jembatan kuno paling terkenal di Danau Barat. Jembatan ini juga merupakan inti dari pemandangan "Sisa Salju di Jembatan Patah" yang termasuk dalam "Sepuluh Pemandangan Indah Danau Barat". Jembatan ini sebenarnya tidak benar-benar patah, melainkan setelah salju di musim dingin, salju di sisi jembatan yang terkena sinar matahari mencair, sementara sisi yang teduh masih tertutup salju putih, sehingga dari kejauhan...

Ikhtisar

Jembatan Patah (Duan Qiao) di Danau Barat, terletak di ujung timur Tanggul Bai di Danau Barat, Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, adalah salah satu jembatan kuno paling terkenal di Danau Barat. Jembatan ini juga merupakan inti dari pemandangan "Sisa Salju di Jembatan Patah" yang termasuk dalam "Sepuluh Pemandangan Indah Danau Barat". Jembatan ini sebenarnya tidak benar-benar patah. Namanya berasal dari fenomena di mana setelah salju turun di musim dingin, salju di sisi jembatan yang menghadap matahari mencair, sementara sisi yang teduh tetap tertutup salju putih. Dari kejauhan, jembatan tampak seolah-olah terputus, sehingga dinamai "Jembatan Patah". Jembatan ini tidak hanya terkenal karena pemandangan alamnya yang unik, tetapi juga sarat dengan makna budaya yang mendalam karena kisah romantis pertemuan antara Bai Suzhen dan Xu Xian dalam legenda rakyat Tiongkok "Legenda Ular Putih". Hal ini menjadikannya simbol cinta dan puisi di hati banyak pengunjung, serta tempat yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Danau Barat.

Sejarah

Sejarah Jembatan Patah dapat ditelusuri kembali ke Dinasti Tang. Penyair Zhang Hu telah menulis kalimat "jembatan patah yang ditumbuhi lumut liar", membuktikan keberadaannya pada masa itu. Pada Dinasti Song, jembatan ini disebut "Jembatan Baoyou", dan pada Dinasti Yuan disebut "Jembatan Keluarga Duan". Jembatan Patah yang ada sekarang adalah jembatan batu lengkung satu bentang yang dibangun kembali pada tahun 1921. Meskipun telah mengalami beberapa kali renovasi, jembatan ini tetap mempertahankan gaya arsitektur klasiknya yang sederhana. Nama pemandangan terkenalnya, "Sisa Salju di Jembatan Patah", telah ditetapkan sejak periode Dinasti Song Selatan dan menjadi tema yang banyak digambar oleh para pelukis akademi. Namun, yang benar-benar membuat Jembatan Patah terkenal di seluruh negeri adalah cerita "Bai Niangzi Yong Zhen Lei Feng Ta" dalam buku "Jingshi Tongyan" karya Feng Menglong dari Dinasti Ming. Cerita ini menjadikan Jembatan Patah sebagai awal dari kisah cinta yang mengharukan, mengangkatnya dari sekadar pemandangan alam menjadi simbol budaya yang penuh dengan emosi dan kemanusiaan.

Atraksi Utama

  1. Struktur Jembatan Patah: Panjang jembatan 8.8 meter, lebar 8.6 meter, dengan bentang bersih lengkung tunggal sepanjang 6.1 meter. Jembatan ini dilapisi dengan batu pualam hijau dan dilengkapi dengan pagar batu di kedua sisinya. Berdiri di atas jembatan, pengunjung dapat melihat Gunung Baoshi dan Pagoda Baochu di utara, serta hamparan air biru Danau Barat dan Pagoda Leifeng di selatan. Ini adalah tempat yang sangat baik untuk menikmati pemandangan panorama Danau Barat.
  2. Paviliun dan Prasasti "Sisa Salju di Jembatan Patah": Terletak di sisi timur laut jembatan, di dalam paviliun terdapat prasasti batu bertuliskan "Duan Qiao Can Xue" (Sisa Salju di Jembatan Patah) yang ditulis sendiri oleh Kaisar Kangxi dari Dinasti Qing, menjadi penanda utama tempat ini.
  3. Paviliun Air "Yun Shui Guang Zhong": Terletak di sisi barat jembatan, ini adalah paviliun yang dibangun di tepi air. Beristirahat sejenak di sini memungkinkan pengunjung merasakan suasana "cahaya di antara awan dan air".
  4. Suasana Budaya: Mengunjungi Jembatan Patah, yang lebih penting adalah merasakan suasana budayanya. Baik itu menelusuri jejak legenda "Legenda Ular Putih", menantikan keajaiban "jembatan patah" setelah salju di musim dingin, atau sekadar merasakan keindahan puitis dari "sangat menyukai berjalan di timur danau, di bawah rindangnya pohon willow di Tanggul Pasir Putih" pada hari-hari biasa, semuanya merupakan pengalaman yang unik.

Informasi Praktis

Berikut adalah ringkasan informasi praktis untuk mengunjungi Jembatan Patah Danau Barat:

Item Informasi Spesifik
Harga Tiket Terbuka untuk umum, gratis. Sebagai bagian dari Area Pemandangan Danau Barat, Jembatan Patah tidak memerlukan tiket masuk.
Jam Operasional Buka 24 jam. Namun, disarankan untuk berkunjung pada siang hari. Pencahayaan malam hari terutama berfungsi sebagai penerangan. Untuk melihat "Sisa Salju di Jembatan Patah", disarankan pada pagi hari setelah turun salju di musim dingin.
Durasi Kunjungan yang Disarankan 0.5 - 1 jam.
Musim Terbaik untuk Berkunjung Musim Dingin (setelah salju): Untuk menyaksikan pemandangan ajaib "Sisa Salju di Jembatan Patah".
Musim Semi: Bunga persik merah dan dedaunan willow hijau, pemandangan yang sangat indah.
Pagi atau Sore Hari: Jumlah pengunjung relatif lebih sedikit, cahaya lembut, cocok untuk berfoto.
Cara Transportasi Bus: Naik bus kota Hangzhou seperti K7, WE1314, atau Lingkar Luar Danau Barat, turun di halte "Duan Qiao" (Jembatan Patah).
Kereta Bawah Tanah (Subway): Naik Jalur 1 Kereta Bawah Tanah Hangzhou, turun di Stasiun "Fengqi Road", lalu berjalan kaki sekitar 1.2 km.
Taksi/Transportasi Online: Tujuan dapat diatur ke "Duan Qiao Can Xue" atau "Beishan Jie Duan Qiao".
Sepeda Umum/Berjalan Kaki: Ada banyak titik penyewaan sepeda umum di sekitar Danau Barat. Berjalan kaki menyusuri tepi danau juga merupakan pilihan yang sangat baik.
Atraksi Utama di Sekitarnya Tanggul Bai, Gunung Gushan, Bulan Musim Gugur di Danau Tenang (Pinghu Qiuyue), Museum Provinsi Zhejiang, Gunung Baoshi, Pagoda Baochu.
Hal yang Perlu Diperhatikan 1. Jembatan Patah dan Tanggul Bai adalah area pejalan kaki, dilarang untuk kendaraan bermotor dan kendaraan tidak bermotor.
2. Jumlah pengunjung sangat tinggi pada hari libur dan akhir pekan, disarankan untuk berkunjung di luar jam sibuk.
3. Saat melihat pemandangan setelah salju di musim dingin, harap berhati-hati karena permukaan jembatan licin, perhatikan keselamatan.
4. Lindungi warisan budaya, jangan mengukir atau mencoret-coret di jembatan.

Referensi

  1. Situs web resmi Biro Taman dan Peninggalan Budaya Kota Hangzhou - Pengenalan Area Pemandangan Danau Barat: http://hzylw.hangzhou.gov.cn/art/2020/12/28/art_1229451365_25449.html
  2. Portal Pemerintah Provinsi Zhejiang - Pengenalan Lanskap Budaya Danau Barat: http://www.zj.gov.cn/art/2021/5/19/art_1229019361_2311025.html
  3. Situs Warisan Dunia Tiongkok - Deskripsi Warisan Lanskap Budaya Danau Barat Hangzhou: http://www.cwh.org.cn/plus/view.php?aid=1570

Available in other languages

Comments (0)